BALI, CAKRANEWS – Pimpinan DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (Rakernas ADPSI) 2026 di Bali. Sejumlah isu strategis daerah, mulai dari penguatan fiskal hingga pengembangan energi baru dan terbarukan, menjadi pembahasan dalam forum tersebut.
Rakernas ADPSI 2026 digelar di Bali, Senin (29/6/2026). Delegasi DPRD Kaltara dipimpin Ketua DPRD Kaltara H Achmad Djufrie, didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltara H Muddain serta Sekretaris DPRD Kaltara Mohammad Pandi.
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus. Rakernas menjadi forum pertemuan pimpinan DPRD provinsi se-Indonesia bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sejumlah persoalan yang berkaitan dengan pembangunan daerah dibahas dalam forum tersebut. Di antaranya penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, peningkatan investasi, serta pengembangan energi baru dan terbarukan.
“Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi pendapatan asli daerah, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, peningkatan investasi, hingga pengembangan energi baru dan terbarukan,” ungkap Ketua DPRD Kaltara.
Selain sektor ekonomi, pembahasan juga menekankan peran DPRD dalam menjalankan tiga fungsi utama, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Fungsi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
DPRD Kaltara menyatakan akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi strategis yang dihasilkan dalam Rakernas ADPSI 2026. Hasil forum tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam mendorong pembangunan Kaltara sekaligus mendukung target Indonesia Emas 2045.










Discussion about this post