Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Pelecehan Pengasuh Ponpes di Sentolo, “Suruh Dipijitin tapi Sambil Megang…,”

by Redaksi
27/12/2021
in Hukum & Kriminal, Nasional
A A
Pelecehan Pengasuh Ponpes di Sentolo, “Suruh Dipijitin tapi Sambil Megang…,”
Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA, cakra.news – Seorang santri perempuan yang masih berusia 15 tahun diduga dicabuli salah satu pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Ayah korban, MDZ telah melaporkan dugaan pencabulan ini ke Polsek Sentolo, Senin (27/12/2021).

“Sebagai orang tua mencari keadilan karena ada asas praduga yang dikatakan anak Saya. Anak Saya itu dilecehkan oleh Pak Kiainya itu,” katanya di Polsek Sentolo.

RELATED POSTS

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Dilaporkan MDZ, puterinya kerap menerima pesan WhatsApp dari sang pengasuh ponpes yang intinya minta dipijat. Saat dipijat itulah pelaku melakukan aksinya.

“Sering katanya di-WA suruh dipijitin tapi sambil megang…,” beber warga Tegalrejo, Kota Yogyakarta itu.

Kepada ayahnya, korban mengaku lebih dari sekali menerima perlakuan macam ini dari sang pengasuh.

Namun, Ia tak langsung menyampaikan kepada orang tuanya.

Putri MDZ sudah mondok di pesantren tersebut kurang lebih 1 tahun itu. Soal pelecehan, korban terlebih dahulu bercerita kepada teman-temannya di ponpes. Kemudian Dia diantar untuk mengadu kepada ‘lurah’ ponpes itu.

“Terus curhat ke lurah ponpes, terus diantar ke rumah. Karena mereka dari pihak pondok, Pak Lurahnya itu enggak kuat ngomong. Nggak tahu takut atau ada apa, nah anak Saya suruh ngomong sendiri,” sebutnya.

Kapolsek Sentolo, Kompol Ngadiran sementara menyebut pihaknya telah menerima laporan dari MDZ terkait kasus dugaan pelecehan seksual ini.

Ngadiran menyebut kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Kulon Progo untuk kemudian dilakukan penyelidikan.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : CNN Indonesia

Tags: PelecehanPondok PesantrenSantriwati
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

by Prasetya
08/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Aliansi Masyarakat Cinta Damai memberikan waktu dua minggu kepada Polres Tarakan untuk menunjukkan perkembangan penanganan laporan dugaan penghinaan...

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

by Prasetya
02/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar...

Rapat membahas keberlanjutan pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Pastikan Pembiayaan JKN Berlanjut, Target UHC 2026 Tetap Dikejar

by Prasetya
27/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, BPJS Kesehatan, dan pemerintah kabupaten/kota membahas...

DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

by Prasetya
25/07/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Provinsi Kaltara meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mempercepat pembangunan...

Fraksi Demokrat Soroti Serapan Belanja Modal APBD Kaltara 2025

Fraksi Demokrat Soroti Serapan Belanja Modal APBD Kaltara 2025

by Prasetya
23/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta Pemerintah Provinsi Kaltara menjadikan manfaat pembangunan bagi masyarakat...

Next Post
Menolak Tambang, Aktivis Walhi dan Warga Ditangkap Aparat

Menolak Tambang, Aktivis Walhi dan Warga Ditangkap Aparat

Demonstran Menuju Istana Presiden, Dihadang Gas Air Mata

Demonstran Menuju Istana Presiden, Dihadang Gas Air Mata

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ketua DPRD Kaltara Dorong Penguatan Edukasi untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

    Ketua DPRD Kaltara Dorong Penguatan Edukasi untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ultimatum Polres Tarakan, Massa Beri Waktu 2 Minggu Usut Dugaan Penghinaan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Komisi I DPRD Kaltara Hadiri Benuanta Economic Forum 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.