Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 7) : Merantau ke Jawa Mengejar Impian

by Prasetya
11/05/2024
in Headline, Politik
A A
Mengenal Lebih Dekat Sulaiman (Part 1): Anak Petani yang Sukses Menjadi Jenderal
Share on FacebookShare on Twitter

CAKRANEWS – Sambil menunggu panggilan tes AKABRI (sekarang namanya AKMIL), Sulaiman mempersiapkan segala sesuatunya. Selain kemampuan intelektual, juga fisik dan mental.

Sebagai anak dari kampung, dia  tak menemui kesulitan berarti untuk urusan fisik. Karena hampir setiap hari dirinya sudah “berlatih” dan ditempa dengan alam. Seperti berlari, membantu ambo (ayahnya) di sawah dan kebun,  jalan kaki masuk keluar hutan, keliling pasar dan termasuk berenang di sungai bersama anak-anak kampung. Paling tidak, sisa mental dan kemampuan akademiknya saja yang perlu diasah lagi.

RELATED POSTS

DPRD Kaltara Gelar Paripurna KUA-PPAS APBD 2027

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

“Sulaiman tidak pernah cerita kalau mendaftar tes AKABRI. Karena itu saya yakin dia melakukannya diam-diam tanpa ditahu ambo-nya,” cerita Rustam yang saat ini berkarir sebagai guru di kabupaten Maros.

Keinginan Sulaiman masuk AKABRI sempat tertunda.  Diceritakan, waktu itu dia sudah pulang ke kampung dengan wajah lesu dan perasaan kecewa.

“Saya lihat adik saya sedih. Saya bisa memaklumi. Soalnya dia merasa telah menjalani dan mengerjakan semua tes dengan baik. Bahkan bocoran yang kami dengar skor dan nilainya cukup tinggi.Tapi hasil pengumuman mengatakan lain, dirinya tidak masuk daftar kelulusan peserta tes daerah Sulawesi Selatan yang akan dikirim ke Magelang,” cerita Hasmah (kakaknya).

Itu tak berlangsung lama. Sulaiman bisa menerima kenyataan pahit tersebut. Dia juga bisa maklum dengan bercermin kepada  dirinya yang hanya seorang anak petani dari kampung yang tidak punya channel apalagi koneksi sebagaimana isu yang merebak dan berhembus kencang pada masa itu.

Sulaiman tak patah arang. Tak ingin larut dalam kegagalan itu. Dia memutuskan akan mencobanya lagi tahun depan.Tekadnya sudah bulat. Karena Sulaiman percaya kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.  Dan dengan modal pendidikan bisa mengubah nasib dirinya dan keluarganya.

Dimasa penantian Sulaiman “melarikan” kekecewaannya dengan produktif. Ia mengisi waktu dengan aktif pada kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) di Universitas Pepabri Makassar. Melalui unit kegiatan mahasiswa di kampus perguruan tinggi swasta itu membuatnya sedikit melupakan dan mengobati kegagalannya masuk AKABRI.

Namun beberapa bulan kemudian, tiba-tiba datang sepucuk surat resmi yang ada logo TNI yang dibawa oleh pegawai kecamatan di kampungnya. Mencari warga yang bernama Sulaiman. Warga yang ditanya lantas menunjuk rumah Sulaiman dan diterima oleh ambo.

“Kata ambo, Sulaiman dipanggil dan disuruh menghadap langsung ke kantor Kantor Kodam VII/Wirabuana di Makassar (sekarang berubah nama Kodam XIV/Hasanuddin) hari itu juga. Penting,kata pembawa surat itu,” cerita Hasmah.

“Benarkah yang barusan saya dengar, bukan mimpi?” bisik Sulaiman, dalam hati. Ia coba menenangkan dirinya, tidak terburu-buru merasa senang dulu.

Tapi sebelumnya, personel Kodam yang ditemuinya itu meminta maaf karena terjadi kesalahan teknis dan administrasi. Katanya, ada nomor tes yang tidak sesuai dengan orangnya.

