Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Ekonomi

Memalukan! Impor Sayur di Indonesia Semakin Menjadi-jadi

by Ryan Virgiawan
17/05/2022
in Ekonomi, Nasional
A A
Memalukan! Impor Sayur di Indonesia Semakin Menjadi-jadi

Sayuran

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Impor komoditas pertanian khususnya sayuran di Indonesia tercatat semakin meningkat, terutama pada bulan April 2022 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut keterangan Kepala BPS Margo Yuwono, impor sayuran (kode HS 07) menyentuh angka 63,6 juta dolar AS pada April 2022, yang menjadikan komoditas ini mengalami kenaikan paling tinggi dari seluruh barang impor.

RELATED POSTS

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

“Impor sayuran pada April 2022 nilainya meningkat 111,78 persen dari bulan Maret, negara asal yang mengalami kenaikan yakni Cina, Myanmar, dan Mesir,” kata Margo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 17 Mei.

Menyusul setelah sayuran, kenaikan dengan nilai tertinggi kedua adalah impor komoditas biji dan buah mengandung minyak (HS 12) sebesar 45 juta dolar AS.

Disusul setelahnya dari komoditas pertanian yakni buah-buahan (HS 08) sebesar 44,1 juta dolar AS.

Margo menjelaskan, total nilai impor sepanjang April 2022 mencapai 19,76 miliar dolar AS. Nilai itu turun 10,01 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 21,96 miliar dolar AS.

Khusus impor non migas, nilainya mencapai 15,95 miliar dolar AS, anjlok 13,65 persen dari bulan sebelumnya yang sebesar 18,47 miliar dolar AS.

Tercatat, nilai impor barang konsumsi sebesar 1,7 miliar dolar AS, turun 6,4 persen. Adapun impor bahan baku/penolong dan barang modal masing-masing 15,54 miliar dolar AS dan 2,52 miliar dolar AS. Kedua golongan itu mengalami penurunan masing-masing 8,68 persen dan 19,34 persen.

Tags: Imporsayuran
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Stand Bone Wanuakku meraih predikat Terbaik 1 dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Tarakan 2026 yang berlangsung pada...

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

by Prasetya
25/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Aliansi Masyarakat Tarakan Cinta Damai, Sugiharto, kembali mendatangi Mapolres Tarakan, Selasa (25/8/2026). Ia datang untuk menanyakan langsung...

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

Pegadaian Area Tarakan Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Mengetuk Pintu Langit

Pegadaian Area Tarakan Perkuat Kepedulian Sosial melalui Program Mengetuk Pintu Langit

by Prasetya
18/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IV Balikpapan kembali melaksanakan program sosial Mengetuk Pintu Langit pada bulan Agustus 2026...

SPI KPK 2025: Kaltara Tertinggi di Kalimantan, Masuk 10 Besar Nasional

SPI KPK 2025: Kaltara Tertinggi di Kalimantan, Masuk 10 Besar Nasional

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat hasil positif dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang diselenggarakan Komisi...

Next Post
Elon Musk Beli Twitter, Tesla Rugi 126 miliar Dolar AS

Elon Musk Emosi, Proses Pindah Tangan Twitter Terancam Batal

Neraca Dagang Indonesia Defisit Gegara Perang Rusia-Ukraina

Neraca Dagang Indonesia Defisit Gegara Perang Rusia-Ukraina

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hantu Paling Ngeri Asli Kalimantan, Siap-siap Merinding Baca Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Unit, Satu Semangat: Perumda TAU Meriahkan Jalan Sehat Beregu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Kaltara Perketat Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.