Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Fakta-fakta di Balik Pengungkapan Kasus Penyelundupan Sabu 6 Kg

by Prasetya
15/10/2024
in Headline, Hukum & Kriminal, Kaltara
A A
Fakta-fakta di Balik Pengungkapan Kasus Penyelundupan Sabu 6 Kg
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Ditpolairud Polda Kaltara memusnahkan 6 Kg sabu yang berhasil diungkap pada September 2024 lalu. Pemusnahan dilakukan di Mako Ditpolairud Polda Kaltara yang berada di Kecamatan Tarakan Utara dan dihadiri pihak Kejaksaan, Pengadilan, dan Labkesda, Selasa, 15 Oktober 2024.

Dalam perkara ini, terdapat sejumlah fakta yang menarik diungkap. Dirangkum CAKRANEWS, Selasa 15 Oktober 2024, berikut fakta-fakta di balik terbongkarnya penyelundupan sabu 6 Kg oleh Ditpolairud Polda Kaltara.

RELATED POSTS

LMND Kaltara Pertanyakan Anggaran Beasiswa Kaltara Cerdas yang Tak Kunjung Cair

Bebika FC Juara DPRD Cup II 2025, Taklukkan PS Celebes Lewat Adu Penalti

1. Kronologi Pengungkapan Sabu

Direktur Polairud Polda Kaltara, Kombes Pol Bambang Wiriawan menerangkan, upaya penyelundupan itu terjadi pada Kamis 5 September 2024, pagi. Dalam perkara ini, pihaknya menangkap terduga pelaku berinisial WN, yang diduga menjadi kurir sabu. Dari pengakuannya, WN diperintah oleh pelaku B, diduga warga Malaysia untuk mengambil sabu-sabu.

WN merupakan warga Kendari yang sengaja didatangkan untuk menjemput sabu-sabu. Dia diberi uang tranportasi oleh pelaku B sebesar Rp5 juta.

Setelah sampai di Tarakan, WN dijemput pria berinisial A, yang saat ini juga menjadi DPO. Selain menjemput WN, pelaku A juga bertugas untuk mengantar pelaku mengambil sabu ke perairan Tawau, Malaysia.

“Jadi tidak di darat tapi di tengah laut. Ada speed dari Malaysia yang menjumpai dan mengantarkan satu karung berwarna putih diserahkan kepada WN,” ucapnya.

Usai mengambil sabu, WN bersama A langsung membawa barang sabu  ke Tarakan, dengan menyamarkannya di ember kemudian ditumpuk barang kebutuhan pokok. Polisi berhasil mencegat pelaku di perairan sekitar Bandara Juwata Tarakan, tempat WN dan A bersandar. Sayangnya, A gagal diamankan polisi sebab terlebih dahulu kabur setelah mengantar WN.

Polisi pun menggeledah tersangka WN dan menemukan sabu tersebut. “Ternyata di dalam karung itu terdapat empat ember yang disusun ditumpuk rapi dengan ember. Di dalam ember paling atas diisi milo, tepung, dan susu kaleng untuk mengelabuhi petugas. Sementara di bawah ember yang sudah dimodifikasi itu berisi satu plastik sabu di duga berisi sabu,” paparnya.

2. Tujuan Peredaran Sabu

Bambang Wiriawan mengungkap sabu rencananya akan dibawa menuju Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara menggunakan Kapal Pelni. Jika berhasil, WN dijanjikan upah uang sebesar Rp 80 juta.

3. Pelaku Gunakan Modus Baru

Dalam perkara ini, jajaran Ditpolairud Polda Kaltara mengungkap modus baru penyelundupan sabu yang dilakukan oleh para bandar. Yakni dengan memasukkan sabu ke dalam ember yang telah dimodifikasi. Kemudian menyamarkan dengan sejumlah barang, seperti milo, susu, dan tepung.

“Yah ini modus baru karena kami baru menemukan. Selama ini kan selalu pakai Teh Cina, di Nunukan kemarin juga Teh Cina ini kan modus baru,” kata Direktur Polairud Polda Kaltara Kombes Pol Bambang Wiriawan.

