TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Internasional Juwata Tarakan memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski kembali menjadi lokasi penyampaian aspirasi dari Aliansi Mahasiswa Perbatasan Melawan, Selasa (30/6/2026).
Aksi yang berlangsung di depan pintu masuk bandara itu diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan bersama jajaran. Perwakilan Maskapai Susi Air juga hadir untuk menerima aspirasi yang berkaitan dengan layanan penerbangan perintis.
Pihak bandara menegaskan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu operasional penerbangan maupun pelayanan kepada penumpang.
Menindaklanjuti tuntutan mahasiswa, Bandara Juwata mengambil sejumlah langkah. Salah satunya memasang banner berisi informasi tarif resmi penerbangan perintis di area bandara agar masyarakat dapat mengetahui besaran tarif sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pihak bandara juga memperkuat koordinasi dengan Maskapai Susi Air dan instansi terkait guna memastikan tarif penerbangan perintis diterapkan sesuai regulasi. Hasilnya, penyesuaian harga tiket telah direalisasikan bahkan sebelum batas waktu 7×24 jam yang sebelumnya diminta dalam aksi.
Plh. Kepala Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan mengatakan pihaknya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat selama dilakukan secara damai dan sesuai aturan.
“Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Bandara Juwata senantiasa mengedepankan dialog dan koordinasi dalam menyikapi setiap masukan. Aspirasi yang menjadi kewenangan kami telah kami tindak lanjuti secara cepat, bahkan sebelum tenggat waktu yang diminta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).
Ia menambahkan, untuk aspirasi yang berada di luar kewenangan pengelola bandara, pihaknya telah memfasilitasi komunikasi dengan menghadirkan perwakilan Maskapai Susi Air agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang.
“Sementara itu, aspirasi yang berada di luar kewenangan Bandara Juwata akan terus kami koordinasikan dengan pihak yang berwenang,” tambahnya.
Bandara Juwata juga memastikan seluruh aktivitas kebandarudaraan selama aksi berlangsung tetap berjalan lancar. Pelayanan penumpang, jadwal penerbangan, hingga aspek keamanan dan keselamatan tetap terjaga berkat koordinasi dengan Polres Tarakan, Polda Kalimantan Utara, TNI AU Anang Busra, penyelenggara navigasi penerbangan, maskapai, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Pihak bandara berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di kawasan bandara mengingat Bandara Juwata merupakan objek vital nasional yang melayani kebutuhan transportasi udara masyarakat, khususnya di Kalimantan Utara.








Discussion about this post