Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Wawali Tarakan: Deteksi Dini Manjur Cegah Kasus Kekerasan Seksual pada Anak

by Prasetya
19/04/2022
in Headline, Kaltara
A A
Stop kekerasan seksual (Foto: Istimewa)

Stop kekerasan seksual (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Kasus kekerasan seksual pada anak di Kota Tarakan kembali menyita perhatian semua pihak. Tak terkecuali Wakil Wali Kota Tarakan, Effendi Djuprianto.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menyebut perlu upaya antisipasi untuk mencegah kasus kekerasan seksual pada anak. Salah satunya dapat dilakukan dengan pendeteksian dini.

RELATED POSTS

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

“Saya sangat prihatin terhadap kekerasan seksual pada anak yang cukup tinggi di Kota Tarakan. Hal ini tentu menjadi masalah bersama yang harus diselesaikan. Untuk itu, mengantisipasi kekerasan seksual pada anak dibutuhkan pendeteksian dini,” ucapnya saat rapat di Ruang Kenawai Kantor Wali Kota Tarakan, Selasa (15/3/2022).

Psikolog Anak dan Keluarga Fanny Sumajouw  pun mengamini pernyataan Wakil Wali Kota Tarakan tersebut. Kata dia, deteksi dini sangat diperlukan sebagai bentuk pencegahan awal.

Deteksi dini yang dimaksud adalah dengan melihat apakah ada perubahan sikap, ekspresi, dan tindakan diseseorang. “Jika ada perubahan sikap drastis pada diri anak. Orang terdekat perlu curiga,” ucapnya kepada CAKRA NEWS.

Lanjutnya, langkah ini bisa dimulai dari lingkungan keluarga, yakni ibu, ayah, ataupun saudara. Terakhir, ia berpesan bahwa kasus kekerasan kepada anak dapat dicegah dengan kerjasama semua pihak dari orang tua, kepolisian, Dinas Perlindungan Anak, serta yang lainnya.

Diketahui sebelumnya, menurut catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Tarakan menyebutkan, aduan kekerasan pada anak tertinggi di sepanjang tahun 2021. Di mana, kasus pencabulan pada anak tertinggi, yakni 7 dari total 27 kasus aduan. Angka tersebut kemungkinan bertambah. Mengingat, di tahun 2022 kembali terungkap kasus kekerasan seksual pada anak.

Pewarta: Ade Prasetia Cahyadi

Tags: Kekerasan SeksualWakil Wali Kota Tarakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

by LLD
07/03/2026
0

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan akan melaksanakan Musyawarah Kota (Mukota) KADIN Tarakan Tahun 2026 dengan agenda...

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

by Prasetya
06/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Sat Lantas Polres Tarakan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan melaksanakan survei jalan...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

by Prasetya
05/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Sidang perkara dugaan penganiayaan terhadap seorang anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, memasuki tahap...

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

by Prasetya
05/03/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode...

Adi Nata: UMKM Kaltara Tak Cukup Go Digital, Harus Dibina Total!

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

by Prasetya
28/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – UMKM di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya didorong untuk sekadar “Go Digital”. Transformasi digital harus...

Next Post
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang menyerahkan cinderamata ke SKK Migas

Harapan Gubernur Kaltara untuk SKK Migas, Tolong Dicatat Ya!

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Jaga Inflasi Nasional, Menko Airlangga Terapkan Strategi Ini

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serapan Anggaran Minim, dr Amsal : Bolanya Ada di Kepala Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.