Lebih jauh dijelaskannya, ember yang digunakan pelaku telah dimodifikasi dimana pada bagian bawahnya diberi sekat.  Dia menyebut dengan modus semacam ini, aksi pelaku tersamarkan. Sebab selama ini banyak masyarakat yang menggunakan ember untuk menyimpan oleh-oleh. “Jadi seakan pelaku ini TKI ini baru pulang membawa oleh-oleh,” terangnya.

4. DPO Belum Tertangkap

Hingga Selasa, 15 Oktober 2024, polisi baru berhasil pelaku WN. Sementara DPO lainnya yakni B dan A belum juga tertangkap. Diketahui, A bertugas menjemput WN di Tarakan dan mengantar pelaku mengambil sabu ke perairan Tawau, Malaysia. Sementara B diduga sebagai pengendali sabu dari Malaysia.

Bambang menegaskan pihaknya terus berupaya menangkap pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus sabu 6 kg. Pihaknya menduga DPO sudah tidak ada di Tarakan dan diduga kabur menuju Malaysia. “Sekarang kami cari ini tidak ada termasuk speednya. Kemungkinan apakah dia lari ke Tawau, Malaysia atau bagaimana,” ucapnya.

 

 

Tags: Ditlantas Polda KaltaraKaltaraSabu
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

LMND Kaltara Pertanyakan Anggaran Beasiswa Kaltara Cerdas yang Tak Kunjung Cair

LMND Kaltara Pertanyakan Anggaran Beasiswa Kaltara Cerdas yang Tak Kunjung Cair

by Prasetya
16/12/2025
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS — Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kalimantan Utara mempertanyakan kejelasan pencairan anggaran program Beasiswa Kaltara Cerdas...

Bebika FC Juara DPRD Cup II 2025, Taklukkan PS Celebes Lewat Adu Penalti

Bebika FC Juara DPRD Cup II 2025, Taklukkan PS Celebes Lewat Adu Penalti

by Prasetya
14/12/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Bebika FC keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola DPRD Cup II Tarakan 2025 usai menaklukkan juara bertahan...

Serangkaian Kegiatan Hasan Saleh di Tarakan, Salurkan Bantuan hingga Dorong Gemar Makan Ikan

Serangkaian Kegiatan Hasan Saleh di Tarakan, Salurkan Bantuan hingga Dorong Gemar Makan Ikan

by Prasetya
14/12/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Anggota Komisi IV DPR RI, Hasan Saleh, melaksanakan serangkaian kegiatan di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, selama 12–14 Desember...

Presiden Prabowo Kunjungi Posko Kesehatan Milik Pegadaian di Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Kunjungi Posko Kesehatan Milik Pegadaian di Aceh Tamiang

by Prasetya
13/12/2025
0

ACEH TAMIANG - Upaya penanganan dampak bencana banjir yang melanda Aceh Tamiang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat. Presiden Republik...

Hasan Saleh Targetkan Pembangunan 4 Kampung Nelayan di Kaltara pada 2026

Hasan Saleh Targetkan Pembangunan 4 Kampung Nelayan di Kaltara pada 2026

by Prasetya
13/12/2025
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Anggota DPR RI Mayjen (Purn) Drs. H. Hasan Saleh menargetkan pembangunan empat kampung nelayan di Kalimantan Utara...

Next Post
Catat! Ini Jadwal Lengkap Debat Paslon Pilkada Nunukan 2024

Catat! Ini Jadwal Lengkap Debat Paslon Pilkada Nunukan 2024

Bupati Laura Hadiri Forum Dialog Stop Buang Air Besar Sembarangan

Bupati Laura Hadiri Forum Dialog Stop Buang Air Besar Sembarangan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Bebika FC Juara DPRD Cup II 2025, Taklukkan PS Celebes Lewat Adu Penalti

    Bebika FC Juara DPRD Cup II 2025, Taklukkan PS Celebes Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Penipuan E-Tilang, Kasat Lantas Polres Tarakan Imbau Warga Tak Klik Link Asing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMKN 2 Tarakan Jadi Sekolah Pertama di Kaltara Dukung Program Enduro Home Service

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.