Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Menolak Tambang, Aktivis Walhi dan Warga Ditangkap Aparat

by Redaksi
27/12/2021
in Nasional
A A
Menolak Tambang, Aktivis Walhi dan Warga Ditangkap Aparat
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, cakra.news – Setidaknya ada delapan orang yang menolak tambang di Kabupaten Seluma ditangkap kepolisian.

“Mereka terdiri dari empat aktivis, termasuk dari Walhi Bengkulu dan empat warga setempat.
Dibawa paksa oleh aparat kepolisian Polres Seluma,” kata Direktur Walhi Bengkulu, Ibrahim Ritonga, Senin (27/12/2021).

RELATED POSTS

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

Dijelaskan Ibrahim, delapan orang yang dibawa paksa polisi itu adalah warga Seluma yang bernama Fitri, Novita, Rustam Efendi, dan Rivaldo.

Selanjutnya aktivis pendamping yang juga ditangkap yaitu Abdul (Walhi Bengkulu), Selvia (GENESIS), Rahmad Coucil dan Anton.

Ibrahim mengatakan penangkapan itu bermula saat aparat kepolisian Polres Seluma datang ke lokasi tenda penolakan penambangan pasir besi yang didirikan Warga Pasar Seluma sekitar pukul 11.00 WIB.

“Aparat mengimbau warga yang bertahan di dalam tenda penolakan tambang pasir besi oleh PT Faminglevto Bakti Abadi untuk membubarkan diri,” kata Dia.

Setelah bertemu dengan warga, kata Ibrahim, aparat Polres Seluma meminta ada perwakilan untuk bicara. Saat itu, ibu-ibu warga Pasar Seluma menunjuk Abdul, staf WALHI Bengkulu sebagai kuasa warga.

Abdul lantas bernegosiasi dengan aparat Polres Seluma sekitar pukul 11.15. Namun, Pukul 11.20 Abdul diangkut paksa aparat Polres Seluma ke mobil milik aparat kepolisian.

Ibrahim menyebut, pihak polres enggan bernegosiasi dengan warga. Malahan, ujarnya, Kabag OPS Polres Seluma memerintahkan anak buahnya membubarkan warga yang masih bertahan di tenda penolakan tambang pasir besi selama lima hari.

“Pada pukul 11.20 WIB ibu-ibu penolak tambang ini diangkut paksa dan tenda dirubuhkan oleh aparat,” lanjutnya.

Ibrahim menilai, sikap represif yang dilakukan oleh aparat tersebut juga menunjukkan sikap Bupati Seluma yang tak berpihak kepada rakyat.

“Hari ini Bupati Seluma menunjukkan posisinya terhadap rakyat! Perjuangan ibu-ibu penolak tambang pasir besi di Desa Pasar Seluma, Bengkulu dijawab bupati dengan tindakan represi!” ujarnya.

“Dengan ini kami meminta dukungan solidaritas kawan-kawan semua untuk mengirim pesan kepada jajaran Pemkab dan Kapolres Seluma untuk melepaskan kawan kawan yang ditangkap paksa oleh Aparat Kepolisian,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno menyebut mediasi antara Pemda dan masyarakat sudah dilakukan. Mediasi melibatkan kepala desa, camat dan Pemda Seluma.

“Tapi masyarakat tetap tidak mau meninggalkan lokasi, sehingga pemda minta ke polres agar dilakukan pembubaran,” kata Dia saat dikonfirmasi, Senin (27/12/2021).

Sudarno menyangkal tuduhan tindakan represif aparat terhadap warga.

Ia menyebut pembubaran dilakukan dengan kondusif.
Terkait penangkapan, Sudarno mengaku belum bisa memastikan nama-nama yang ditangkap kepolisian, termasuk staf Walhi.

“Pembubaran demo ibu-ibu juga dilakukan oleh Polwan dan tidak ada unsur kekerasan dalam pembubaran, situasi saat ini kondusif. Kalau nama tersebut saya belum 86,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar video pembubaran warga Seluma. Dalam video itu, tampak ibu-ibu dipaksa untuk meninggalkan tenda oleh aparat kepolisian.

Mereka ada yang berteriak dan menangis saat tangannya ditarik untuk keluar dari tenda.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : Detik

Tags: AktivisAparatPenangkapanTambang
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. (Foto: DKISP Kaltara)

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

by Prasetya
18/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

by Prasetya
12/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menutup kinerja perseroan tahun buku 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan...

Usung Tagline HMI Progresif, Fadhil Qobus Menang Telak Dalam Konferensi HMI Cabang Tarakan

Usung Tagline HMI Progresif, Fadhil Qobus Menang Telak Dalam Konferensi HMI Cabang Tarakan

by Prasetya
11/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Estafet kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tarakan resmi berganti. Muhammad Fadhil Qobus terpilih menjadi Formateur/Ketua Umum...

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

by Prasetya
07/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS — PT Pegadaian meraih Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 untuk kategori Multifinance Call Center dalam ajang...

Kuliah Umum UBT Hadirkan Wamen Haji, Bahas Ekonomi dan SDM Unggul

Kuliah Umum UBT Hadirkan Wamen Haji, Bahas Ekonomi dan SDM Unggul

by Prasetya
04/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Universitas Borneo Tarakan (UBT) menggelar kuliah umum bertajuk Entrepreneurship University: Menyiapkan SDM Unggul dalam Industri Haji Global,...

Next Post
Demonstran Menuju Istana Presiden, Dihadang Gas Air Mata

Demonstran Menuju Istana Presiden, Dihadang Gas Air Mata

Perahu Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh

Perahu Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.