Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

5 Peraturan Aneh di Zaman Romawi, Nomor 4 PSK Wajib Pirang

by Redaksi
05/04/2022
in Headline, Internasional
A A
Peraturan Aneh Kerajaan Romawi (Foto: Istimewa)

Peraturan Aneh Kerajaan Romawi (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Kejayaan kekaisaran Romawi hingga saat ini masih dikenang sebagian manusia di muka bumi ini. Meski sudah lewat ribuan tahun lalu, kekaisaran tersebut masih menduduki posisi sebagai sebuah sejarah penting peradaban dunia.

Saking pentingnya, ada beberapa hal yang terlupakan di kekaisaran yang bersistem monarki absolut tersebut. Pasalnya, banyak peraturan-peraturan di zaman itu dibuat aneh, bahkan sebagian berunsur kekejaman.

RELATED POSTS

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Seperti apa peraturan yang aneh dan kejam di zaman Romawi? Simak ulasan CAKRA NEWS berikut ini:

1. Ayah Berhak Memaksa Anak Lelakinya Jadi Budak

 

Seorang lelaki di era Romawi punya hak yang jauh lebih istimewa dibanding perempuan. Salah satunya adalah seorang ayah punya hak untuk memaksa anaknya bekerja sebagai budak, bahkan dijual ke orang kaya.

2. Dilarang Nangis saat Pemakaman

Kalau ada anggota keluargamu meninggal dunia, lalu dikuburkan, kamu dilarang menangis selama proses pemakaman. Kalau ketahuan menangis, bisa-bisa kamu dihukum penjara, atau nyawamu melayang sia-sia.

3. Rakyat Jelata Dilarang Memakai Warna Ungu

Dalam budaya Romawi kuno, warna ungu hanya untuk para bangsawan atau keluarga kekaisaran saja, sedangkan rakyat jelata dilarang keras menggunakan warna ungu, baik untuk pakaian atau hiasan apapun.

4. PSK Wajib Pirang 


Jadi Pekerja Seks Komersial (PSK) di era Romawi Kuno serba ribet. PSK diwajibkan mewarnai pirang atau blonde rambutnya. Alasannya, orang-orang asli Romawi, khusus bangsawan kebanyakan berambut hitam, lalu mereka ingin membuat perbedaan dengan kaum budak atau jelata pada warna rambut.

5. Kalau Mau Bunuh Diri, Wajib Dapat Persetujuan Senat 


Senat di era Romawi kuno punya banyak hak istimewa, yang terkadang digunakan untuk mengintimidasi masyarakat. Bahkan, kalau ada orang mau bunuh diri, maka ia wajib melapor dan harus mendapat persetujuan senat terlebih dulu. Ribet banget gak sih?.

Tags: Kekaisaran RomawiUnik
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

by Prasetya
06/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Industri perhotelan di Kalimantan Utara dinilai membutuhkan dukungan yang tidak hanya berupa anggaran, tetapi juga kebijakan yang mampu...

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

by Prasetya
02/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar...

Dekatkan Investasi Emas kepada Masyarakat, Pegadaian Gelar Roadshow Bazar di Kaltara dan Kaltim

Dekatkan Investasi Emas kepada Masyarakat, Pegadaian Gelar Roadshow Bazar di Kaltara dan Kaltim

by Prasetya
26/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– PT Pegadaian (Persero) Area Tarakan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan memperluas inklusi investasi emas melalui...

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Next Post
BSPS Sebagai Partner Kolaborasi Kotaku

BSPS Sebagai Partner Kolaborasi Kotaku

Peran Perempuan dalam Pembangunan Infrastruktur Rumah Wisata Kuliner Pesisir di Kelurahan Nunukan Utara

Peran Perempuan dalam Pembangunan Infrastruktur Rumah Wisata Kuliner Pesisir di Kelurahan Nunukan Utara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hantu Paling Ngeri Asli Kalimantan, Siap-siap Merinding Baca Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.