Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Ekonomi

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
in Ekonomi, Headline, Kaltara, Nasional, News
A A
Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis sebagai wilayah perbatasan, kekayaan sumber daya alam, hingga kehadiran sejumlah proyek strategis nasional menjadi kekuatan utama yang dapat mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Hal itu mengemuka dalam pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031 di Gedung Graha Angkasa Terminal Klasik Bandara Juwata Tarakan, Kamis (16/7/2026).

RELATED POSTS

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, mengatakan Kalimantan Utara memang merupakan provinsi termuda di Indonesia. Namun, menurutnya, daerah ini memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalimantan Utara bagi saya merupakan provinsi yang masih sangat muda. Namun, provinsi ini telah memberikan kesan yang sangat mendalam,” kata Shinta.

Ia menuturkan, kekayaan sumber daya alam di Kalimantan Utara mencakup sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan. Potensi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja.

Selain itu, Kalimantan Utara juga memiliki kekayaan alam yang masih terjaga, seperti Taman Nasional Kayan Mentarang yang menjadi bagian dari Heart of Borneo. Berbagai destinasi wisata, seperti Pulau Sebatik dan Pantai Amal, disebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

Optimisme terhadap masa depan Kalimantan Utara, lanjut Shinta, juga diperkuat dengan hadirnya Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIPI) di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kabupaten Bulungan. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia dan membuka peluang besar bagi pengembangan hilirisasi industri.

Di sisi lain, pembangunan PLTA Kayan dan PLTA Sungai Mentarang diyakini akan memperkuat pasokan energi bersih yang dibutuhkan industri, sehingga menjadikan Kalimantan Utara sebagai salah satu pusat industri hijau di Indonesia.

“Potensi sebesar apa pun tidak akan berarti tanpa masyarakat yang mampu mengelolanya. Saya percaya masyarakat Kalimantan Utara memiliki semangat untuk terus membangun, beradaptasi, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” ujarnya.

Meski memiliki prospek besar, Shinta mengingatkan dunia usaha masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari hubungan industrial, kemudahan berusaha, biaya logistik, hingga regulasi yang perlu terus disederhanakan agar Indonesia semakin kompetitif sebagai tujuan investasi.

Karena itu, APINDO akan terus mengawal berbagai isu strategis yang dihadapi pelaku usaha, termasuk persoalan gas industri, logistik, bahan baku, serta berbagai regulasi lintas kementerian yang berdampak langsung terhadap iklim investasi.

Shinta juga menyoroti pentingnya implementasi kerja sama perdagangan internasional, salah satunya Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia sekaligus menarik lebih banyak investasi asing.

Untuk mendukung upaya tersebut, DPN APINDO telah membentuk Investment Unit yang bertugas mempertemukan investor dengan daerah-daerah yang memiliki potensi investasi.

“Kami berharap setiap daerah, termasuk Kalimantan Utara, dapat menyiapkan proyek-proyek strategis yang siap ditawarkan kepada investor,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Shinta turut mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi APINDO Kalimantan Utara 2026 yang dinilai menunjukkan soliditas organisasi dalam mengonsolidasikan dunia usaha di daerah. Ia juga mengucapkan selamat kepada Peter Setiawan beserta jajaran pengurus DPP APINDO Kalimantan Utara periode 2026–2031.

Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah.

“Kalimantan Utara bukan hanya beranda Indonesia di wilayah utara, tetapi juga masa depan Indonesia. Masa depan yang dibangun melalui kerja sama, kepercayaan, dan komitmen untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutupnya.

Tags: #apindoApindo KaltaraPengusahaPeter Setiawan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

by Prasetya
10/07/2026
0

YOGYAKARTA, CAKRANEWS – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Angkutan Udara menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan 17th...

kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di RSUD dr.H. Jusuf SK

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Kekurangan SDM dan Sarana di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

by Prasetya
10/07/2026
0

TARAKAN,CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menemukan sejumlah tantangan yang masih dihadapi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan...

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

by Prasetya
03/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Internasional Juwata Tarakan memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski kembali menjadi lokasi penyampaian aspirasi dari Aliansi...

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Inhutani Nunukan Sepi Pembeli, Pedagang Ungkap Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.