Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Konflik Sengketa Lahan, Diduga Aparat Kepolisian Menembaki dan Menangkap Puluhan Warga

by Redaksi
17/12/2021
in Nasional
A A
Konflik Sengketa Lahan, Diduga Aparat Kepolisian Menembaki dan Menangkap Puluhan Warga

ilustrasi : warga memasang tenda di areal sengketa lahan di Mesuji

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, cakra.news – Pius Situmorang bersama Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), Jumat (17/12/2021) melakukan konferensi pers terkait dugaan penembakan dan penangkapan warga yang dilakukan oleh aparat kepolisian Polda Sumatera Selatan.

Pius Situmorang adalah salah satu perwakilan warga yang menjadi korban atas dugaan tindak represif aparat kepolisian atas konflik sengketa tanah di Desa Sukmukti, Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan pada Kamis (16/12/2021) malam.

RELATED POSTS

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

Setidaknya, terdapat belasan warga yang ditangkap dan belum kembali hingga saat ini.

Diceritakan Pius, sekitar seratus orang aparat kepolisian mendatangi lokasi sengketa yang ditempati oleh warga sekitar pukul 19.30 malam. Setelahnya, pihak kepolisian mengumpulkan seluruh KTP dan menyita ponsel warga.

“Ratusan aparat kepolisian secara bersamaan mendatangi warga, mengusir paksa, membongkar tenda-tenda yang berdiri sebagai tempat tinggal, menahan paksa dan memeriksa telepon genggam yang diduga untuk menghalangi dokumentasi warga, hingga menyita data pribadi masyarakat yakni KTP warga tanpa memberitahukan alasan yang jelas,” ujar Pius dalam konferensi pers, Jumat (17/12/2021).

Berdasar catatan PBHI, sekitar 30 orang warga Desa Sukamukti yang mendirikan tenda di area sengketa, diminta untuk segera membongkar tenda dan keluar dari area tersebut. Tak berapa lama, datang empat mobil milik warga yang menuju lokasi warga ditembaki oleh pihak kepolisian secara tiba-tiba hingga seluruhnya rusak parah. Bahkan, satu mobil tidak dapat dikendarai lagi. Sedangkan, satu mobil dibawa polisi, dan dua lainnya dibawa pemiliknya.

Setelah penembakan tersebut, aparat membawa lebih dari sepuluh orang ke Polda Sumatera Selatan.

Penembakan tersebut juga mengakibatkan dua orang warga luka-luka.

Kepala Divisi Advokasi PBHI, Chikita Edrini mengungkapkan perilaku aparat kepolisian sebagai tindakan penggunaan kekuatan secara berlebihan.

Ia menduga tindakan represif dari aparat merupakan respons atas surat yang dikirimkan Anggota DPR RI Komisi IX Sihar Sitorus sebagai investor PT Treekreasi Margamulia (TMM) kepada Kapolri Listyo Sigit.

Selain itu, kasus sengketa lahan tersebut masih dalam proses penyelesaian.

Atas peristiwa yang terjadi, pihaknya menganggap kepolisian menunjukkan keberpihakan pada PT TMM.

Pasalnya, kata Dia, Sekretaris Direktorat Tata Ruang Kementerian ATR BPN Budi Suryanto, Direktur Penanganan Sengketa Pertahanan, Firdaus, dan Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga bersama petani telah menyepakati bahwa penyelesaian konflik akan dilakukan dengan mediasi dan damai serta meminta Kepolisian untuk bersikap netral.

“Sebaliknya pada hari ini kami mendapati kekerasan dan penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh aparat.

Ini menunjukkan bahwa Kepolisian memiliki keberpihakan terhadap penyelesaian konflik yang terjadi di Mesuji, OKI,” ujar Chikita.

Sejauh ini, belum mendapatkan keterangan dari kepolisian setempat perihal penembakan dan penangkapan warga terkait sengketa lahan tersebut.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : CNN Indonesia

Tags: AparatKonflikSengketa Lahan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. (Foto: DKISP Kaltara)

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

by Prasetya
18/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen

by Prasetya
12/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menutup kinerja perseroan tahun buku 2025 dengan hasil yang mencerminkan keberlanjutan penciptaan...

Usung Tagline HMI Progresif, Fadhil Qobus Menang Telak Dalam Konferensi HMI Cabang Tarakan

Usung Tagline HMI Progresif, Fadhil Qobus Menang Telak Dalam Konferensi HMI Cabang Tarakan

by Prasetya
11/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Estafet kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tarakan resmi berganti. Muhammad Fadhil Qobus terpilih menjadi Formateur/Ketua Umum...

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

by Prasetya
07/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS — PT Pegadaian meraih Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 untuk kategori Multifinance Call Center dalam ajang...

Kuliah Umum UBT Hadirkan Wamen Haji, Bahas Ekonomi dan SDM Unggul

Kuliah Umum UBT Hadirkan Wamen Haji, Bahas Ekonomi dan SDM Unggul

by Prasetya
04/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Universitas Borneo Tarakan (UBT) menggelar kuliah umum bertajuk Entrepreneurship University: Menyiapkan SDM Unggul dalam Industri Haji Global,...

Next Post
Seorang Ayah Tega Menawarkan Anaknya Kencan dengan Enam Pria

Seorang Ayah Tega Menawarkan Anaknya Kencan dengan Enam Pria

Modus Dijadikan Badut Keliling, Pria di Binjai Cabuli Anak di Bawah Umur

Modus Dijadikan Badut Keliling, Pria di Binjai Cabuli Anak di Bawah Umur

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.