JAKARTA, CAKRANEWS – Serikat Pengemudi Online Indonesia (SePOI) ikut meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monas, Jakarta. Dalam aksi tersebut, mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Keadilan Sosial bagi Pengemudi Daring”.
Ketua Umum DPP SePOI, Mahmud Fly, mengatakan aksi ini bertujuan agar tuntutan para pengemudi ojek online dapat dilihat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir dalam peringatan May Day.
“Ini bukan tuntutan baru. Sudah bertahun-tahun kami suarakan di berbagai aksi, tapi belum ada kepastian atau tanggapan yang jelas,” ujar Mahmud dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Mahmud menegaskan, isu yang diangkat bukan sekadar soal tarif, melainkan menyangkut keadilan sosial bagi para pengemudi daring. Ia menilai, hingga saat ini belum ada regulasi komprehensif yang mampu mengatur hubungan antara pengemudi dan perusahaan aplikasi secara seimbang.
Menurutnya, SePOI berharap pemerintah segera menetapkan aturan yang tegas. Regulasi tersebut diharapkan tidak hanya mengatur hak dan kewajiban pengemudi, tetapi juga mengikat perusahaan penyedia layanan aplikasi.
“Tujuannya jelas, agar ada keseimbangan. Pengemudi mendapatkan kepastian pendapatan yang layak, sementara perusahaan juga tetap bisa berjalan dengan sehat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, momentum May Day dimanfaatkan untuk memperkuat tekanan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Terlebih, tuntutan ini telah lama disuarakan tanpa kejelasan.
“Harapan kami kepada Presiden agar segera ada keputusan yang tegas dan berpihak pada keadilan sosial bagi pengemudi daring,” tutupnya.







Discussion about this post