TARAKAN, CAKRANEWS – Mengawali lembar pertama di tahun 2026 dengan semangat pelestarian lingkungan, Korps Relawan Bencana Korlakar Tarakan menggelar aksi bersih-bersih di kawasan wisata Pantai Amal pada Minggu pagi (4/1/2026).
Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah pernyataan sikap para relawan terhadap kelestarian ikon wisata “Bumi Paguntaka”.
Sebanyak 20 orang diterjunkan langsung ke bibir pantai untuk memungut sampah plastik dan limbah rumah tangga yang mengotori pemandangan. Di bawah terik matahari pagi, para relawan menyisir setiap sudut pantai guna memastikan area tersebut kembali asri.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Rudiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab moral relawan terhadap kondisi kebersihan lingkungan, khususnya aset wisata andalan masyarakat Tarakan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian relawan Korlakar terhadap kebersihan Pantai Amal. Kami ingin pantai kebanggaan kita ini tetap nyaman dikunjungi,” ujar Rudiansyah di sela-sela aksi.
Selain mengumpulkan sampah, kehadiran Korlakar di lapangan juga membawa misi edukasi publik. Rudiansyah berharap aksi ini menjadi pengingat bagi para pengunjung dan pedagang di sekitar pantai agar lebih disiplin dalam mengelola sampah.
Tujuan Utama, lanjut Rudy, Menjaga estetika dan ekosistem laut Pantai Amal.
“Pesan Moralnya, kita mengajak masyarakat untuk berhenti membuang sampah sembarangan (stop littering), dengan harapan meningkatkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan”, tegas Rudy.
Aksi bersih-bersih ini mendapat apresiasi dari pengunjung yang sedang berlibur di akhir pekan, sekaligus membuktikan bahwa relawan Korlakar Tarakan tidak hanya sigap dalam urusan pemadaman api, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam.










Discussion about this post