Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

5 Gempa Bumi yang Mengguncang Tarakan, Tahun 1923 Paling Dashyat

by Redaksi
07/04/2022
in Headline, Kaltara
A A
5 Gempa Bumi yang Mengguncang Tarakan, Tahun 1923 Paling Dashyat

Ilustrasi Gempa Tarakan

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara pada Kamis (7/4/2022) pukul 16.40 Wita. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter magnitudo 3.4, dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.36 LU dan 117.6 BT, atau tepatnya berlokasi 8 km dari Tarakan pada kedalaman 10 km.

Banyak yang tak menyangka mengapa gempa masih terjadi di salah satu pulau borneo itu. Pasalnya, masyarakat Indonesia masih menilai Kalimantan dikenal sebagai pulau yang aman tanpa gempa. Untuk gempa yang terjadi bulan ramadan tahun ini, BMKG berpendapat dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis shallow crustal earthquake atau jenis intraplate dengan hiposenter dangkal, karena sesar yang aktif. Kondisi tektonik di bagian timur Pulau Kalimantan memang cukup kompleks, sehingga zona ini memang merupakan kawasan paling rawan gempa bumi di Pulau Kalimantan,

RELATED POSTS

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

Selain disebabkan adanya beberapa struktur geologi sesar turun kerawanan, gempa bumi di zona ini juga terjadi karena adanya beberapa struktur sesar mendatar. Zona Nunukan-Tarakan dan sekitarnya secara tektonik diapit tiga sistem sesar mendatar. Di sebelah selatan terdapat dua sistem sesar yang berarah barat daya-tenggara, yaitu zona Sesar Mangkalihat (Mangkalihat fault zone) dan zona Sesar Maratua (Maratua fault zone). Zona Sesar Mangkalihat merupakan sesar kelanjutan dari Sesar Palu-Koro yang melintas dekat Kota Tanjung Redep.

Keberadaan zona Sesar Maratua juga tidak kalah penting untuk diperhatikan karena ujung sesar ini terletak di lautan yang lokasinya berdekatan dengan Kota Tanjung Selor. Adapun di sebelah utara Pulau Tarakan juga terdapat zona Sesar Sempurna (Sempurna fault zone) yang melintas dari Laut Sulawesi hingga Sabah Malaysia, dan melintasi kawasan yang berdekatan dengan Pulau Sebatik. Meski demikian, hingga saat ini kami belum dapat memastikan struktur sesar yang membangkitkan gempa bumi ini.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempabumi tersebut.

Lalu bagaimana sejarah gempa di Tarakan, Kalimantan Utara? Untuk mengetahuinya, berikut ulasan CAKRA NEWS yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Gempa bumi Tarakan 1923
Gempa bumi di Tarakan, Kalimantan Utara, terjadi pada 19 April 1923. Gempa bumi ini memiliki kekuatan 7,0 SR dengan kedalaman hiposenter 40 kilometer dan memiliki intensitas guncangan mencapai VIII MMI. Gempabumi ini menyebabkan banyak kerusakan bangunan rumah dan timbulnya rekahan tanah di Tarakan dan sekitarnya.

2. Gempa bumi Tarakan 1925
Selang dua tahun, gempa bumi kembali melanda tanah Tarakan pada 14 Februari 1925. Guncangan gempa bumi ini dilaporkan mencapai VII MMI dan merusak banyak bangunan rumah.

3. Gempa bumi Tarakan 1936
Dalam catatan sejarah, gempa bumi tahun 1936 merupakan gempa yang ketiga kali terjadi di Tarakan. Gempa yang tepatnya terjadi pada 28 Februari itu berkekuatan 6,5 SR. Gempa bumi ini dilaporkan sangat kuat meskipun tidak menimbulkan korban jiwa.

4. Gempa bumi Tarakan 2015
Pada tahun 2015, gempa tersebut memiliki kekuatan 6,1 SR. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dan berjarak 29 km sebelah timur laut Tarakan. Usai tersebut, gempa bumi susulan masih mengguncang kota Tarakan hingga 16 kali. Meski demikian, gempa bumi tersebut tak berpotensi menimbulkan tsunami.

5. Gempa Tarakan 2017
Gempa bumi pada hari Kamis (21/12/2017) berkekuatan M 4,1. Gempa terjadi pukul 02.22 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M 4,1. Episenter terletak pada koordinat 3,31 LU dan 117,74 BT tepatnya di laut yang berjarak 14 km arah timur laut kota Tarakan dengan kedalaman 10 km. Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Kota Tarakan, Sibengkok, Lingkas, Simpangtiga, Klapa, Bunyu, Juwata, Salimbatu, Bengara, Menjalutung, Tanahmerah, dan Tanjungkeramat.

Tags: BMKGGempaTarakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Pemuda Cinta Pancasila, Nuryan Ardika, mendatangi Mapolres Tarakan untuk mempertanyakan perkembangan laporan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang...

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Aliansi Ormas Adat Lokal Tarakan mendatangi Polres Tarakan, Rabu (26/8/2026), untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan pelecehan atau pemelesetan...

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

Stand Bone Wanuakku Jadi Terbaik 1 di Pekan Kebudayaan Daerah

by Prasetya
26/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Stand Bone Wanuakku meraih predikat Terbaik 1 dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Tarakan 2026 yang berlangsung pada...

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

Aliansi Tarakan Cinta Damai Pertanyakan Hasil Laporan Penistaan Pancasila

by Prasetya
25/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Koordinator Aliansi Masyarakat Tarakan Cinta Damai, Sugiharto, kembali mendatangi Mapolres Tarakan, Selasa (25/8/2026). Ia datang untuk menanyakan langsung...

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

Komisi II Soroti Akses Modal hingga Tata Kelola Keuangan Bank Kaltimtara

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Akses permodalan bagi pelaku usaha hingga tata kelola keuangan daerah menjadi perhatian Komisi II DPRD Kalimantan Utara...

Next Post
Bupati Laura dan Wabup Hanafiah Hadiri Penyerahan LHP BPK Atas Bantuan Keuangan Parpol 2021

Bupati Laura dan Wabup Hanafiah Hadiri Penyerahan LHP BPK Atas Bantuan Keuangan Parpol 2021

Sejarah Sunat yang Wajib Diketahui Warga Tarakan, Ada yang Potong Pakai Kerang Laut!

Sejarah Sunat yang Wajib Diketahui Warga Tarakan, Ada yang Potong Pakai Kerang Laut!

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 3): Masa Kecil Penuh Liku dan Terjal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Yagoal Menghilang, Miliaran Dana Investor ikut Ludes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Datangi Polres Tarakan, Aliansi Adat Lokal Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Pelecehan Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.