Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Syamsi Sarman Soal PSU: Tidak Setuju, Dampak Negatifnya Lebih Besar daripada Manfaatnya

by Prasetya
21/02/2024
in Kaltara, News
A A
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM Kaltara) Syamsi Sarman

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM Kaltara) Syamsi Sarman

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS –  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM Kaltara) Syamsi Sarman turut menanggapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 57 Karang Anyar yang akan dilaksanakan pada Kamis 22 Februari 2024.

Keputusan ini diambil usai Bawaslu Tarakan menemukan adanya beberapa orang yang melakukan pencoblosan lebih dari satu kali.

RELATED POSTS

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

Syamsi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tarakan mengaku tidak setuju dengan adanya PSU.

Ia berpendapat PSU hanya memberi dampak negatif lebih besar daripada manfaatnya. Menurutnya, PSU dapat melahirkan kebobrokan moral dalam masyarakat.

“Sebetulnya saya tidak sependapat dilakukannya PSU. Dari segi agama, dampak negatif atau mudaratnya lebih besar daripada manfaatnya. Begitu juga dari segi sosial, PSU dapat memicu kebobrokan moral masyarakat yang cenderung menghalalkan segala cara. Yang punya modal besar mendapat kesempatan untuk memperbaiki posisinya dari tidak lolos bisa saja menjadi lolos,” kata Syamsi di Tarakan, Rabu 21 Februari 2024.

Selain itu, mendapatkan suara di TPS tersebut sangatlah mudah dilakukan dengan berbagai cara, termasuk politik uang.

“Saat ini saja beredar isu serangan besar-besaran antara caleg yang ingin mengamankan posisinya dengan caleg lain yang ingin merebut peluang kursi. Terlebih ditengah minat warga yang mungkin sudah enggan untuk kembali ke TPS, maka politik transaksional akan menjadi resep mujarab. Alhasil pasca PSU sangat mungkin ada caleg yang merasa dirugikan karena posisinya berubah daripada sebelumnya” ungkapnya.

“Saya hanya berharap segala sesuatunya bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya, berjalan dengan aman dan hasilnya dapat diterima oleh semua pihak,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan akan menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 57 Karang Anyar. Berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu, terdapat tiga TPS yang akan dilakukan PSU, yaitu TPS 57, 88, dan 02. Namun setelah dilakukan kajian, hanya TPS 57 Karang Anyar yang memenuhi syarat untuk dilakukan PSU.

Tags: Bawaslu TarakanKPU TarakanPSUsyamsi sarman
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

by Prasetya
06/02/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS- Tongkat Komando Komandan Distrik Militer (DANDIM) 0907/Trk resmi berpindah dari Letkol Inf Syaiful Arif, S.Sos.,M.Han kepada Letkol...

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

by Prasetya
04/02/2026
0

PAPUA, CAKRANEWS – Dalam semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas Yonif 613/Raja Alam bersama masyarakat Kampung Purbalo melaksanakan evakuasi terhadap...

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Komisi II, Adi Nata Kusuma. (IST)

Adi Nata Kusuma: Pers Pilar Demokrasi, Harus Profesional dan Independen

by Prasetya
04/02/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Jelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2026, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)...

Perkuat Kualitas Demokrasi, Bawaslu Tarakan Konsolidasi ke KPU

Perkuat Kualitas Demokrasi, Bawaslu Tarakan Konsolidasi ke KPU

by Prasetya
29/01/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota...

Bawaslu–Disdukcapil Tarakan Konsolidasi Demokrasi, Fokus Akurasi Data Pemilih

Bawaslu–Disdukcapil Tarakan Konsolidasi Demokrasi, Fokus Akurasi Data Pemilih

by Prasetya
29/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan menggelar konsolidasi demokrasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

Next Post
Jokowi Tandatangani Perpres Publisher Rights Meski Belum Ada Kesepakatan Bulat

Jokowi Tandatangani Perpres Publisher Rights Meski Belum Ada Kesepakatan Bulat

Ketum KKSS: Segera Konsolidasi dan Rekonsiliasi di Kaltara

Ketum KKSS: Segera Konsolidasi dan Rekonsiliasi di Kaltara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Viral! Diduga Oknum ASN Asik Nongkrong dan Makan di Warung saat Jam Kerja, Wali Kota Tarakan Sampaikan ini

    Viral! Diduga Oknum ASN Asik Nongkrong dan Makan di Warung saat Jam Kerja, Wali Kota Tarakan Sampaikan ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adi Nata Kusuma: Pers Pilar Demokrasi, Harus Profesional dan Independen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi ATKP Bankaltimtara, Permudah Pembayaran Elektronik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.