TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, masih menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Komisi III mendorong pemerintah provinsi memperkuat dukungan anggaran agar pembangunan di kawasan perbatasan tersebut dapat dipercepat.
Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, menyampaikan hal itu saat menyerap aspirasi masyarakat Krayan Selatan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kaltara, Tanjung Selor.
Menurut Jufri, keterbatasan dukungan anggaran menjadi salah satu faktor yang membuat pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia belum berjalan optimal.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dapat memberikan dukungan anggaran yang memadai agar pembangunan infrastruktur dasar di Krayan segera terealisasi,” ujar Jufri.
Ia menegaskan pembangunan kawasan perbatasan membutuhkan dukungan lintas pemerintahan. Tidak hanya DPRD dan Pemprov Kaltara, pemerintah pusat juga dinilai perlu terlibat dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur di Krayan.
“Pembangunan kawasan perbatasan membutuhkan komitmen bersama. Ketika dukungan anggaran tersedia, pelaksanaan pembangunan tentu akan lebih cepat dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Jufri memastikan Komisi III akan mengawal aspirasi yang disampaikan masyarakat Krayan dalam RDP tersebut agar dapat diteruskan ke pembahasan program prioritas pembangunan daerah.
“Kami ingin kebutuhan dasar masyarakat di Krayan menjadi perhatian bersama sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya.










Discussion about this post