Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Ekonomi

Pengunjuk Rasa Lebanon Blokir Jalan karena Krisis Ekonomi Semakin Parah

by Redaksi
29/11/2021
in Ekonomi, Internasional
A A
Pengunjuk Rasa Lebanon Blokir Jalan karena Krisis Ekonomi Semakin Parah

Ban yang dibakar oleh pengunjuk rasa untuk memblokir jalan di ibukota Beirut pada 29 November 2021.

Share on FacebookShare on Twitter

BEIRUT, cakra.news – beberapa pengunjuk rasa di Lebanon membakar ban, memblokir jalan di seluruh bagian Lebanon pada Senin (29/11/2021) sebagai protes atas krisis ekonomi negara itu.

Kerusuhan ini dipicu merosotnya nilai Pound Lebanon ke posisi terendah dalam beberapa hari terakhir.

RELATED POSTS

IKN dan KIPI di Depan Mata, Pemprov Kaltara Minta Pelajar Bersiap Ambil Peluang

PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

Krisis ekonomi Lebanon, yang meletus pada 2019, telah mendorong lebih dari tiga perempat populasi ke dalam kemiskinan dan mata uang lokal anjlok lebih dari 90%.
Pound Lebanon merosot ke lebih dari 25.000 terhadap dolar pekan lalu, dari semula pada tahun 2019 di 1.500.

Jalan-jalan diblokir oleh ban yang terbakar di Beirut tengah, Tripoli di Lebanon utara dan kota Sidon Selatan.

Para pengunjuk rasa Lebanon bertepuk tangan saat mereka meneriakkan slogan-slogan selama protes di ibukota Beirut pada 29 November 2021, saat negara itu berjuang dengan krisis ekonomi yang mendalam.

Ada sedikit kemajuan sejak pemerintahan Perdana Menteri Najib Mikati diangkat pada September setelah lebih dari satu tahun kebuntuan politik yang memperparah krisis.

Pemerintah Mikati telah lumpuh sejak perselisihan mengenai penyelidik utama ledakan fatal di pelabuhan Beirut tahun lalu berkobar dalam rapat kabinet pada 12 Oktober.
Kabinet belum bertemu sejak itu.

Subsidi telah dikurangi pada hampir semua barang termasuk bahan bakar dan obat-obatan, mendorong kenaikan harga karena layanan dasar seperti layanan kesehatan runtuh.

Fokus utama kabinet adalah menghidupkan kembali pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional, yang diperlukan untuk membuka bantuan asing. Tetapi kesepakatan tentang angka-angka keuangan penting, persyaratan untuk memulai negosiasi, belum tercapai.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : CNN

Tags: BlokadeKrisisUnjuk Rasa
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Pemprov Ajak Pelajar Siapkan SDM Unggul Sambut Era IKN dan KIPI. (Humas DKISP Kaltara).

IKN dan KIPI di Depan Mata, Pemprov Kaltara Minta Pelajar Bersiap Ambil Peluang

by Prasetya
06/06/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak generasi muda, khususnya kalangan pelajar, untuk bersiap diri menghadapi...

PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

by Prasetya
04/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, aman, dan nyaman, PT Pesonna Optima Jasa (POJ) melaksanakan kegiatan...

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

by Prasetya
26/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat terhadap kapal PELNI menjelang libur...

Persoalan Internal Belum Rampung, Perubahan Perda PT MKJ Ditunda

Persoalan Internal Belum Rampung, Perubahan Perda PT MKJ Ditunda

by Prasetya
26/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muddain, meminta pembahasan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) PT Migas...

Harga Sawit di Kaltara Ambruk Usai Pidato Prabowo, Petani Mulai Cemas

Harga Sawit di Kaltara Ambruk Usai Pidato Prabowo, Petani Mulai Cemas

by Prasetya
26/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendadak ambruk usai pidato...

Next Post
Sedikitnya 19 Tewas dalam Kecelakaan Bus di Meksiko Tengah

Sedikitnya 19 Tewas dalam Kecelakaan Bus di Meksiko Tengah

Polisi Ciduk Tiga Pelaku Diduga Pengedar Sabu

Polisi Ciduk Tiga Pelaku Diduga Pengedar Sabu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ferdy Sambo Simpan Duit Rp 900 Miliar dalam Bunker, Benarkah?

    Daftar Lengkap 7 Pelanggaran Kode Etik yang Diborong Ferdy Sambo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Pesonna Optimal Jasa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PT Pegadaian UPC Kampung Empat Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Fakta yang Belum Terungkap dari Kasus Pembunuhan Nabila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gempa Bumi yang Mengguncang Tarakan, Tahun 1923 Paling Dashyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.