Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Pandemi Covid 19 Memicu Peningkatan Kekerasan Perempuan dan Anak

by Redaksi
04/11/2021
in Kaltara
A A
Pandemi Covid 19 Memicu Peningkatan Kekerasan Perempuan dan Anak
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, cakra.news – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tarakan, Mariyam menuturkan bahwa, ada peningkatan kasus pelaporan kekerasan perempuan dan anak,
Kamis (4/11/ 2021)

Di tahun 2020, ada sekitar 30 kasus pelaporan kini meningkat menjadi 43 kasus.

RELATED POSTS

Komisi II Soroti Akses Modal hingga Tata Kelola Keuangan Bank Kaltimtara

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

“Angka tersebut diperkirakan masih terus bertambah hingga Desember 2021 mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, Peningkatan kasus pelaporan kekerasan disebabkan karena pandemi Covid-19 sehingga ekonomi masyarakat melemah.

“Kekerasan terhadap perempuan berkaitan dengan kasus KDRT. Sedangkan kasus kekerasan anak lebih beragam, namun umumnya berhubungan dengan kekerasan seksual,” ujarnya.

Selama ini, kata Mariyam, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah bekerjasama dengan beberapa instansi untuk menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, antara lain ; Himsi (himpunan psikologi) untuk menyembuhkan traumatic para korban, PKBH (Pusat konsultasi bantuan hukum) yang berada di naungan Universitas Borneo. Lembaga ini bertugas menangani persoalan hukum, Polres untuk pemeriksaaan kasus tindakan hukum serta pihak rumah sakit untuk melakukan berbagai tidakan visum.

Mariyam menambahkan pihaknya juga melakukan upaya preventif untuk mencegah kekerasan pada perempuan dan anak. Upaya tersebut dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan terkait stop pernikahan dini, pembekalan kehidupan rumah tangga dan pengelolaan kehidupan anak.

Selain itu, membentuk forum anak untuk melakukan sosioalisasi door to door dari sekolah ke sekolah.

Harapanya adalah kasus kekerasan perempuan dan anak dapat diminimalisir.**

Pewarta : Ade Prasetia Cahyadi

Tags: Covid 19Kekerasan Perempuan dan Anak
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

Komisi II Soroti Akses Modal hingga Tata Kelola Keuangan Bank Kaltimtara

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Akses permodalan bagi pelaku usaha hingga tata kelola keuangan daerah menjadi perhatian Komisi II DPRD Kalimantan Utara...

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Kualitas demokrasi di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya diukur dari proses politik. Keterbukaan pemerintah,...

Disnakertrans Kaltara Jadi Wakil di Penilaian ZI, Target WBK-WBBM

Disnakertrans Kaltara Jadi Wakil di Penilaian ZI, Target WBK-WBBM

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mematangkan persiapan menghadapi penilaian nasional Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari...

APBD Kaltara 2027 Diproyeksi Rp2,2 Triliun, Anggaran Didorong Lebih Produktif

APBD Kaltara 2027 Diproyeksi Rp2,2 Triliun, Anggaran Didorong Lebih Produktif

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memproyeksikan Pendapatan Daerah sebesar Rp2,201 triliun dan Belanja Daerah Rp2,231 triliun dalam...

Gubernur Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Gubernur Kaltara Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas usaha agar...

Next Post
Selamat Datang Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto., S.H, di Kabupaten Nunukan

Selamat Datang Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto., S.H, di Kabupaten Nunukan

Buntut Kasus Pencabulan Anak oleh Oknum Guru, Kadis Perlindungan Anak Sebut Pentingnya Pendampingan Korban

Buntut Kasus Pencabulan Anak oleh Oknum Guru, Kadis Perlindungan Anak Sebut Pentingnya Pendampingan Korban

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil Wali Kota Tarakan Periode 2004-2009 “Kapok” Pilih Ziyap dan Yess, Kini Dukung SULTON

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru Honorer di Kota Tarakan Dinilai Sudah Cukup Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyorot Berbagai Problematika Perbatasan Kaltara-Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.