Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

UBT Bantah Isu Pemberhentian 14 Pegawai

by Prasetya
02/01/2026
in Kaltara, News
A A
UBT Bantah Isu Pemberhentian 14 Pegawai
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Universitas Borneo Tarakan (UBT) membantah isu yang beredar terkait status sejumlah dosen dan tenaga kependidikan (tendik) non-ASN. Pihak kampus menegaskan tidak pernah melakukan pemecatan atau pemberhentian sepihak terhadap pegawai.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UBT, Dr. Etty Wahyuni, S.Hut., M.P., menyampaikan bahwa berakhirnya hubungan kerja semata-mata karena masa kontrak yang selesai per 31 Desember 2025. Kebijakan tersebut, kata dia, merupakan konsekuensi kepatuhan UBT sebagai perguruan tinggi negeri terhadap regulasi nasional.

RELATED POSTS

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

“Ini murni karena kontrak sudah berakhir dan adanya kewajiban kami mematuhi Undang-Undang ASN,” ujar Dr. Etty dalam konferensi pers di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat UBT, didampingi Koordinator Hukum dan Tata Laksana Prianto, S.H., M.H., serta Koordinator Kepegawaian Rica Saridewi Wahyudiana, ST, MA, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara secara tegas mengamanatkan penataan pegawai non-ASN harus diselesaikan paling lambat Desember 2024. Aturan tersebut sekaligus menegaskan instansi pemerintah tidak lagi diperkenankan mempekerjakan tenaga di luar skema PNS dan PPPK.

“Sejak 2022 sudah ada edaran Menpan-RB yang mengingatkan penghapusan status kepegawaian di luar ASN. Jika tetap dilanggar, pimpinan instansi berisiko dikenai sanksi dan menjadi objek temuan pemeriksaan,” jelasnya.

Terkait isu jumlah dosen yang disebut-sebut diberhentikan, Dr. Etty menegaskan informasi tersebut tidak akurat. Berdasarkan data resmi kepegawaian UBT, hanya tujuh dosen non-ASN yang masa kontraknya berakhir, bukan 14 orang seperti yang beredar di publik.

Bahkan, jauh sebelum kontrak berakhir, pihak universitas telah mengambil pendekatan persuasif. Pada 28 Oktober 2025, pimpinan kampus secara langsung memanggil para dosen tersebut untuk menyampaikan informasi berakhirnya kontrak sekaligus memberi arahan agar segera mencari homebase baru.

“Tujuan kami agar karier mereka tidak terputus di sistem SISTER dan tetap bisa melanjutkan profesi sebagai dosen di perguruan tinggi lain,” kata Dr. Etty.

UBT juga mengaku telah melakukan konsultasi terakhir ke Kementerian PAN-RB di Jakarta pada 14 November 2025 guna mencari kemungkinan solusi. Namun hasilnya menegaskan tidak ada dasar hukum untuk memperpanjang kontrak non-ASN.

Soal tidak terangkatnya sebagian pegawai menjadi ASN, baik PNS maupun PPPK, Dr. Etty menyebut UBT telah membuka formasi secara maksimal pada seleksi 2024. Namun, terdapat kendala dari sisi individu, mulai dari keterlambatan hadir saat ujian seleksi hingga keputusan pribadi untuk tidak mengambil formasi karena melanjutkan studi S3 atau alasan keluarga.

“Kesempatan sudah kami buka. Tapi ada yang tidak mengikuti proses sampai tuntas atau memilih tidak mengambilnya,” ujarnya.

Sementara itu, pertemuan melalui Zoom pada 30 Desember 2025 yang sempat dipersepsikan sebagai forum pemberhentian juga ditegaskan tidak benar. Pertemuan daring tersebut dilakukan semata untuk menegaskan kembali berakhirnya masa kontrak, seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang akhir tahun dan kondisi pimpinan yang sedang dinas luar.

“Kami ingin semua mendapat penjelasan langsung, termasuk yang sedang studi di luar daerah. Ini soal regulasi, bukan keputusan subjektif pimpinan,” tegas Dr. Etty.

UBT berharap para dosen dan tendik non-ASN yang kontraknya berakhir tetap dapat melanjutkan kiprah profesional di institusi lain dengan status kepegawaian yang lebih pasti dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tags: PemberhentianProf Yahya Ahmad ZeinUBT
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Adi Nata: UMKM Kaltara Tak Cukup Go Digital, Harus Dibina Total!

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

by Prasetya
28/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – UMKM di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya didorong untuk sekadar “Go Digital”. Transformasi digital harus...

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

by Prasetya
24/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Ancaman degradasi moral akibat penyalahgunaan narkoba hingga dampak tak terkendali dari media sosial kini menjadi tantangan berat...

Adi Nata Kusuma Tegaskan Komitmen Dampingi Wirausaha Muda

Adi Nata Kusuma Tegaskan Komitmen Dampingi Wirausaha Muda

by Prasetya
19/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Komitmen mendampingi dan mendorong tumbuhnya wirausaha muda ditegaskan Anggota DPRD Kalimantan Utara, Adi Nata Kusuma, saat melaksanakan reses...

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

by Prasetya
06/02/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS- Tongkat Komando Komandan Distrik Militer (DANDIM) 0907/Trk resmi berpindah dari Letkol Inf Syaiful Arif, S.Sos.,M.Han kepada Letkol...

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

by Prasetya
04/02/2026
0

PAPUA, CAKRANEWS – Dalam semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas Yonif 613/Raja Alam bersama masyarakat Kampung Purbalo melaksanakan evakuasi terhadap...

Next Post
HUT ke-26, Perumda Tirta Alam Tarakan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

HUT ke-26, Perumda Tirta Alam Tarakan Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Wali Kota Tarakan, Khairul, menerima kunjungan Kepala Markas Zona Bakamla Tengah, Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya. (Humas Pemkot)

    Tarakan Disiapkan Jadi Titik Strategis Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Bahari Nusantara Juwata Laut Prioritaskan 5 Klaster

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.