Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Cegah Aktivitas Ilegal WNA Tim PORA Gelar Operasi di Krayan

by Hendi
04/07/2024
in Kaltara, News
A A
Cegah Aktivitas Ilegal WNA Tim PORA Gelar Operasi di Krayan

Cegah Aktivitas Ilegal WNA Tim PORA Gelar Operasi di Krayan.

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN, CAKRANEWS – Dipimpin langsung Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Kelas II Nunukan, Fredy, operasi gabungan guna mencegah aktivitas ilegal warga negara asing (WNA) digelar bersama TNI dan Polri.

Operasi tersebut dilakukan di ataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, untuk menindaklanjuti banyaknya aktivitas keluar masuk ilegal, melibatkan WNA yang masuk ke perbatasan Indonesia-Malaysia.

RELATED POSTS

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Kepala Kantor Imigrasi Nunukan Adrian Soetrisno mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan guna menindaklanjuti informasi yang beredar bahwa banyaknya aktivitas ilegal (WNA) yang dilakukan di daerah perbatasan.

“Sementara ini tim kami dari Inteldakim masih berada di Krayan guna melaksanakan pengawasan orang asing. Kemarin itu, tim kita berfokus di Kecamatan Krayan dan bersama Tim PORA Krayan namun tidak menemukan adanya orang asing,” ujar Adrian, pada Kamis, 4 Juli 2024.

Lantas, Kasi Inteldakim Fredy mengungkapkan, bahwa titik pertama operasi ini berfokus di wilayah Lembudud dan Long Midang. Ini dilakukan guna pengawasan dan pemeriksaan terhadap wilayah rawan keluar dan masuk diperbatasan Indonesia.

Lembudud dan Long Midang sendiri merupakan titik ilegal entry yang berada di Kecamatan Krayan.

“Setelah melakukan operasi kita tidak menemukan adanya keberadaan maupun jalur yang dilintasi oleh orang asing. Di tempat itu kita juga berkoordinasi bersama dengan Satgas Pamtas Pos Lembudud,” katanya.

“Kita sempat menerima Informasi bahwa Lembudud termasuk salah satu jalur yang digunakan oleh WNI untuk keluar dan masuk wilayah Indonesia namun dengan intensitas rendah, hal tersebut juga disebabkan oleh rusaknya akses jalan dan sejauh ini tidak ada WNA yang melakukan perlintasan,” imbuh Fredy.

Fredy melanjutkan, Berdasarkan keterangan, Danki SSK 1 Pos Pamtas Gabma Long Midang Lettu Arh Gilang, bahwa meski Lembudud bukan merupakan entry point resmi, namun jalur ini kerap digunakan oleh masyarakat untuk melintas.

Dan diharapkan agar pemerintah menambahkan Lembudud sebagai salah satu titik entry point resmi.

Pernyataan Danki SSK 1 juga diperkuat oleh Camat Krayan Barat Dawat Udan. Ia mengatakan bahwa di Lembudud belum ada Pos Imigrasi, sehingga sampai saat ini masyarakat masih mengharapkan Satgas Pamtas yang bertugas di Pos Lembudud untuk membantu melakukan pengawasan perlintasan baik WNI maupun WNA.

“Pemerintah Kecamatan Krayan Barat akan memberikan hibah tanah kepada Pos Imigrasi Krayan dan katanya masih dalam proses penyelesaian administrasi. Camat Krayan Barat berharap kedepannya tanah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat pemeriksaan pelintas yang masuk atau keluar melalui wilayah Lembudud,” ucap Fredy.

Dukungan penentuan titik entry point resmi di Lembudud juga datang dari Camat Krayan Induk Rony Firdaus. Yang dimana Rony juga berharap agar Lembudud dapat diajukan sebagai entry point resmi kepada Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) RI.

Atas permohonan itu, Fredy mengakui, bahwa untuk penambahan beberapa entry point di wilayah Krayan memerlukan persetujuan dan Surat Keputusan (SK) dari MenkumHAM RI dan memerlukan proses yang panjang serta alasan yang kuat.

“Kantor Imigrasi Nunukan sangat berterima kasih terkait pemberian hibah tanah yang akan digunakan untuk membangun Pos Entry Point, tapi ini tentu butuh proses yang panjang, tapi kita akan menerima seluruh masukan yang diberikan kepada kami dan akan kami sampaikan kepada pimpinan secara bertahap,” pungkasnya.(ry)

Tags: Aktivitas IlegalHumas Kabupaten NunukanImigrasi NunukanKrayanTim PORAWNA
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

by Prasetya
10/07/2026
0

YOGYAKARTA, CAKRANEWS – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Angkutan Udara menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan 17th...

kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di RSUD dr.H. Jusuf SK

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Kekurangan SDM dan Sarana di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

by Prasetya
10/07/2026
0

TARAKAN,CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menemukan sejumlah tantangan yang masih dihadapi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan...

Pansus bersama tim Kementerian Hukum mengharmonisasikan dua Ranperda strategis. (Humas DPRD Kaltara)

Pansus DPRD Kaltara Harmonisasi Dua Ranperda Strategis di Kementerian Hukum Kaltim

by Prasetya
03/07/2026
0

SAMARINDA, CAKRANEWS – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengikuti rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Kantor Wilayah...

Pimpinan DPRD Kaltara mengikuti aksi penghijauan dan bakti sosial pada rangkaian Rakernas II ADPSI 2026 di Buleleng, Bali. (Humas DPRD Kaltara)

Pimpinan DPRD Kaltara Ikuti Aksi Penghijauan dan Bakti Sosial di Rakernas II ADPSI

by Prasetya
01/07/2026
0

BULELENG, CAKRANEWS– Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara Achmad Djufrie bersama Wakil Ketua DPRD Muddain dan Sekretaris DPRD Mohammad Pandi mengikuti...

Next Post
Aset Baru Senilai Ratusan Miliar Milik Gembong Narkoba di Tarakan Kembali Disita Polisi

Aset Baru Senilai Ratusan Miliar Milik Gembong Narkoba di Tarakan Kembali Disita Polisi

Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 19): Bertugas di Daerah Perbatasan

Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 19): Bertugas di Daerah Perbatasan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Inhutani Nunukan Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru Honorer di Kota Tarakan Dinilai Sudah Cukup Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.