Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Detik-detik Mencekam Siswi SMP Diperkosa Oknum TNI Tarakan, Sprei Ada Bercak Darah

by Rizkqi
27/05/2022
in Headline, Hukum & Kriminal
A A
Ilustrasi Perkosaan

Ilustrasi Perkosaan

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum TNI Batalyon 613 Raja Alam berinisial A terhadap siswi SMP terus menimbulkan tanya dibenak warga Tarakan.

Salah satunya, terkait bagaimana aksi bejat A memperkosa anak di bawah umur tersebut terjadi. FA selaku kakak kandung dari korban W pun menceritakan kronologis kasus tersebut.

RELATED POSTS

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

Awal mula perkenalannya dengan tersangka berinisial A sampai dengan terjadinya kasus pelecehan yang diterima oleh adek kandungnya itu, FA mengatakan, ia mengenal tersangka pada bulan Desember 2021 lalu.

“Awal kenal, tersangka datang ke toko untuk membeli cat, habis itu ngobrol-ngobrol dengan saya, menanyakan nama saya, tempat tinggal saya, dan ketika sudah tau kalau tersangka dan saya satu suku, nah disitulah di dapat nomor handphone saya, semenjak itu mulailah sering berkomunikasi,” kata FA kepada wartawan, Kamis (27/5/2022).

FA juga menambahkan bahwa tersangka sempat ingin berkunjung ke rumahnya, namun ia menolak dikarenakan baru mengenalinya. Singkat cerita, pada tanggal 6 April 2022 lalu, orang tua beserta korban datang dari Nunukan ke Tarakan untuk berlibur.

“Nah disitulah dia kenal dengan orang tua saya dan juga adek saya,” ucap FA.

Lanjut cerita, orang tua FA kembali ke kampung halamannya, namun korban tetap tinggal dikarenakan libur sekolah. “Adek saya datang kesini itu liburan, datang pas puasa ke 4, jadi tinggal sama saya sampai sebelum lebaran, jadi nanti pulang ke nunukan sama saya,”jelas FA.

Berlanjut ke detik-detik terjadinya pelecehan, FA menjelaskan kejadian itu terjadi pada tanggal 27 April 2022 lalu, sekitar pukul 14.00 Wita.

“Kejadiannya itu siang, tersangka datang kerumah meminta untuk dibuatkan mie instan, kemudian tersangka masuk ke dalam kamar dan mau makan disitu,” ungkap FA.

Meski pada saat itu posisi jendela dan korden terbuka lebar, ternyata tak menghalangi niat buruk A. Setelah selesai makan tersangka melancarkan aksinya.

“Jadi setelah makan sempat ngobrol sebentar, terus dia dekatin adek saya, pas dia dekatin itulah adek saya langsung di baringkan oleh tersangka,” ungkap FA.

Di jelaskan FA pada saat itu korban sempat melawan dan berontak, namun tersangka tetap membujuk dan memaksa korban melakukan hal itu. Kejadian ini pun baru diketahui setelah 5 hari dari terjadinya peristiwa itu.

FA mengatakan, ia mengetahui peristiwa itu dari bukti yang ia temukan di handphone milik korban.

“Mereka bahas tentang kejadian itu, chat itu bukan berupa permintaan maaf dari tersangka, melainkan karena mengetahui bahwa ada bekas darah di seprai itu, tersangka meminta adek saya untuk mencuci seprai itu, dan juga tersangka mengirimkan screenshot dari google, karena adek saya menanyakan kenapa bisa berdarah, jadi si tersangka carikan penyebab di google,” jelasnya kepada wartawan.

FA juga menambahkan bahwa tersangka melakukan pelecehan itu sebanyak dua kali, dan dilakukan tersangka pada hari itu juga selang 3 menit kejadian pertama. Pasca kejadian tersebut korban mengalami beberapa trauma, korban banyak berdiam dan sering mengurung diri di dalam kamar.

FA melaporkan kejadian ini kepada kepolisian pada tanggal 9 Mei 2022 lalu. “Sudah dilakukan visum pada tanggal 10 di RSUD Tarakan,” kata dia.

Saat ini, pihak keluarga berharap proses hukum dijalankan dengan proses yang berlaku agar dapat dihukum dengan seadil-adilnya.

Pewarta: Rizqki

Tags: Batalyon 613 Raja AlamPerkosaan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

by LLD
07/03/2026
0

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan akan melaksanakan Musyawarah Kota (Mukota) KADIN Tarakan Tahun 2026 dengan agenda...

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

by Prasetya
06/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Sat Lantas Polres Tarakan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan melaksanakan survei jalan...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

by Prasetya
05/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Sidang perkara dugaan penganiayaan terhadap seorang anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, memasuki tahap...

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

Siap Layani Masyarakat, PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

by Prasetya
05/03/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS- PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Periode...

Adi Nata: UMKM Kaltara Tak Cukup Go Digital, Harus Dibina Total!

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

by Prasetya
28/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – UMKM di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya didorong untuk sekadar “Go Digital”. Transformasi digital harus...

Next Post
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo

Polri Kerahkan Pasukan Khusus Cari Anak Ridwan Kamil yang Hilang Terseret Arus

Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat 27 Mei 2022

Sosok Buya Syafii di Mata Menteri Yaqut Cholil

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serapan Anggaran Minim, dr Amsal : Bolanya Ada di Kepala Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.