Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Pesan Senior: Mahasiswa Ayo Kembali Bela Buruh, Tidak Perlu Ikuti Politik Capres

by Ryan Virgiawan
05/06/2022
in Nasional
A A
Jika Pemerintah Tak Dengar Suara Rakyat, People Power Solusinya!

Demonstrasi mahasiswa

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Aktivis senior era 80-an Jumhur Hidayat menitip pesan kepada para mahasiswa di seluruh Indonesia, agar kembali ke jalannya dan membela hak-hak para buruh, ketimbang berkecimpung mengurusi politik jelang Pemilu 2024.

Pesan ini disampaikan Jumhur ketika mengisi diskusi bertajuk ‘Merawat Persaudaraan, Membangkitkan Keberanian’ yang digelar di Yogyakarta, Sabtu 4 Juni 2022.

RELATED POSTS

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

“Marilah kita membela para buruh yang kini tertindas oleh UU Cipta Kerja (Omnibus Law) seperti para pejuang kemerdekaan yang melawan kebijakan kerja paksa pemerintah kolonial Belanda. Siapapun presidennya dan apakah masa jabatan presiden mau diperpanjang 3 kali bahkan 5 kali bukan urusan para aktivis,” kata Jumhur, seperti dikutip Minggu 5 Juni.

Hadir juga sebagai narasumber lainnya, yakni mantan aktivis era 70-an S Indro Tjahyono, yang mengaku rindu dengan gerakan besar mahasiswa, untuk memperjuangkan hak-hak rakyat di tengah negara yang korup.

“Sebaiknya kita buat konsep kebijakan strategis baru untuk presiden dan pemerintah baru setelah Nawacita gagal dilaksanakan. Dengan demikian presiden tidak hanya menjalankan program yang menjadi agenda oligarki,” ujarnya.

Tak hanya itu, Indro juga menitipkan amanah agar para aktivis mahasiswa berani mengawal dan mengawasi semua kebijakan pemerintah. Ia khawatir, mahasiswa dan para aktivis hanya akan menjadi korban kebrutalan aparat pemerintah saja.

“Jangan sampai aktivis terhina lagi karena dihadapi oleh Brimob dan tentara yang sering bertindak barbar. Kalau presiden benar-benar tidak bersedia berdialog dengan utusan rakyat, baru dilakukan cara lain. Tentu tidak berarti harus setiapkali presiden diminta mundur atau digulingkan,” ucap Indro, dikutip dari RMOL.

Tags: BuruhMahasiswa
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

by Prasetya
16/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan...

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

Gubernur Kaltara Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo, 121 Kebijakan Transformatif Disorot

by Prasetya
15/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka HUT...

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

by Prasetya
11/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membagikan bendera Merah Putih kepada sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk...

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Next Post
Cuitan Pedas Andi Arief: Presiden Gagal di Ujung Kekuasaan Ingin Perpanjang Jabatan

Cuitan Pedas Andi Arief: Presiden Gagal di Ujung Kekuasaan Ingin Perpanjang Jabatan

Yuk! Ikut Sayembara Berhadiah Duit bagi yang Bisa Temukan Buluk Superglad

Yuk! Ikut Sayembara Berhadiah Duit bagi yang Bisa Temukan Buluk Superglad

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Kasus Intoleransi Agama di SDN 051 Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hantu Paling Ngeri Asli Kalimantan, Siap-siap Merinding Baca Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyorot Berbagai Problematika Perbatasan Kaltara-Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.