TANJUNG SELOR , CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat pembenahan fasilitas pendidikan di SMAN 2 Tanjung Selor. Tiga fasilitas baru senilai Rp1,18 miliar mulai dibangun agar seluruh kegiatan belajar mengajar dapat terpusat di satu lokasi.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang di lingkungan SMAN 2 Tanjung Selor, Rabu (19/8/2026).
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan yang mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Zainal mengatakan revitalisasi dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat sebagian siswa SMAN 2 Tanjung Selor masih harus mengikuti kegiatan di gedung lama yang berada di Selimau Jalur 4.
“Pembangunan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Selama ini siswa masih harus bolak-balik ke gedung lama. Kami berharap setelah fasilitas ini selesai, kegiatan belajar mengajar bisa terpusat di satu lokasi,” kata Zainal.
Tiga fasilitas yang dibangun yakni ruang administrasi dan guru, laboratorium komputer/TIK dan STEM, serta perpustakaan.
Menurut Zainal, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya untuk mengatasi keterbatasan ruang, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, literasi, dan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi.
Dia pun mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah terhadap penguatan sarana pendidikan di Kaltara.
Secara keseluruhan, Kaltara memperoleh bantuan revitalisasi pada 23 titik sekolah yang mencakup SMA, SMK, dan SLB.
“Dukungan ini sangat berarti bagi Kaltara, terlebih kita merupakan daerah perbatasan yang masih memiliki tantangan dalam akses pendidikan,” ujar Zainal.
Selain pembangunan tiga fasilitas tersebut, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan terus mengusulkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB).
Usulan itu tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar di SMAN 2 Tanjung Selor, tetapi juga sekolah lainnya di Kaltara.
Zainal juga meminta pelaksana teknis, kontraktor, dan jajaran Disdikbud memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan berkualitas.
Dia menekankan agar pelaksanaan pembangunan tetap mengedepankan transparansi serta akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.
Kepada para siswa, Zainal berpesan agar fasilitas yang nantinya tersedia dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses belajar.
“Manfaatkan fasilitas yang dibangun ini sebaik-baiknya untuk belajar dan meningkatkan prestasi,” pesannya.
Program revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltara memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang lebih layak dan sesuai kebutuhan.
Peletakan batu pertama turut dihadiri Plt Kepala Disdikbud Kaltara Hasanuddin, Kepala DKISP Kaltara Iskandar, Kepala BPMP Kaltara Andrianus Hendro Triatmoko, Kepala SMAN 2 Tanjung Selor Hj. Kartinem, jajaran komite sekolah, guru, serta tokoh masyarakat.










Discussion about this post