Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home News

Menelisik Makna Bedindang Bedibuay, Film Karya Anak Kaltara yang Didanai Kemendikbud RI

by Prasetya
18/10/2023
in News
A A
Produksi Film Pendek Fiksi Bedindang Bedibuay (FOTO : Rohil)

Produksi Film Pendek Fiksi Bedindang Bedibuay (FOTO : Rohil)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Produksi Film Pendek Fiksi Bedindang Bedibuay resmi berakhir di hari ketiga pelaksanaannya. Film yang didanai oleh Kemendikbud RI, Balai Media Kebudayaan, pada program Layar Cerita Perempuan Indonesia (LCPI) 2023 ini, konsen pada keterlibatan perempuan pada seni tutur dan kebudayaan. Film Bedindang Bedibuay ini setidaknya melibatkan 25 kru yang berasal dari pegiat seni kota Tarakan. Momentum pelaksanaan pembuatan film secara ideal untuk pertama kalinya oleh anak muda Tarakan ini menjadi semangat dan spirit baru bersinema di bumi Paguntaka.

Produser, Penulis Film Bedindang Bedibuay sekaligus Filmmaker muda Tarakan Provinsi Kaltara, Rohil Fidiawan mengatakan bahwa produksi film ini memberi pengalaman baru bagi lintas pegiat seni di Kota Tarakan. Sebab, keterlibatan pada produksi film ini diluar ekspetasi.

RELATED POSTS

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

“Produksi film ini jadi kerja-kerja kolaborasi yang mencapai manajemen produksi yang ideal bagi pengalaman membuat film saya bersama teman-teman di daerah kelahiran saya sendiri. Semua diluar ekspetasi, padahal ini pengalaman produksi untuk pertama kalinya bagi mereka. Tapi sudah kayak produksi kru profesional,” kata Rohil Fidiawan usai menutup produksi di Pantai Amal, Senin 16 Oktober 2023.

Film yang coba merestorasi ingatan-ingatan akan masyarakat Tidung khususnya dari perspektif perempuan untuk menidurkan anak ini, jadi pengarsipan yang menarik dan diolah menjadi sebuah film drama keluarga yang kuat akan simbol-simbol.

“Film ini jadi ruang instalasi untuk pengingat bagi para leluhur kita melalui seni dan budaya. Ini jadi momen yang terus teringat dari nilai dan doa orang tua dimasa lalu,” bebernya.

Pada produksi film ini, konsistensi mood dan daya kerja kru dinilai menjadi kunci kelancaran produksinya. Apalagi, komunikasi yang terus dijaga selama proses berlangsung.

“Kunci kelancaran produksi film ini ada di komunikasi antar departemen. Semua terstruktur dengan baik, ketika ada masalah langsung dihadirkan solusi, semia berjalan taktis hingga shooting berakhir,” ungkapnya.

Alumni Eagle Award Documentary Competition (EADC) 2022 ini pun mengunkapkan, kedepan akan secara produktif dalam kegiatan produksi film-film lainnya. Baik itu film narative maupun non-narative.

“Mungkin kedepan skala-skala produksi film pendek di Tarakan akan terus ditingkatkan. Mungkin dalam waktu dekat saya dan tim akan kembali memproduksi lagi, kini masih sedang tahap develop cerita sambil menyelesaikan post produksi film Bedindang Bedibuay,” ujarnya.

Sementara itu, Sutradara Film Bedindang Bedibuay, Taufan Agutiyan P menjelaskan bahwa produksi ini selain mengeksplorasi manajemen produksi dalam film, ini juga menjadi bentuk kolaborasi nyata dari berbagai lintas seni budaya, jadi mulai, musik, tari, teater, sinematograpi itu semua terlibat. Disitu kita saling belajar dari disiplin pengetahuan.

“Jadi saya mengorkestrasi kerja-kerja dari setiap departemen. Jadi misalkan di penyutradaraan saya memfokuskan pada pengadeganan akting dan bloking segala macam. Itu juga ada departemen sound, ada departemen yang bekerja menghadirkan properti set yang di inginkan cerita,” ungkapnya.

“Kemudian disitulah tugas sutradara mengorkestrasi semua departemen untuk mencapai visi film dengan skenario yang ditulis,” bebernya.

Menurutnya, proses ini menjadi mengagumkan karena teman yang terlibat film ini sudah punya basic yang kuat. Misalnya dari bidang pertunjukkan kita berdiskusi, bagaimana mengolah berapa talen. Pada film ini kita melibatkan kelompok kesenian Paguntengara Artploration atau kita melibatkan Ina-ina Nurjalin.

“Dipertunjukkan kita perlu keahlian khusus, maka dari itu ada bang Usman Najrid Maulana. Lalu, di teater ada bang Adejhino yang memang di seni teater. Kemudian di Artisktik ada teman-teman dari seni rupa, ada teman-teman sound yang basic musik, nah itu menjadi penting,” katanya.

“Perlu dicatat kerja film itu adalah kerja kolaborasi, bukan kerja orang film semata dan kerja cinematography semata. Harapanya kalau ditata dalam sebuah manajemen produksi harapannya film itu kan sesuai dengan apa yang ditulis, dan ini menjadi yang harus ditanamkan jadi kesadaran baru ketika mau memproduksi film,” tutupnya.

Tags: Film Bedindang BedibuayKemendikbud RI
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

Telkom Resmi Spin-Off InfraCo ke InfraNexia

by Prasetya
01/10/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi melakukan spin-off atau pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke PT...

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

Bahas Isu LGBT, Pemprov Kaltara Pilih Jalur Dialog untuk Jaga Harmoni Sosial

by Prasetya
20/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memilih pendekatan dialog dalam menyikapi isu LGBT dan berbagai persoalan sosial...

Wagub Kaltara Dorong Pelajar Jadikan Kreativitas sebagai Kekuatan Membangun Daerah

Wagub Kaltara Dorong Pelajar Jadikan Kreativitas sebagai Kekuatan Membangun Daerah

by Prasetya
20/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di SMA Negeri 3 Tarakan tidak hanya diisi perlombaan. Para...

Tamara Dorong Demokrasi Kaltara Lebih Terbuka dan Partisipatif

Komisi II Soroti Akses Modal hingga Tata Kelola Keuangan Bank Kaltimtara

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Akses permodalan bagi pelaku usaha hingga tata kelola keuangan daerah menjadi perhatian Komisi II DPRD Kalimantan Utara...

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

Kaltara Perbarui Indeks Ketahanan Daerah, Ancaman Bencana Jadi Perhatian

by Prasetya
19/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperbarui Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk...

Next Post
Resmi! Mahfud MD Jadi Cawapres Dampingi Ganjar Pranowo

Resmi! Mahfud MD Jadi Cawapres Dampingi Ganjar Pranowo

Bupati Laura Ajak Masyarakat Nunukan Sukseskan Pemecahan Rekor Muri Yameto

Bupati Laura Ajak Masyarakat Nunukan Sukseskan Pemecahan Rekor Muri Yameto

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putra Palu yang Kini Perkuat PSM U18

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hematoma Subdural, Penyebab Kreator Dragon Ball Akira Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Ulang Tahun Ke-25 Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Barang-barang Sejarah Perang Dunia II, Melalui Museum Sejarah Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.