TARAKAN, CAKRANEWS – Suasana penuh keakraban mewarnai pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Tarakan, Muhammad Safri di RT 57, Kelurahan Karang Anyar, Jumat, 16 Januari 2026.
Warga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari akses jalan hingga layanan dasar yang selama ini dirasakan belum optimal.
Sejumlah usulan disampaikan dalam pertemuan tersebut. Ketua RT 57, Sukardi meminta adanya penembusan jalan dari Jalan Lili 3 ke Lili 5, serta semenisasi jalan samping Masjid An Nur yang tembus ke Lili 5. Akses ini dinilai penting demi efisiensi mobilitas warga, mengingat jalur yang selama ini digunakan merupakan pekarangan rumah warga.
Keluhan lain datang dari warga Jalan Lili 10, Nur Sholeh yang berharap layanan PDAM dan PGN dapat segera masuk ke wilayah mereka. Sementara warga Jalan Bhayangkara meminta perbaikan drainase karena kerap meluap saat hujan dan mengganggu pengguna jalan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kota Tarakan dari Partai Demokrat, Muhammad Safri, menegaskan bahwa seluruh usulan warga akan dikawal agar dapat direalisasikan secara bertahap. “Semua aspirasi yang disampaikan warga ini akan kami kawal. Tidak hanya untuk satu tahun, tapi untuk beberapa tahun ke depan,” ujar Safri saat dialog bersama warga.
Safri menyebut, peluang realisasi semakin terbuka apabila dapat masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026, terutama untuk pembangunan jalan samping Masjid An Nur.
“Kalau memungkinkan di anggaran perubahan, jalan samping masjid ini bisa segera kita eksekusi,” jelasnya.
Terkait permintaan layanan PDAM dan PGN di Jalan Lili 10, Safri meminta warga segera melengkapi persyaratan administrasi. “Warga silakan kumpulkan fotokopi KTP. Nanti akan kami sampaikan ke pihak PDAM dan PGN supaya bisa ditindaklanjuti,” katanya.
Dukungan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muddain, yang menyatakan siap mengakomodir usulan penembusan jalan dari Lili 3 ke Lili 5. “Untuk penembusan jalan Lili 3 ke Lili 5, itu akan kami upayakan agar bisa direalisasikan,” ujar Muddain.
Ke depan, dua anggota dewan partai Demokrat tersebut berkomitmen akan mengucurkan dua paket pembangunan guna menjawab kebutuhan infrastruktur warga Karang Anyar. Reses ini pun menjadi ruang strategis bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sekaligus memastikan setiap usulan mendapat perhatian serius di tingkat kebijakan.









Discussion about this post