Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Amerika Serikat Negara Rasis, tapi Ngakunya Paling Demokratis

by Ryan Virgiawan
17/05/2022
in Hukum & Kriminal, Nasional
A A
Amerika Serikat Negara Rasis, tapi Ngakunya Paling Demokratis

Rasisme (ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Guru Besar Universitas Ibrahimy Jawa Timur HM Baharun mengatakan, Amerika Serikat telah menjadi negara yang tumbuh dengan tingginya kasus-kasus rasialisme, meskipun selalu mengklaim dan dianggap sebagai kiblatnya demokrasi.

Pernyataan Baharun ini adalah tanggapannya atas peristiwa penembakan brutal bermotif rasisme oleh seorang remaja kulit putih bernama Payton Gendron di New York pada Sabtu 14 Mei 2022 lalu, yang mengakibatkan 10 orang tewas dan sebagian besar korbannya adalah kulit hitam.

RELATED POSTS

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

“Negeri yang dikenal sebagai kampiun demokrasi malah hidup dengan ancaman rasialisme yang semakin tumbuh,” kata Baharun, seperti dikutip dari Republika, Senin 16 Mei.

Ia menyebut, media sosial telah banyak berperan sebagai sarana pemicu kebencian dan rasialisme, dan diduga kuat menjadi faktor di balik serangan tersebut.

“Hidup bergaya modern liberal bukan menjadi jaminan membawa harmoni dan kerukunan. Malahan ini menjadi lebih parah dari era Jahiliyah,” ujarnya.

Untuk mencegah serangan serupa terjadi di Indonesia, menurut Baharun yakni dengan merekatkan masyarakat dari keterbelahan dan perseteruan politik yang terjadi terus-menerus. Masalah tersebut, kata dia, harus segera diatasi dengan dialog kerukunan dan jaminan keadilan sosial.

“Harus ada dialog kerukunan dan jaminan keadilan sosial untuk menyudahi krisis perpecahan warga negara dari ancaman rasialisme Islamofobia dan ujaran kebencian lainnya,” ucap Baharun.

 

Tags: Amerika Serikatrasisme
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

Pemprov Kaltara Bagikan Bendera Merah Putih kepada Ormas

by Prasetya
11/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membagikan bendera Merah Putih kepada sejumlah organisasi masyarakat (ormas) untuk...

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

by Prasetya
02/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar...

Rapat membahas keberlanjutan pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Pastikan Pembiayaan JKN Berlanjut, Target UHC 2026 Tetap Dikejar

by Prasetya
27/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, BPJS Kesehatan, dan pemerintah kabupaten/kota membahas...

DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

by Prasetya
25/07/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Provinsi Kaltara meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mempercepat pembangunan...

Next Post
Densus 88 Ringkus 24 Orang Pendukung ISIS-Teroris Poso di Tiga Lokasi

Densus 88 Ringkus 24 Orang Pendukung ISIS-Teroris Poso di Tiga Lokasi

Benarkah Hepatitis Akut Misterius adalah Efek Vaksin Covid-19?

Benarkah Hepatitis Akut Misterius adalah Efek Vaksin Covid-19?

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hantu Paling Ngeri Asli Kalimantan, Siap-siap Merinding Baca Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.