Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Syamsi Sarman Soal PSU: Tidak Setuju, Dampak Negatifnya Lebih Besar daripada Manfaatnya

by Prasetya
21/02/2024
in Kaltara, News
A A
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM Kaltara) Syamsi Sarman

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM Kaltara) Syamsi Sarman

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS –  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM Kaltara) Syamsi Sarman turut menanggapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 57 Karang Anyar yang akan dilaksanakan pada Kamis 22 Februari 2024.

Keputusan ini diambil usai Bawaslu Tarakan menemukan adanya beberapa orang yang melakukan pencoblosan lebih dari satu kali.

RELATED POSTS

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

Syamsi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tarakan mengaku tidak setuju dengan adanya PSU.

Ia berpendapat PSU hanya memberi dampak negatif lebih besar daripada manfaatnya. Menurutnya, PSU dapat melahirkan kebobrokan moral dalam masyarakat.

“Sebetulnya saya tidak sependapat dilakukannya PSU. Dari segi agama, dampak negatif atau mudaratnya lebih besar daripada manfaatnya. Begitu juga dari segi sosial, PSU dapat memicu kebobrokan moral masyarakat yang cenderung menghalalkan segala cara. Yang punya modal besar mendapat kesempatan untuk memperbaiki posisinya dari tidak lolos bisa saja menjadi lolos,” kata Syamsi di Tarakan, Rabu 21 Februari 2024.

Selain itu, mendapatkan suara di TPS tersebut sangatlah mudah dilakukan dengan berbagai cara, termasuk politik uang.

“Saat ini saja beredar isu serangan besar-besaran antara caleg yang ingin mengamankan posisinya dengan caleg lain yang ingin merebut peluang kursi. Terlebih ditengah minat warga yang mungkin sudah enggan untuk kembali ke TPS, maka politik transaksional akan menjadi resep mujarab. Alhasil pasca PSU sangat mungkin ada caleg yang merasa dirugikan karena posisinya berubah daripada sebelumnya” ungkapnya.

“Saya hanya berharap segala sesuatunya bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya, berjalan dengan aman dan hasilnya dapat diterima oleh semua pihak,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan akan menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 57 Karang Anyar. Berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu, terdapat tiga TPS yang akan dilakukan PSU, yaitu TPS 57, 88, dan 02. Namun setelah dilakukan kajian, hanya TPS 57 Karang Anyar yang memenuhi syarat untuk dilakukan PSU.

Tags: Bawaslu TarakanKPU TarakanPSUsyamsi sarman
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

by LLD
07/03/2026
0

TARAKAN - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan akan melaksanakan Musyawarah Kota (Mukota) KADIN Tarakan Tahun 2026 dengan agenda...

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

by Prasetya
06/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Sat Lantas Polres Tarakan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan melaksanakan survei jalan...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

by Prasetya
05/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Sidang perkara dugaan penganiayaan terhadap seorang anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, memasuki tahap...

Adi Nata: UMKM Kaltara Tak Cukup Go Digital, Harus Dibina Total!

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

by Prasetya
28/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – UMKM di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya didorong untuk sekadar “Go Digital”. Transformasi digital harus...

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

by Prasetya
24/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Ancaman degradasi moral akibat penyalahgunaan narkoba hingga dampak tak terkendali dari media sosial kini menjadi tantangan berat...

Next Post
Jokowi Tandatangani Perpres Publisher Rights Meski Belum Ada Kesepakatan Bulat

Jokowi Tandatangani Perpres Publisher Rights Meski Belum Ada Kesepakatan Bulat

Ketum KKSS: Segera Konsolidasi dan Rekonsiliasi di Kaltara

Ketum KKSS: Segera Konsolidasi dan Rekonsiliasi di Kaltara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mukota KADIN Tarakan Digelar 14 Maret 2026, Penjaringan Calon Ketua Resmi Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serapan Anggaran Minim, dr Amsal : Bolanya Ada di Kepala Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasat Lantas Polres Tarakan Survei Jalur dan Destinasi Wisata Jelang Ops Ketupat 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.