Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Internasional

WHO Peringatkan Soal Serangan ke Rumah Sakit dan Ambulans

by Redaksi
09/03/2022
in Internasional
A A
WHO Peringatkan Soal Serangan ke Rumah Sakit dan Ambulans

Spesialis medis mengangkut seorang wanita yang terluka ke ambulans setelah penembakan baru-baru ini di kota Donetsk yang dikuasai separatis, Ukraina 3 Maret 2022. REUTERS/Alexander Ermochenko

Share on FacebookShare on Twitter

PBB, cakra.news – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap banyaknya serangan terhadap rumah sakit, ambulans, dan fasilitas perawatan kesehatan lainnya di Ukraina yang meningkat pesat dalam beberapa hari terakhir dan negara itu kekurangan pasokan medis vital, Selasa (8/3/2022).

Badan PBB itu mengkonfirmasi pada hari Senin (7/3/2022) bahwa setidaknya sembilan orang telah tewas dalam 16 serangan terhadap fasilitas perawatan kesehatan sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.

RELATED POSTS

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Alumni UBT Ungkap Sisi Gelap Bekerja di Luar Negeri

Petugas darurat senior WHO untuk Eropa, Catherine Smallwood, mengatakan dalam jumpa pers bahwa penghitungan tersebut termasuk insiden di mana ambulans telah disita untuk tujuan selain perawatan kesehatan darurat.

“Kami akan terus memperbarui angka-angka itu. Jumlahnya meningkat cukup pesat selama beberapa hari terakhir,” kata Smallwood.

Direktur regional Eropa Hans Kluge dalam pengarahannya mengatakan WHO telah bekerja untuk menyediakan pasokan medis dengan cepat ke Ukraina, di mana oksigen, insulin, peralatan pelindung pribadi, barang-barang bedah dan produk darah hampir habis.

Pasokan oksigen, vaksin anak-anak, terutama polio di tengah wabah, dan keahlian kesehatan mental adalah di antara prioritas utama WHO untuk kawasan itu.

Dalam pernyataan terpisah, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) mengatakan negara-negara tetangga Ukraina yang menampung pengungsi Ukraina harus memasukkan mereka ke dalam program vaksin mereka terhadap berbagai penyakit,
Mereka harus memprioritaskan vaksinasi terhadap COVID-19 dan polio dan juga campak, karena cakupan inokulasi saat ini tidak cukup untuk mencegah wabah campak, kata ECDC.

“Kerumunan di tempat penampungan bom dan pusat penerimaan dapat memfasilitasi dimulainya wabah campak, terutama karena musim semi bertepatan dengan musim alami penyakit ini,” tambah badan tersebut.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : Reuters

Tags: Rumah SakitUkrainaWHO
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

by Prasetya
05/01/2026
0

Oleh: Dedy Syarkani, Sekretaris Pemuda ICMI Kalimantan Utara Fenomena munculnya riak-riak paham radikal transnasional seperti Neo-Nazi dan White Supremacy di...

Alumni UBT Ungkap Sisi Gelap Bekerja di Luar Negeri

Alumni UBT Ungkap Sisi Gelap Bekerja di Luar Negeri

by Prasetya
23/02/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Dunia kerja memang memiliki banyak sisi gelap yang tak bisa dipungkiri. Eksploitasi tenaga kerja yang tak manusiawi,...

#KaburAjaDulu Viral, Alumni UBT Berbagi Cerita Berkarir di Luar Negeri

#KaburAjaDulu Viral, Alumni UBT Berbagi Cerita Berkarir di Luar Negeri

by Prasetya
19/02/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - #KaburAjaDulu viral di media sosial. Tren ini berisikan saran dari berbagai diaspora Indonesia di luar negeri yang...

Ternyata Ini Alasan Shin Tae Yong Dipecat PSSI

Ternyata Ini Alasan Shin Tae Yong Dipecat PSSI

by Redaksi
06/01/2025
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Shin Tae Yong resmi dipecat PSSI dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Kepastian itu diungkap Ketua Umum PSSI...

Tampil di Australia, Pertamina EP Tarakan Field Tampilkan Inovasi Pengolahan Limbah Botol Plastik Rumput Laut

Tampil di Australia, Pertamina EP Tarakan Field Tampilkan Inovasi Pengolahan Limbah Botol Plastik Rumput Laut

by LLD
05/11/2024
0

TARAKAN – Program CSR unggulan PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field, yaitu Program Akar Basah (Aliansi Kerja Bebas Sampah), berhasil...

Next Post
Ribuan Orang Rusia Terjebak di Thailand saat Sanksi Mulai Berlaku

Ribuan Orang Rusia Terjebak di Thailand saat Sanksi Mulai Berlaku

Korea Selatan Sita Kapal ‘Nelayan’ Korea Utara

Korea Selatan Sita Kapal 'Nelayan' Korea Utara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

    BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUT ke-3 Blitar Patria Tarakan, Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Rehabilitasi Posyandu hingga PJU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilantik, Muhammad Khoiruddin Siap Jadikan DPW APKASINDO Kaltara Jadi Rumah Besar Petani Sawit 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.