Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

#KaburAjaDulu Viral, Alumni UBT Berbagi Cerita Berkarir di Luar Negeri

by Prasetya
19/02/2025
in Headline, Internasional, Nasional, News
A A
#KaburAjaDulu Viral, Alumni UBT Berbagi Cerita Berkarir di Luar Negeri
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – #KaburAjaDulu viral di media sosial. Tren ini berisikan saran dari berbagai diaspora Indonesia di luar negeri yang mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak mereka bekerja di negara lain.

Mereka berbagi pengalaman bekerja di luar negeri yang katanya jauh lebih baik dibanding negara Indonesia. Benarkah demikian?

RELATED POSTS

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Tamara Moriska Usul Sistem Beasiswa Kaltara Dibuka Transparan seperti SPMB

Redaksi CAKRANEWS menghubungi salah satu alumni Universitas Borneo Tarakan (UBT), Bintang untuk berbagi pengalamannya berkarir di luar negeri.

Sarjana Pendidikan Jurusan Bahasa Inggris Tahun 2018 itu mengatakan, sebelum berkarir di Bangkok, Thailand, ia sempat berpindah-pindah kerja di Kota Tarakan. Dari sales handphone, guru, sampai menjual makanan.

Karena tidak ada kejelasan terkait gaji dan jenjang karir, ia mencoba peruntungan mencari lowongan kerja (loker) hingga ke luar negeri. Bak gayung bersambut, salah satu temannya memberi informasi tentang loker di Thailand.

Loker itu sebagai Trust and Safety Accociate yang tugasnya mereview atau mengklasifikasikan data berdasarkan aturan yang diberikan client.

Meski sempat ragu karena takut tertipu, namun ia memberanikan diri mencobanya. “Saya cari di google saya cek ternyata memang benar. Saya interview tes akhirnya keterima,” ucapnya dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu, 19 Februari 2025.

Selama 2,9 tahun bekerja di Negeri Gajah Putih (Thailand), Bintang merasa nyaman dan betah. Alasannya beragam, namun salah satunya karena gaji yang lebih tinggi ketimbang Indonesia.

Pria 29 tahun itu menyebut gaji di Thailand lima kali lipat lebih besar dibanding bekerja di Indonesia. Ia semakin betah karena biaya hidup di negara tersebut tidak begitu mahal, per bulannya hanya Rp 2 juta. “Kalau di luar negeri kita bisa dapat pengalaman karena banyak teman dari berbagai negara sehingga pengetahuan lebih luas,” katanya.

Selain itu, ia menilai negara Thailand jauh lebih aman.”Yang aku baru sadari di sini tu jauh lebih aman jadi orang parkir motor jauh lebih aman. Beberapa kali teman handphone ketinggalan di toilet tidak hilang meskipun orangnya ramai,” ungkapnya.

Kemudian, biaya pajak juga lebih murah. Dalam setahun, pajak kendaraan motor miliknya hanya Rp 40 ribu. “Terus jam kerja yang lebih minim, maksimal 9 jam per hari. Maksimal kerja 5 hari dalam seminggu. Dalam 9 jam itu ada istirahat satu jam setengah. Tapi tergantung kantornya yah,” jelasnya.

Diminta tanggapan terkait #kaburAjaDulu, pria kelahiran Pulau Bunyu itu berpendapat bahwa tagar tersebut merupakan luapan kekesalan masyarakat terhadap ketidakpastian ekonomi dan sulitnya mendapat pekerjaan. “Kabur aja dulu itu kan berkarir saja bukan meninggalkan warga negaranya tapi bagaimana upaya untuk mencari kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.

Terkait tuduhan tidak nasionalis akibat memilih kerja di luar negeri, menurutnya, kecintaan terhadap Indonesia tidak bisa diukur dari keberadaan seseorang. “Ketika kita berkarir di luar negeri itu bukan berarti mengkhianati negara. Tapi justru meringankan negara begitu agar tidak menjadi beban lebih banyak karena harus membayar subsidi dan segala macam,” ujarnya.

Tags: #KaburAjaDuluindonesiaTarakanThailandUBT
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Tamara Moriska Usul Sistem Beasiswa Kaltara Dibuka Transparan seperti SPMB

Tamara Moriska Usul Sistem Beasiswa Kaltara Dibuka Transparan seperti SPMB

by Prasetya
06/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Polemik pelaksanaan Program Beasiswa Kaltara Unggul mendorong DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) mengusulkan pembenahan menyeluruh terhadap sistem seleksi...

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

by Prasetya
06/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Industri perhotelan di Kalimantan Utara dinilai membutuhkan dukungan yang tidak hanya berupa anggaran, tetapi juga kebijakan yang mampu...

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

by Prasetya
02/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar...

mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.(Humas DPRD Kaltara).

Komisi IV DPRD Kaltara Evaluasi SPMB 2026, Soroti Daya Tampung hingga Transparansi

by Prasetya
28/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan...

Next Post
Penyelundupan 57 PMI Ilegal di Sebatik Digagalkan

Penyelundupan 57 PMI Ilegal di Sebatik Digagalkan

Pengelolaan Pelayaran Laut dan Sungai Diambil Alih KSOP Nunukan

Pengelolaan Pelayaran Laut dan Sungai Diambil Alih KSOP Nunukan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Kaltara Dorong Penguatan Edukasi untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Komisi I DPRD Kaltara Hadiri Benuanta Economic Forum 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.