Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Angka Kemiskinan Kota Tarakan Kok Meningkat Pak Khairul?

by Prasetya
09/04/2022
in Headline, Politik
A A
Wali Kota Tarakan Khairul (Foto: Ade/CAKRA NEWS)

Wali Kota Tarakan Khairul (Foto: Ade/CAKRA NEWS)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS– Angka kemiskinan masyarakat Kota Tarakan mengalami peningkatan. Dari 17,33 menjadi 17,57 ribu jiwa di tahun 2021.

Hal ini tentu menjadi perhatian khusus Wali Kota Tarakan, dr Khairul. Ia beralasan, kenaikan tersebut disebabkan karena standar kemiskinan mengalami kenaikan .

RELATED POSTS

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

Pansus DPRD Kaltara Harmonisasi Dua Ranperda Strategis di Kementerian Hukum Kaltim

“Mengapa angka kemiskinan kenaikan naik, yah karena standarnya meningkat. Tahun 2019 dan 2018 standar kemiskinannya itu lebih rendah dibanding sekarang. Contoh saja, tahun 2018, seseorang dikategorikan miskin jika memilki pengeluaran kurang dari Rp654.308, sedangkan di tahun 2019 naik menjadi Rp696.585. Di tahun 2021 ini, naik lagi menjadi Rp 711.268,” ucapnya kepada CAKRA NEWS saat ditemui di Kantor Wali Kota Tarakan pada Jumat (8/4/2022).

Kendati angka kemiskinan naik, Khairul menyebutkan angka pengangguran di Tarakan turun dari 5,86 menjadi 4,94. Menurutnya, hal ini terjadi karena pekerja di Tarakan belum memilki penghasilan yang tetap.

“Yah mungkin karena meskipun dia sudah bekerja namun pendapatnya kurang sehingga dikategorikan miskin,” ungkapnya.

Terpisah, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr Margiyono mengemukakan alasan mengapa kemiskinan naik meskipun angka pengangguran di Tarakan turun. Menurutnya, pekerja di Kota Tarakan pada sektor informal meningkat.

Mereka, lanjutnya, lebih memiliki kerentanan karena tidak ada ikatan, pendapatan yang tetap, jaminan hari tua, dan lain sebagainya. Untuk itu, pemerintah perlu memberi perhatian lebih kepada pekerja sektor informal.

“Pekerja informal lebih memiliki kerentanan dalam kehidupan ekonomi karena tidak ada ikatan dan kejelasan pendapatan,” kata dia

Pewarta: Ade Prasetia Cahyadi

ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

Bandara Juwata Terima Aksi Mahasiswa, Tarif Tiket Perintis Kini Dipasang Terbuka

by Prasetya
03/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Internasional Juwata Tarakan memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal meski kembali menjadi lokasi penyampaian aspirasi dari Aliansi...

Pansus bersama tim Kementerian Hukum mengharmonisasikan dua Ranperda strategis. (Humas DPRD Kaltara)

Pansus DPRD Kaltara Harmonisasi Dua Ranperda Strategis di Kementerian Hukum Kaltim

by Prasetya
03/07/2026
0

SAMARINDA, CAKRANEWS – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengikuti rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Kantor Wilayah...

Pansus I DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja finalisasi pembahasan Rancangan Perubahan Perda Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), Senin (29/6/26)

DPRD Kaltara Dorong Percepatan Inventarisasi Aset Pasca-Pemekaran Kaltim

by Prasetya
29/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengebut finalisasi pembahasan Rancangan Perubahan Perda Nomor 18 Tahun...

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Saleh,  menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kabupaten Nunukan

Anggota DPRD Kaltara Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak dan Ekonomi Kreatif di Nunukan

by Prasetya
28/06/2026
0

NUNUKAN, CAKRANEWS - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Saleh,  menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kabupaten Nunukan....

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Moh. Nafis, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Provinsi Kaltara Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan

Sosialisasi di Bulungan, Nafis Tegaskan Layanan Kesehatan Layak Adalah Hak Dasar Warga

by Prasetya
27/06/2026
0

BULUNGAN, CAKRANEWS – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Moh. Nafis, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Provinsi Kaltara...

Next Post
Peringatan HUT TNI AU ke-76 (Foto: Ade /CAKRA NEWS)

Rayakan HUT TNI AU Ke-76, Ini Harapan Komandan Lanud Anang Busra

Ular 4 Meter Berkeliaran Jumat Malam, Bikin Warga Perumnas Tarakan Merinding

Ular 4 Meter Berkeliaran Jumat Malam, Bikin Warga Perumnas Tarakan Merinding

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru Honorer di Kota Tarakan Dinilai Sudah Cukup Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Malinau Hadiri Pelantikan Seluruh Pengurus KKSS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Isu ‘Sertifikat Tempelan’, DPRD Kaltara Minta Jalur Prestasi SPMB Diverifikasi Ulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.