Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

70 Ton Barang Diduga Ilegal dari Malaysia Dibongkar di Sabanar Lama, Tak Ada Penindakan

by Redaksi
29/03/2022
in Hukum & Kriminal, Kaltara
A A
70 Ton Barang Diduga Ilegal dari Malaysia Dibongkar di Sabanar Lama, Tak Ada Penindakan

Kapal penuh barang yang diduga produk Malaysia dibongkar di Sabanar Lama, Tanjung Selor

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Kurang lebih 70 ton barang dari Malaysia yang patut diduga masuk lewat jalur tak resmi atau ilegal, dengan tampaknya aman saja dibongkar Sabtu pagi (26/3/2022) lalu di sebuah dermaga yang terletak di belakang gudang di daerah Sabanar Lama, Tanjung Selor yang terinformasi milik pengusaha berinisial BD, Selasa (29/3/2022).

Barang yang dibongkar kali ini, sepertinya produk dari negeri jiran Malaysia berupa daging, sosis, dan beberapa produk yang dari kemasannya adalah buatan Malaysia.

RELATED POSTS

IKN dan KIPI di Depan Mata, Pemprov Kaltara Minta Pelajar Bersiap Ambil Peluang

DPRD Kaltara Geruduk PLN Tarakan, Bereskan Jeritan Warga Pantai Amal Baru Soal Listrik

Kegiatan ini pun sepertinya aman-aman saja, sama sekali tak terlihat aparat terkait yang melakukan pengawasan atas masuknya barang-barang dari Malaysia.

Diakui salah satu anggota buruh yang hanya bersedia berkomentar sebagai anonim, bahwa bongkaran barang kapal dari Malaysia tersebut dalam satu bulan dua sampai empat kali.

Kapal bermuatan sekitar 70 ton tersebut, kata Dia milik seorang pengusaha berinisial BD.

Tempat pembongkaran kapal diduga dari Malaysia ini letaknya di pinggir sungai Kayan di daerah Sabanar Lama, memang tak terlihat dari jalan karena di depan tempat pembongkaran ditutupi gudang.

Terinformasi bahwa untuk barang-barang jenis daging dan sosis, langsung dimasukkan dalam kulkas besar yang memang tersedia di gudang tersebut.

“Di sana ada kulkas besar pak, untuk daging dan sosis. Nanti baru kita bagikan sama langganan,” terang anonim.

Terkait kegiatan bongkar barang dari Malaysia diduga ilegal ini, pemerhati sosial, Drs. Datu Buyung Perkasa menyebut bahwa kegiatan tersebut masuk dalam kategori penyelundupan. Selasa (29/3/2022).

Menurut Datu Buyung yang juga Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB), semestinya kegiatan tersebut tidak boleh terjadi karena sangat merugikan perdagangan barang-barang di Indonesia.

“Mereka masuk secara ilegal, tentunya tidak menggunakan dokumen yang sah. Tidak ada bea masuk dan bisa jadi bukan hanya sembako yang masuk, namun turut pula barang-barang haram termasuk narkoba,” ujarnya.

Datu Buyung juga menyayangkan kegiatan ini terus berlangsung tanpa ada pengawasan dari instansi pemerintah ataupun aparat keamanan.

Kata Dia, barang yang masuk ilegal tersebut bisa saja berbahaya bagi kesehatan masyarakat Bulungan karena pasti tidak ada perizinan dari Depkes atau BPOM.

“Sangat berbahaya barang yang masuk dari Malaysia, dibongkar dan langsung dipasarkan. Siapa yang menjamin bahwa barang-barang tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan masyarakat, apalagi datang barang berupa daging dan sosis yang sangat rentan bagi kesehatan,” ujarnya.

Terkait kegiatan yang bisa disebut sebagai penyelundupan barang dari Malaysia yang terus berlangsung ini, Datu Buyung berharap aparat kepolisian terutama polairud yang bertugas menjaga daerah perairan untuk dapat bertugas sebagaimana mestinya.

“Jika melewati sungai Kayan, tentunya ada pengawasan dari Polairud ataupun instansi lainnya.
Bahkan di daerah Sabanar Lama pula, ada pos aparat keamanan, bagaimana bisa penyelundupan ini bisa terus berlangsung,” pungkasnya.

Terakhir Ketua LAKB ini meminta Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya agar dapat berupaya serius dalam memberantas dugaan tindak penyelundupan barang-barang dari Malaysia.

Datu Buyung juga berharap Kapolda dapat membentuk tim yang melibatkan stakeholder Bulungan dalam mencegah masuknya secara ilegal barang-barang dari Malaysia yang jelas sangat merugikan negara.

“Dengan Kapolda membentuk tim yang melibatkan stakeholder, tentunya juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada jajaran kepolisian dalam memberantas penyelundupan barang Malaysia yang sepertinya sampai sekarang masih terus berlangsung,” pungkasnya.**

Pewarta : Ramses Lubis

Tags: BulunganIlegalMalaysia
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI. (Humas DKISP Kaltara).

IKN dan KIPI di Depan Mata, Pemprov Kaltara Minta Pelajar Bersiap Ambil Peluang

by Prasetya
06/06/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak generasi muda, khususnya kalangan pelajar, untuk bersiap diri menghadapi...

Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) UP3 Kaltara. (Humas DPRD Kaltara diperjelas AI).

DPRD Kaltara Geruduk PLN Tarakan, Bereskan Jeritan Warga Pantai Amal Baru Soal Listrik

by Prasetya
04/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) langsung bergerak cepat merespons jeritan masyarakat terkait sengkarut masalah listrik di...

PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

by Prasetya
04/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, aman, dan nyaman, PT Pesonna Optima Jasa (POJ) melaksanakan kegiatan...

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ladullah, menghadiri undangan rilis pers keberhasilan penegakan hukum terhadap tindak pidana kasus 3C. (Humas DPRD Kaltara).

Polda Kaltara Gulung Jaringan Kriminal 3C, Komisi I DPRD Beri Apresiasi Tinggi

by Prasetya
02/06/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ladullah, menghadiri undangan rilis pers keberhasilan penegakan hukum terhadap tindak...

Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

by Prasetya
30/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sukses membukukan kinerja keuangan yang progresif pada tiga bulan pertama tahun...

Next Post
Insiden Tanah Longsor di Wilayah Kerja PT PMJ di Desa Sengkong, Dua Korban Belum Ditemukan

Insiden Tanah Longsor di Wilayah Kerja PT PMJ di Desa Sengkong, Dua Korban Belum Ditemukan

Tak Terima Eksekusi Sita, Tiga Wanita di Makassar Bakar Rumah Kontrakannya

Tak Terima Eksekusi Sita, Tiga Wanita di Makassar Bakar Rumah Kontrakannya

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • 5 Gempa Bumi yang Mengguncang Tarakan, Tahun 1923 Paling Dashyat

    5 Gempa Bumi yang Mengguncang Tarakan, Tahun 1923 Paling Dashyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Lengkap 7 Pelanggaran Kode Etik yang Diborong Ferdy Sambo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Fakta yang Belum Terungkap dari Kasus Pembunuhan Nabila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jogja Jadi Daerah dengan Tarif Open BO Termahal, Harganya Capai Rp14 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi ATKP Bankaltimtara, Permudah Pembayaran Elektronik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.