NUNUKAN, CAKRANEWS – Tiga pelajar SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara lolos seleksi Jambore Nasional Generasi Hijau (JNGH) yang ke-X. Mereka masing-masing bernama Sabahrina, Nana Mardiana, dan Muhammad Farhan.
Jambore Nasional Generasi Hijau (JNGH) merupakan ajang kompetisi untuk memilih dan menyeleksi para pemuda-pemudi di seluruh wilayah Indonesia yang peduli terhadap lingkungan.
JNGH 2024 akan diselenggarakan pada 28 September hingga 2 Oktober di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Mereka yang terpilih nantinya akan berkompetisi dalam berbagai kegiatan seperti mempromosikan, membahas dan mencari solusi dalam memecahkan isu-isu lingkungan di Indonesia. JNGH menjadi sarana untuk menciptakan pelopor dan inisiator gerakan lingkungan hidup di 38 Provinsi di seluruh Indonesia.
Sabahrina, Nana Mardiana, dan Muhammad Farhan mengaku gembira atas lolosnya mereka ke ajang JNGH.
Tidak mudah, kata mereka untuk bisa lolos di ajang tersebut sebab harus membuat essay dan video.
“Butuh semangat, doa, dan kerja keras yang tidak kenal lelah,” kata mereka dikonfirmasi melalui Whatsapp, Rabu 17 Juli 2024.
Tapi semua perjuangan itu tidak sia-sia sebab akhirnya mereka dinyatakan lolos seleksi.
“Kegembiraan dan kebanggaan memenuhi hati kami yang berhasil dinyatakan lulus pada seleksi Jambore Nasional Generasi Hijau (JNGH) 2024. Kami merasa terhormat dan bersyukur atas kesempatan untuk menghadiri acara prestisius ini, dan siap untuk berbagi ide dan semangat dalam menjaga lingkungan hidup untuk masa depan yang lebih baik,” sambungnya.
Namun, mereka tak ingin cepat berpuas diri. Atas prestasi ini, mereka siap untuk berdedikasi dalam upaya menjaga lingkungan hidup.
“Tentunya hal ini membangun semangat persaudaraan dan siap untuk menghadapi tantangan baru dalam mendukung gerakan hijau di Indonesia. Keberhasilan mendapat tiket ke jambore Nasional Generasi Hijau (JNGH) 2024, memberikan getaran positif serta pencapaian sebagai bukti bahwa kami semakin termotivasi untuk terlibat aktif dalam kegiatan yang mempromosikan tentang lingkungan yang berkelanjutan,” pungkasnya.









Discussion about this post