Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Mantan Kepala Sekolah SDN 051 Tarakan Bantah Tuduhan Kasus Intoleransi Agama

by Redaksi
22/11/2021
in Kaltara
A A
Mantan Kepala Sekolah SDN 051 Tarakan Bantah Tuduhan Kasus Intoleransi Agama

Kamal, S.H, mantan Kepala Sekolah SDN 051

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, cakra.news – Kota Tarakan menjadi sorotan terkait adanya dugaan kasus intoleransi agama di ruang lingkup pendidikan.

Kasus ini terjadi di SDN 051 Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yakni tiga kakak beradik beragama Saksi Yehuwa tidak naik kelas karena permasalahan nilai agama di raport.

RELATED POSTS

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Mantan kepala sekolah SDN 051, Kamal, S.H membantah pernyataan tersebut. Ia juga menyesalkan pernyataan Retno yang langsung mengeluarkan statement tanpa mengetahui keadaan di lapangan.

Ia menceriterakan, kejadian bermula ketika (M) salah satu anggota kakak beradik tersebut menolak mengikuti pembelajaran agama.

Menanggapi hal itu, guru pembina agama kristen memanggil orangtuanya dengan menanyakan alasan mengapa anaknya dilarang.

“Orangtuanya menjawab, kita sama-sama orang Kristen tapi Ibu mengakui Yesus sebagai Tuhan sementara kami tidak mengakui,” ungkap Kamal saat menirukan jawaban orangtua (M).

Selanjutnya, sekolah memberikan pembinaan dengan pendekatan edukatif.

Dan akhirnya membuahkan hasil dan mereka siap mematuhi peraturan sekolah. Akan tetapi, selang beberapa waktu (M) membuat ulah lagi karena tidak mau menyanyikan lagu kebangsaan.

Jawabanya pun tetap sama yakni dilarang orangtua karena dalam ajaran agamannya melarang menyanyikan lagu nasional.

Karena pembinaan tidak membuahkan hasil, akhirnya sekolah melakukan rapat dan memutuskan untuk tidak menaikkan kelas serta mengembalikan anak ke orangtuanya dan mempersilahkan orangtuanya mencari sekolah yang sesuai dengan aturannya.

Ia menegaskan bahwa tidak naik kelas bukan karena agama melainkan karena tidak mau mengikuti peraturan sekolah.

Selain itu, anak-anak tersebut tidak lulus pada mata pelajaran kewarganeragaan, olahraga dan agama.

Ia menekankan bahwa nilai agamanya tidak tuntas sementara nilai kewarganegaraan dan olahraga nol.

Terakhir, Ia mengatakan keputusan tidak naik kelas ditentukan oleh guru berdasarkan hasil rapat bukan kepala sekolah.

“Jadi, tidak ada diskriminasi disini,” tutupnya.**

Pewarta : Ade Prasetia Cahyadi

Tags: IntoleransiSDN 051Tarakan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

Ketum APINDO: Kaltara Punya Modal Jadi Pusat Industri Hijau Indonesia

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat industri hijau di Indonesia. Posisi strategis...

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

by Prasetya
16/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Peter Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara periode 2026–2031....

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

Bawaslu Tarakan Matangkan Monev KIP, Perkuat Layanan PPID dan Keterbukaan Informasi

by Prasetya
14/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan mulai mematangkan persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi...

Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. (Humas DPRD Kaltara).

Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penetapan Harga TBS Sawit

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penetapan harga Tandan Buah...

DPRD Kaltara menggelar RDP bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara).

DPRD Kaltara Kawal Percepatan Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang

by Prasetya
14/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Selasa (14/7/2026),...

Next Post
Dugaan Kasus Intoleransi Agama di SDN 051 Kota Tarakan

Dugaan Kasus Intoleransi Agama di SDN 051 Kota Tarakan

DLH Imbau Masyarakat Ikut Menjaga Lingkungan Taman

DLH Imbau Masyarakat Ikut Menjaga Lingkungan Taman

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Ini Tahapan Bai’at Khilafatul Muslimin, Ada 5 Aturan yang Wajib Dipatuhi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekatkan Investasi Emas kepada Masyarakat, Pegadaian Gelar Roadshow Bazar di Kaltara dan Kaltim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia melalui Sistem Kabel Laut NCC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peter Setiawan Kembali Nahkodai APINDO Kaltara, Soroti Regulasi hingga Biaya Logistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.