TARAKAN , CAKRANEWS– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Lotus Panaya, Tarakan, Selasa (13/1/2026). Rakerda ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Kheron.
Herman Kheron menegaskan bahwa Rakerda merupakan agenda resmi partai yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yang dilaksanakan satu kali dalam setiap dua tahun. Rakerda Demokrat Kalimantan Utara sekaligus menjadi penutup pelaksanaan Rakerda di 38 provinsi di Indonesia.
“Rakerda tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan forum strategis untuk menggerakkan dan menguatkan mesin partai,” ujar Herman.
Ia menyampaikan, penguatan struktur partai menjadi fokus utama, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pembina Cabang, hingga Dewan Pembina Daerah. Seluruh struktur tersebut, kata dia, perlu disinkronkan dengan 10 program umum DPP Partai Demokrat yang telah ditetapkan dalam kongres.
Herman menjelaskan, Rakerda juga menjadi bagian dari proses awal konsolidasi menuju agenda politik nasional ke depan, termasuk persiapan musyawarah daerah dan musyawarah cabang, perumusan strategi Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), serta penguatan peran Badan Saksi Nasional.
“Seluruh agenda ini akan dikolaborasikan dengan strategi yang dimiliki DPD dan DPC agar arah kebijakan partai sejalan dalam menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
Selain konsolidasi organisasi, Rakerda Demokrat Kaltara juga diarahkan untuk merumuskan target politik secara terukur, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.
Herman turut memaparkan capaian elektoral Partai Demokrat di Kalimantan Utara yang dinilai menunjukkan tren positif, antara lain mempertahankan satu kursi di DPR RI, peningkatan kursi DPRD Provinsi dari lima menjadi enam, serta peningkatan signifikan perolehan kursi DPRD di Kabupaten Malinau menjadi sembilan kursi.
“Capaian tersebut menjadi modal penting yang harus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kerja partai yang terencana, sistematis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.








Discussion about this post