Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Ayah Brigadir J Ikhlas dan Maafkan Bharada E, Proses Hukum Tetap Lanjut

by Ryan Virgiawan
19/10/2022
in Hukum & Kriminal
A A
Tragedi Duren Tiga Mencoreng Nama Institusi Polri

Brigadir J-Ferdy Sambo-Bharada E

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Ayah almarhum Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Samuel Hutabarat mengaku sudah menerima permohonan maaf dari Richard Eliezer alias Bharada E.

Namun, Samuel mengatakan, meski sudah memaafkan Bharada E, ia meminta proses hukum kasus pembunuhan terhadap anaknya tetap berlanjut.

RELATED POSTS

LMND Kaltara Pertanyakan Anggaran Beasiswa Kaltara Cerdas yang Tak Kunjung Cair

Waspada Penipuan E-Tilang, Kasat Lantas Polres Tarakan Imbau Warga Tak Klik Link Asing

“Untuk dalam hal ini memang kita diajarkan untuk saling memaafkan akan tetapi proses hukum tetap berjalan,” kata Samuel, seperti dikutip dari Merdeka, Selasa 18 Oktober 2022.

Sebelumnya, Bharada E dalam sidang perdana pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 18 Oktober 2022, menyampaikan permohonan maafnya kepada keluarga Brigadir J.

“Kita melihat bahwa tim dari kuasa hukum Bharada E tidak melakukan eksepsi yang artinya tidak ada keberatan, berarti mereka sudah mengakui bahwa yang dilakukan memang seperti itulah adanya,” ujar Samuel.

Menurut dia, permintaan maaf itu memperlihatkan bahwa Bharada E mengakui kesalahannya. Kendati dalam kesempatan tersebut menurut Samuel, Bharada E mengaku tak bisa menolak perintah atasan yaituFerdy Sambo.

“Saya juga melihat sendiri dari TV, berarti Bharada E sudah mengakui kekhilafan dia, kemudian apa yang dilakukan dia terhadap almarhum Brigadir Yosua bukan kemauan dari sendirinya tapi atas perintah atasan yang berpangkat bintang dua di kepolisian, kemudian dia tidak berani untuk membantah perintah atasan karena dia hanya pangkat rendah, itu yang kita dengar pengakuannya,” kata Samuel.

Tags: bharada ebrigadir j
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

LMND Kaltara Pertanyakan Anggaran Beasiswa Kaltara Cerdas yang Tak Kunjung Cair

LMND Kaltara Pertanyakan Anggaran Beasiswa Kaltara Cerdas yang Tak Kunjung Cair

by Prasetya
16/12/2025
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS — Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kalimantan Utara mempertanyakan kejelasan pencairan anggaran program Beasiswa Kaltara Cerdas...

Waspada Penipuan E-Tilang, Kasat Lantas Polres Tarakan Imbau Warga Tak Klik Link Asing

Waspada Penipuan E-Tilang, Kasat Lantas Polres Tarakan Imbau Warga Tak Klik Link Asing

by Prasetya
13/12/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan e-Tilang. Pelaku...

Disiplin Meningkat, Operasi Zebra Tarakan 2025 Tanpa Insiden

Disiplin Meningkat, Operasi Zebra Tarakan 2025 Tanpa Insiden

by Prasetya
02/12/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Pelaksanaan Operasi Zebra Kayan 2025 di wilayah hukum Polres Tarakan menorehkan hasil yang sangat positif. Selama 14...

Dua Tahun Menunggu, PT ISI Belum Bayar Lahan Meski Harga Turun Rp 1 M

Dua Tahun Menunggu, PT ISI Belum Bayar Lahan Meski Harga Turun Rp 1 M

by Prasetya
21/11/2025
0

BULUNGAN, CAKRANEWS –  Pemilik lahan di Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, kembali mendatangi kantor PT Indonesia...

Maraknya Makelar Emas Tak Bertanggung Jawab di Nunukan, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

Maraknya Makelar Emas Tak Bertanggung Jawab di Nunukan, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

by Prasetya
13/11/2025
0

NUNUKAN, CAKRANEWS – Belakangan ini, masyarakat Kabupaten Nunukan diresahkan dengan maraknya praktik makelar emas yang tidak bertanggung jawab. Para makelar...

Next Post
DPR: Jokowi Ciptakan Kebijakan Terburuk dalam Sejarah Indonesia

Hakim Tunda Sidang Gugatan Ijazah Palsu Jokowi, Ini Alasannya

Tolak Ajakan Pertemuan Gubernur Bahas Harga Udang, Mahasiswa: Butuh Solusi Konkret!

Tolak Ajakan Pertemuan Gubernur Bahas Harga Udang, Mahasiswa: Butuh Solusi Konkret!

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Dana Aspirasi Terealisasi, Warga Karang Harapan Apresiasi Safri

    Dana Aspirasi Terealisasi, Warga Karang Harapan Apresiasi Safri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Gembira! UMK Nunukan 2025 Naik, Segini Nominalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dengar Langsung Keluhan Warga Karang Anyar, Safri Siap Perjuangkan Aspirasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.