Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Kenali Nih Mardin, Pahlawan di Balik Terpilihnya Sungai Limau Sebagai Desa Anti Korupsi

by Prasetya
25/10/2023
in Kaltara
A A
Mardin, Kepala Desa Sungai Limau (FOTO : SIMP4TIK.News)

Mardin, Kepala Desa Sungai Limau (FOTO : SIMP4TIK.News)

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN, CAKRANEWS – Sungai Limau Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan dipilih sebagai satu-satunya di Provinsi Kalimantan Utara yang meraih Desa Anti Korupsi. Keputusan itu diumumkan Tim Penilai dari KPK RI, Rabu 25 Oktober 2023  Namun tahukah kamu, terdapat peran sentral Mardi di balik terpilihnya Sungai Limau sebagai satu-satunya di Provinsi Kalimantan Utara yang mendapat predikat Desa Anti Korupsi.

Yaps Mardin merupakan Kepala Desa Sungai Limau. Berkat kepemimpinannya yang dianggap sebagai masyarakat berhasil, ia kembali dilantik Bupati Nunukan sebagai Kepala Desa untuk periode jabatan yang ketiga kalinya.

RELATED POSTS

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Saat memaparkan persiapan Desa Sungai Limau sebagai Desa Anti Korupsi, Mardin tampil percaya diri. Dia memperkenalkan Desa Sungai Limau, potensi Desa, kependudukan dan beberapa penghargaan sebagai Desa berprestasi dari tingkat Kabupaten, Propinsi hingga tingkat nasional.

Mardin menjelaskan Desa Sungai Limau didiami masyarakat yang beraneka suku, agama, ras dan antar golongan. Dahulu sebelum didiami masyarakat, Desa Sungai Limau termasuk kawasan pembalakan hutanya, sebab dikenal sebagai desa penghasil kayu.

Belakangan menurut Mardin, kawasan ini secara perlahan dihuni manusia yang merupakan mantan TKI Malaysia yang kembali kepangkuan ibu pertiwi namun tidak kembali ke kampung halamannya. Mereka lebih memilih membuka lahan yang saat ini menjadi Desa Sungai Limau dan menetap serta berketurunan.

“Ada Bugis, Timor, Jawan dan bebrapa suku bangsa yang lain, hidup berdampingan, saling menghormati dan bekerja sama di dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Mardin.

Selama memerintah Desa Sungai Limau, Mardin selalu melakukannya secara terbuka, tanggap, responship dan transparan terutama di dalam penyusunan program, kegiatan dan pengelolaan keuangan desa.

Demikian pula di dalam pengelolaan administrasi desa, sudah mengikuti standar pelayanan publik seperti yang sudah dipersyaratkan oleh Ombusman RI sehingga ssat terpilih KPK RI sebagai satu-satunya Desa di Provinsi Kaltara sebagai desa Anti Korupsi, perangkat desa tidak terlalu kaget.

“Ada lima indikator dan 16 sub indikator yang harus dipenuhi atau sekurang-kurangnya dapat dipenuhi untuk bisa mengikuti pensyaratan sebagai desa anti koruupsi yang btelah ditetapkan KPK RI,” katanya.

Mardin mengakui tidak mudah memenuhi semua indikaktor itu, apalagi sistem layanan administrasi di desa selama ini belum stertib dan serapi yang diterapkan di lingkungan pemerintah daerah.

Kendati demikian, kata Mardin, selama kurang lebih tujuah bulan mulai dari seleksi bakal calon desa anti korupsi sampai terpilih bimbingan dan pendampingan serta pembinaan dari tim KPK RI didukung Inspektorat Kabupaten, DPMD, dan Diskominfo terus dilakukan baik langsung ke kantor Desa mamupun melalui WA group.

“Kami terus menerus mendapatkan pembimbingan dari Tim yang dikoordinir KPK RI sehingga secara perlahan kekurangan yang ada terutama eviden sebagai bukti dukung pengambilan keputusan desa untuk keperluan layanan masyarakat,” katanya.

Dari kerja keras serta komitmen dan keterbukaan di dalam mengelola Desa terutama keuangan desa, Desa Sungai Limau kembali mendapatkan apresiasi dengan diumumkannya Desa Sungai Limau sebagai Desa Anti Korupsi oleh Tim Penilai Desa Anti Korupsi.

“Penetapan itu bukan prestasi atau kerja keras kami saja dari Pemerintah Desa melainkan karena adanya dukungan dari masyarakat Desa Sungai Limau termasuk dukungan dan pembinaan dari KPK RI, Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Camat Sebatik Tengah, untuk itu atas nama seluruh masyarakat Desa  Sungai Limau mengucapan terima kasih yang setinggi-tingginya,” katanya.

Tags: Desa Sungai LimauMardinNnkNunukan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Humas DPRD Kaltara).

Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penetapan Harga TBS Sawit

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah...

DPRD Kaltara menggelar RDP bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7/2026),...

Next Post
Imigrasi Koodinasi dengan Kades Sungai Pancang (FOTO : Humas Imigrasi Nunukan)

Percepat Pembentukan Desa Binaan, Imigrasi Jalin Koordinasi dengan Kades Sungai Pancang

SAE LANUKA mendapat sambutan yang baik dari masyarakat.

Lapas Nunukan Promosikan SAE LANUKA di Kancah Nasional

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Diketahui, Ada Pembantaian Muslim Granada di Bulan April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.