Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Politik

Ada Sosok Rahasia yang Menggoda PKS Masuk Kabinet Jokowi, Siapa Tuh?

by Ryan Virgiawan
30/10/2022
in Politik
A A
Ada Sosok Rahasia yang Menggoda PKS Masuk Kabinet Jokowi, Siapa Tuh?

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai oposisi pemerintah disebut sedang digoda-goda oleh pihak Istana untuk bergabung di kabinet Jokowi-Ma’ruf dan mengambil dua kursi menteri.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman tidak menampik soal tawaran masuk kabinet, bahkan mulai dari periode pertama Presiden Joko Widodo.

RELATED POSTS

Hasan Saleh Bagikan 10 Ton Beras di Tarakan, Sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Perkuat Akuntabilitas, Bawaslu Tarakan Ukur Pemahaman Parpol Lewat Survei Layanan Pemilu

“Kalau masalah ditawari masuk kabinet sih sejak periode pertama juga kami ditawari. Tapi kami ucapkan terima kasih dan kami tetap di luar pemerintahan,” kata Sohibul, seperti dikutip dari Merdeka, Sabtu 29 Oktober 2022.

Terkait informasi terbaru bahwa PKS ditawari dua kursi menteri, menurut Sohibul tawaran itu justru datang dari orang di dalam kabinet Jokowi, bukan dari presiden secara langsung.

Sohibul mengungkap, bahwa pihak menawari PKS masuk kabinet itu menjabat sebagai menteri sekaligus ketua umum partai politik.

Seperti diketahui, di kabinet Jokowi ada tiga menteri yang menjabat sebagai ketua umum parpol, yakni, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan.

“Sekarang memang berhembus isu PKS ditawari dua posisi menteri. Kami telusuri info ini, katanya itu usulan dari seorang menteri yang juga ketum sebuah partai,” ujar Sohibul.

Namun, Sohibul tak mau membuka identitas menteri sekaligus ketum parpol itu, dan memilih merahasiakannya.

Menurut dia, tawaran dua kursi menteri tersebut justru belum sampai ke PKS. Hanya saja, menurut informasi, Jokowi senang apabila PKS bisa masuk kabinet.

“Konon Pak Jokowi senang dengan usulan tersebut. Tapi entah bagaimana tiba-tiba info tersebut disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Padahal tawaran tersebut belum sampai kepada kami. Jadi kami bingung,” ucap Sohibul.

Tags: menteripks
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Hasan Saleh Bagikan 10 Ton Beras di Tarakan, Sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Hasan Saleh Bagikan 10 Ton Beras di Tarakan, Sekaligus Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

by Prasetya
30/04/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS – Bantuan pangan berupa beras premium disalurkan kepada warga di Tarakan, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan...

Perkuat Akuntabilitas, Bawaslu Tarakan Ukur Pemahaman Parpol Lewat Survei Layanan Pemilu

Perkuat Akuntabilitas, Bawaslu Tarakan Ukur Pemahaman Parpol Lewat Survei Layanan Pemilu

by Prasetya
29/04/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS- Saat pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi di Sekretariat Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tarakan, Bawaslu Kota Tarakan melakukan Survei Persentase...

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

by Prasetya
28/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – UMKM di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya didorong untuk sekadar “Go Digital”. Transformasi digital harus...

Perkuat Kualitas Demokrasi, Bawaslu Tarakan Konsolidasi ke KPU

Perkuat Kualitas Demokrasi, Bawaslu Tarakan Konsolidasi ke KPU

by Prasetya
29/01/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota...

Bawaslu–Disdukcapil Tarakan Konsolidasi Demokrasi, Fokus Akurasi Data Pemilih

Bawaslu–Disdukcapil Tarakan Konsolidasi Demokrasi, Fokus Akurasi Data Pemilih

by Prasetya
29/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan menggelar konsolidasi demokrasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

Next Post
Begini Kondisi 2 WNI Korban Tragedi Halloween di Itaewon

Begini Kondisi 2 WNI Korban Tragedi Halloween di Itaewon

Indonesia Peringkat Ke-64 dalam Urutan Negara Paling Taat Hukum, Harus Bangga atau Tidak?

Indonesia Peringkat Ke-64 dalam Urutan Negara Paling Taat Hukum, Harus Bangga atau Tidak?

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Kuliah Umum UBT Hadirkan Wamen Haji, Bahas Ekonomi dan SDM Unggul

    Kuliah Umum UBT Hadirkan Wamen Haji, Bahas Ekonomi dan SDM Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pendaftar Pertama! Abdul Salam Maju Calon Ketum HMI Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SePOI Bentangkan Spanduk di Monas saat May Day 2026, Desak Aturan Tegas untuk Ojol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • May Day Tanpa Demo, KSBSI Kaltara Pilih Aksi Berbagi Sembako dan Dialog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Video Mesum Berseragam SMA di Bulukumba, Polisi Masih Selidiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.