TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pergantian pucuk pimpinan Polda Kalimantan Utara (Kaltara) diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah.
Kehadiran Irjen Pol. Agus Wijayanto sebagai Kapolda Kaltara yang baru mendapat sambutan dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pergantian kepemimpinan tersebut dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan di wilayah perbatasan.
Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Alimuddin, menegaskan menjaga keamanan Kaltara bukan semata-mata tugas kepolisian. Menurutnya, karakter Kaltara sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintahan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi harus terus dibangun agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat,” tegas Alimuddin.
Ia juga mengaitkan stabilitas keamanan dengan keberlangsungan investasi di Kaltara. Menurutnya, investor membutuhkan kepastian dan rasa aman sebelum menanamkan modal dalam jangka panjang.
“Daerah yang aman akan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk beraktivitas dan bagi investor untuk menanamkan modalnya. Stabilitas keamanan adalah modal utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Alimuddin memastikan DPRD Kaltara siap mendukung langkah-langkah strategis Polda Kaltara dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Ia berharap kepemimpinan Kapolda Kaltara yang baru dapat semakin memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.
“DPRD Kaltara siap mendukung langkah-langkah taktis Polda Kaltara. Keamanan harus kita jaga bersama karena dampaknya langsung terhadap aktivitas masyarakat, investasi, dan kesejahteraan warga,” pungkasnya.










Discussion about this post