Pulang membawa kabar tersebut, alangkah gembira keluarganya di kampung. Termasuk ambo dan emak, sebagai orang pertama diberitahunya. Keduanya menitikkan air mata bahagia.

Ambo sudah luluh dan bisa berdamai dengan hatinya dan mengubur impian Sulaiman jadi petani atau pedagang. Sampai-sampai ambo-nya rela melego sepetak sawahnya untuk mensupport keperluan biaya pendidikan dan keberangkatan Sulaiman ke pulau Jawa. Kawannya yang mengajak dan membujuk dirinya ikut tes justru tidak lulus. Itulah takdir.

Berhubung karena waktu itu proses pendidikan reguler sudah berjalan, maka Sulaiman baru bisa berangkat ke Magelang mengikuti pendidikan setahun kemudian. Impiannya mendekati kenyataan.

“Itulah pertama kali saya ke pulau Jawa. Mungkin kalau tidak ikut tes AKABRI, saya tidak pernah keluar dari kampung,” kenang Sulaiman mengingat kembali memori awal perjalanan karir dan hidupnya.

Dengan merantau, kelak kan kau petik buah sikap yang kau tanam.

Berbagilah sampai kau merasakan kebahagiaan yang merata.

Dengan merantau engkau menjadi tahu, semua kebaikan dikampungmu menjadi modal dalam bergaul.

Belajarlah untuk menjadi lebih baik.

Tags: #andisulaiman #kkss #calongubernurkaltara
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

APBD Kaltara 2027 Diproyeksi Rp2,2 Triliun, Anggaran Didorong Lebih Produktif

DPRD Kaltara Gelar Paripurna KUA-PPAS APBD 2027

by Prasetya
18/08/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS– DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan III Tahun 2026 dengan agenda penyampaian Nota...

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

DPRD Kaltara Siap Bantu Hotel Lewat Regulasi, Bukan Hanya Anggaran

by Prasetya
06/08/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Industri perhotelan di Kalimantan Utara dinilai membutuhkan dukungan yang tidak hanya berupa anggaran, tetapi juga kebijakan yang mampu...

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

Telkom Raup Pendapatan Rp 75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Normalisasi Naik 6,2 Persen

by Prasetya
02/08/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar...

Ketua DPRD Provinsi Kaltara Achmad Djufrie menghadiri penyerahan simbolis bantuan keuangan kepada partai politik. (Humas DPRD Kaltara).

Ketua DPRD Kaltara Hadiri Penyerahan Bantuan Keuangan Parpol, Dorong Penguatan Demokrasi

by Prasetya
28/07/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Achmad Djufrie menghadiri penyerahan simbolis bantuan keuangan kepada partai politik...

Dekatkan Investasi Emas kepada Masyarakat, Pegadaian Gelar Roadshow Bazar di Kaltara dan Kaltim

Dekatkan Investasi Emas kepada Masyarakat, Pegadaian Gelar Roadshow Bazar di Kaltara dan Kaltim

by Prasetya
26/07/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– PT Pegadaian (Persero) Area Tarakan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan dan memperluas inklusi investasi emas melalui...

Next Post
APKASINDO Kaltara Gelar Workshop, Edukasi Petani Ubah Limbah Sawit Jadi Kerajinan

APKASINDO Kaltara Gelar Workshop, Edukasi Petani Ubah Limbah Sawit Jadi Kerajinan

Avsec Bandara Juwata Tarakan Gagalkan Penyeludupan 4 Kg Sabu

Avsec Bandara Juwata Tarakan Gagalkan Penyeludupan 4 Kg Sabu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • 5 Hantu Paling Ngeri Asli Kalimantan, Siap-siap Merinding Baca Ini!

    5 Hantu Paling Ngeri Asli Kalimantan, Siap-siap Merinding Baca Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Unit, Satu Semangat: Perumda TAU Meriahkan Jalan Sehat Beregu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Kasus Intoleransi Agama di SDN 051 Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koordinator Pemuda Cinta Pancasila akan Gelar Aksi Damai Jilid II jika Kasus Stagnan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.