Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Ada Kabar Gembira dari Dokter Devi Soal PPKM Tarakan, Simak Goy!

by Prasetya
08/06/2022
in Headline, Kaltara
A A
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Setelah kurang lebih empat bulan lamanya menyandang status level 2 PPKM, kini Kota Tarakan bisa bernafas lega.

Pasalnya per tanggal 6 Juni 2022, status PPKM Kota Tarakan turun menjadi level 1. Hal tersebut dipastikan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2022.

RELATED POSTS

Bandara Juwata Uji Kesiapan Darurat, Simulasi Pemadam Kebakaran Digelar di Runway 24

Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Kabar ini pun disambut baik oleh Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti. “Syukurlah Tarakan sudah berada di level 1. Ini perjuangan kita bersama,” ucapnya kepada CAKRANEWS saat ditemui di Tarakan, Rabu (8/6/2022).

Wanita yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinkes Kota Tarakan ini menerangkan penyebab mengapa Tarakan terlalu lama berada di PPKM level 2. Menurut dia, hal tersebut dipengaruhi permasalahan input data angka tracing.

“Tarakan ini kan masih ada satu kasus. Jadi kita harus melakukan tracing ke semuanya. Dalam proses tersebut, tidak hanya melakukan tracing namun juga melakukan input data. Terlebih lagi, penginputan membutuhkan kerjasama antara antar OPD terkait. Mungkin saja, dalam proses tersebut ada yang lupa, tapi apapun itu semuanya berpulang dari pengolahan data di pusat,” jelasnya.

Kendati telah dinyatakan level PPKM 1, dokter Devi meminta masyarakat jangan lengah dan tetap waspada. Sebab, katanya, status Covid-19 masih berada di pandemi belum beralih ke endemi. “Covid-19 ini kan masih pandemi dan sifatnya dinamis. Jadi saya minta masyarakat tetap waspada patuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Saat disinggung mengapa hingga saat ini pasien tersebut masih terindifikasi covid-19. Dokter Devi menjawab bahwa pasien tersebut mengalami komorbid.

“Pasien yang terindifikasi ini mengalami komorbid dengan penyakit bawaan paru-paru sehingga memerlukan waktu yang lama dalam proses penyembuhan. Perlu saya ingatkan bahwa proses penyembuhan tergantung kondisi bawaan pasien. Seperti pasien bergejala ringan membutuhkan 13 hari, sedangkan tanpa gejala itu 10 hari. Karena pasien ini mengarah sedang ke berat jadi membutuhkan waktu yang lama,” ungkapnya.

 

Pewarta : Ade Prasetia Cahyadi

Tags: Dinkes Kota TarakanPPKM
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Bandara Juwata Uji Kesiapan Darurat, Simulasi Pemadam Kebakaran Digelar di Runway 24

Bandara Juwata Uji Kesiapan Darurat, Simulasi Pemadam Kebakaran Digelar di Runway 24

by Prasetya
29/10/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Juwata Tarakan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat penerbangan melalui latihan gabungan penanganan keadaan darurat bandar udara. Latihan...

Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

by Prasetya
20/10/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyiapkan langkah untuk mempercepat pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) senilai...

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

by Prasetya
01/10/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi melakukan spin-off atau pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke PT...

Tiket Kapal PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan

Tiket Kapal PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan

by Prasetya
29/09/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS— PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) terus mengembangkan layanan pemesanan tiket untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi...

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian

Pegadaian Kembali Raih ISO 22301 : 2019, Bukti Ketangguhan dan Kehandalan Pegadaian

by Prasetya
20/09/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Pegadaian terus berkomitmen memperkuat ketangguhan dan keberlangsungan bisnis. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya sertifikasi ISO 22301:2019 untuk...

Next Post
Tim Balai Veteriner Banjarbaru memeriksa hewan ternak milik warga (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Hewan Kurban Terjangkit PMK Haram? Ini Penjelasan MUI Tarakan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Ini Alasan Pemerintah Lanjutkan PPKM Sebulan ke Depan, Simak Ya

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fakta dan Makna Gerpolek, Buku Legendaris Tan Malaka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesta Gotilon HKBP Tarakan Sukses Terlaksana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jogja Jadi Daerah dengan Tarif Open BO Termahal, Harganya Capai Rp14 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.