Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Marak Mafia Tanah di Sulsel, Menteri Hadi: Kita Berantas!

by Ryan Virgiawan
30/06/2022
in Hukum & Kriminal, Nasional
A A
Marak Mafia Tanah di Sulsel, Menteri Hadi: Kita Berantas!

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahanan Nasional Hadi Tjahjanto berjanji akan memberantas semua mafia tanah yang berada di balik sejumlah sengketa di Sulawesi Selatan (Sulsel)

Ia mengakui, kasus sengekta tanah di Sulsel cukup tinggi, sehingga semua pihak terutama dari kementerian ATR/BPN hingga polisi harus bekerja sama menuntaskan masalah tersebut.

RELATED POSTS

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

DPRD Kaltara Pastikan Pembiayaan JKN Berlanjut, Target UHC 2026 Tetap Dikejar

“Saya juga sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN untuk bersama-sama kepolisian di polda masing-masing berkomitmen memberantas mafia tanah. Ini hanya awal dimulainya komitmen kita bersama dan saya pastikan bahwa prosedur hukum dilalui dengan baik tanpa pandang bulu,” kata Hadi di Makassar, Kamis 30 Juni 2022.

Hadi berkata, pihaknya kini membidik tiga target kasus terkait pemberantasan mafia tanah di Sulsel.

Adapun tiga target dimaksud adalah kasus tanah area Masjid Al Markaz Al Islami, Waduk Tunggu Pampang dan bekas kebun binatang di Jalan Urip Sumoharjo di Makassar.

“Khusus kasus tanah eks kebun binatang ini adalah salah satu bukti komitmen kita bersama antara BPN dengan kepolisian untuk menciptakan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana memaparkan laporan diterima polisi terkait sengketa tanah di Sulsel selama tahun 2021. Dari jumlah tersebut 179 laporan sudah diselesaikan.

Kemudian untuk tahun 2022, laporan polisi yang kami terima adalah 181. Saat ini sudah diselesaikan sebanyak 93 atau 52 persen.

Dari jumlah laporan tersebut, ada empat paling menonjol yakni tindak pidana penyerobotan, pemalsuan, penipuan dan penggelapan. Tak hanya itu, mantan Kapolda Sulawesi Utara ini ada terdapat juga kasus penggelapan hak.

“Dari empat kasus yang menonjol itu yang paling banyak adalah soal penyerobotan,” kata Nana.

Tags: Hadi TjahjantoMafia Tanah
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

by Prasetya
02/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar...

Rapat membahas keberlanjutan pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Pastikan Pembiayaan JKN Berlanjut, Target UHC 2026 Tetap Dikejar

by Prasetya
27/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, BPJS Kesehatan, dan pemerintah kabupaten/kota membahas...

DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

by Prasetya
25/07/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Provinsi Kaltara meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mempercepat pembangunan...

Fraksi Demokrat Soroti Serapan Belanja Modal APBD Kaltara 2025

Fraksi Demokrat Soroti Serapan Belanja Modal APBD Kaltara 2025

by Prasetya
23/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta Pemerintah Provinsi Kaltara menjadikan manfaat pembangunan bagi masyarakat...

Rapat kerja bersama Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Jakarta. (Humas DPRD Kaltara)

DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Perbukuan, Kemendikdasmen Nilai Bisa Jadi Acuan Nasional

by Prasetya
23/07/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengembangan...

Next Post
Jalan Buntu Kontrak Maldini, Sang Legenda akan Tinggalkan AC Milan?

Jalan Buntu Kontrak Maldini, Sang Legenda akan Tinggalkan AC Milan?

Semester I Tahun 2022, Serangan KKB Terus Meningkat dan Brutal di Papua

Semester I Tahun 2022, Serangan KKB Terus Meningkat dan Brutal di Papua

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

    Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua DPRD Kaltara Dorong Penguatan Edukasi untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Komisi I DPRD Kaltara Hadiri Benuanta Economic Forum 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kaltara Minta BNPP Percepat Pembangunan Jalan Malinau-Krayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.