TARAKAN, CAKRANEWS — Pelaksanaan reses Anggota DPRD Kota Tarakan Muhammad Safri mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Karang Harapan khususnya yang berada di RT 07 dan 08.
Kehadiran wakil rakyat dari Partai Demokrat pada Sabtu, 17 Januari 2026 itu dinilai bukan sekadar mendengar aspirasi, tetapi juga membawa dampak nyata bagi lingkungan warga.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas realisasi dana aspirasi yang sebelumnya telah digelontorkan, khususnya untuk semenisasi jalan lingkungan di Gang Terong dan Gang Mangga. Pembangunan tersebut dinilai sangat membantu mobilitas dan aktivitas warga sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dewan Sapri yang sudah berkenan hadir dan memperjuangkan aspirasi warga. Jalan semenisasi sudah dibantu di dua titik, satu di Gang Terong dan satu di Gang Mangga, dan itu sangat terasa manfaatnya,” ujar Jumiati, Ketua RT 08, ditemui usai reses.
Menurutnya, perhatian terhadap peningkatan jalan lingkungan menunjukkan keberpihakan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Meski demikian, ia menyebut masih terdapat beberapa titik jalan dan drainase yang membutuhkan penanganan lanjutan, mengingat luasnya wilayah RT 08. “RT 08 ini wilayahnya cukup luas, jadi memang masih banyak yang perlu dibenahi. Tapi untuk saat ini kami prioritaskan jalan lingkungan, khususnya lanjutan setelah jembatan di Gang Terong,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, aspirasi juga datang dari sektor keagamaan. Ustadz Zainudin menyampaikan harapan agar Mushola Raudhatul Jannah mendapat perhatian, terutama pembangunan siring di bagian depan mushola karena kondisi bangunan yang mulai miring dan mengganggu kenyamanan ibadah.
Keluhan lain disampaikan Ibu Susi, warga Gang Terong, yang menyoroti kondisi jalan dan jembatan penghubung antar RT 7, 8, dan 9. Sementara itu, Askuri mengungkapkan kekhawatiran terhadap tanjakan jalan di RT 08 yang sempit dan rawan, serta mengusulkan pelebaran jalan. Bahkan, warga disebut siap menghibahkan sebagian lahan demi keselamatan bersama.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhammad Safri meminta Ketua RT 08 bersama warga untuk menentukan skala prioritas, terutama antara kebutuhan rumah ibadah dan jembatan yang dinilai paling mendesak untuk didahulukan.
“Silakan dipilah mana yang paling prioritas, apakah masjid atau jembatan. Itu yang akan kita dorong lebih dulu,” kata Safri.
Ia juga menyampaikan bahwa salah satu aspirasi yang telah diserap berpeluang dieksekusi pada Agustus 2026 apabila terdapat anggaran perubahan. Jika tidak, maka akan diperjuangkan pada tahun anggaran 2027, dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan kebutuhan infrastruktur di Gang Terong.







Discussion about this post