Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Pasar Panca Agung Nganggur, Kades Minta Perhatian Pemprov

by Redaksi
11/10/2021
in Kaltara
A A
Pasar Panca Agung Nganggur, Kades Minta Perhatian Pemprov
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Layaknya pasar modern, Pasar Panca Agung di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) sejak tahun 2018 sampai tahun 2020 lalu, terdiri dari 133 rumah toko (ruko).

Dikatakan Kepala Desa (Kades) Panca Agung, Heri Purwanto, A.Md.Kep, Senin pagi (11/10/2021), pasar modern yang diberi nama Pasar Panca Agung, sudah diaktifkan dari tahun 2020 melalui Dinas Koperasi Provinsi.

RELATED POSTS

Evaluasi SPMB 2026, Komisi IV DPRD Kaltara Minta Verifikasi Ulang Jalur Prestasi

DPRD Kaltara Dorong Percepatan Inventarisasi Aset Pasca-Pemekaran Kaltim

Sejak saat itu, pasar berfungsi sebagaimana mestinya, dengan aktifitas jual beli dari para penjual dan pembeli.

“Pasar itu melalui Dinas Koperasi Provinsi sudah kita aktifkan dari 2020,” ujar Heri.

Namun, tambahnya, aktifitas pasar tidak berjalan lama, hanya sekitar 7 bulan sejak Agustus 2020 hingga Juli 2021. Sejak awal pasar beroperasi hingga saat ini, kata Heri, pihaknya harus menomboki biaya operasional dan fasilitas pasar hampir 30 jutaan.

Biaya yang dikeluarkan ini untuk pembayaran gaji petugas kebersihan dan petugas keamanan pasar. Adapun pasar, berjalan dengan sistem sewa kelola oleh pihak Pemerintah Desa Panca Agung.

“Tapi dari awal beroperasi sampai sekarang, kita sudah terhutang hampir 30 juta, jadi setiap penggajian petugas kebersihan dan keamanan kita selalu mombok karena sifatnya pasar ini kemarin sewa kelola.
Jadi dikelola desa, kemudian pihak desa mengumpulkan warga-warga yang mau berjualan,” ucap Kades Heri.

Diterangkan Heri pula, beberapa permasalahan yang dialami dalam pengelolaan pasar, diantaranya masalah tempat pembuangan sampah yang belum tersedia sampai saat ini sehingga menjadi kendala yang sangat berarti untuk menjaga kebersihan pasar.

“Kelabakan, karena setiap buang sampah sempat terjadi kericuhan karena tidak ada tempat membuang,” tandasnya.

Seiring waktu berjalan, jelas Heri, ditemukan pula masalah lain dari aktifitas Pasar Panca Agung, yaitu tidak tersedianya tandon untuk penampungan air bersih sehingga demi berjalannya fungsi pasar, Kades harus rela merogoh uang pribadi untuk membuat penampungan air di Pasar Modern Panca Agung.

“Ternyata air juga tidak ada, mangkanya saya biaya pribadilah untuk mengadakan tandon, tiang tandon sama talangnya itu,” keluh Kades Panca Agung.

Ada pula permasalahan lainnya, tambah dia, waktu musim kemarau, mau tidak mau air harus dibeli dengan biaya yang cukup besar karena kebutuhan air banyak sedangkan uang untuk biaya operasional pasar hanya mengandalkan penarikan dari masing-masing ruko.

Pemilik ruko pun merasa keberatan dengan biaya yang dibebankan, karena keuntungan dari penjualan tidak memadai.

“Nah tapi kalau pas kondisi tidak hujan, air itu kita beli. Kita mengandalkan dari tarik-tarikan yang mana kita bebankan dari masing-masing ruko, tapi dari ruko ini belum menghasilkan jadi mereka merasa keberatan,” ujar Kades.

Oleh sebab itu, Kades Panca Agung Heri berharap Pemprov Kaltara menindaklanjuti pembangunan Pasar Modern Panca Agung ini.

Menurutnya, sangat disayangkan bila pasar yang dibangun dari hasil hibah tersebut tidak bisa dimanfaatkan maksimal, apalagi biaya yang dikeluarkan pemprov dalam pembangunan pasar tersebut sangat besar.

“Memohon kepada Pemerintah Provinsi untuk melanjutkan kegiatan ini. Sayang pasar dibiayai dengan biaya sangat besar dan nganggur seperti itu. Tapi dengan hadirnya kelengkapan yang ada baik dari petugas kebersihan dan keamanan kemudian fasilitas air juga lengkap, saya rasa pengunjung bisa hadir lagi karena penjual juga ogah kalo pembeli kurang,” harap Heri kepada Pemprov Kaltara.*

Pewarta : Eni Sakadah

Tags: Panca AgungPasar Modern
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara untuk mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026

Evaluasi SPMB 2026, Komisi IV DPRD Kaltara Minta Verifikasi Ulang Jalur Prestasi

by Prasetya
29/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara...

Pansus I DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja finalisasi pembahasan Rancangan Perubahan Perda Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), Senin (29/6/26)

DPRD Kaltara Dorong Percepatan Inventarisasi Aset Pasca-Pemekaran Kaltim

by Prasetya
29/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengebut finalisasi pembahasan Rancangan Perubahan Perda Nomor 18 Tahun...

Rapat evaluasi SPMB bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara di SMAN 1 Tarakan, Senin (29/6/2026)

Ramai Isu ‘Sertifikat Tempelan’, DPRD Kaltara Minta Jalur Prestasi SPMB Diverifikasi Ulang

by Prasetya
29/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS- Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) meminta seluruh sertifikat yang digunakan dalam jalur prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru...

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Arming, menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) di Kabupaten Nunukan. (Humas DPRD Kaltara)

Sosper di Nunukan Tengah, Arming Dorong Transparansi dan Pemerataan Akses Pendidikan

by Prasetya
28/06/2026
0

NUNUKAN, CAKRANEWS – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Arming, menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) di Kabupaten Nunukan....

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Saleh,  menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kabupaten Nunukan

Anggota DPRD Kaltara Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak dan Ekonomi Kreatif di Nunukan

by Prasetya
28/06/2026
0

NUNUKAN, CAKRANEWS - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Saleh,  menggelar rangkaian kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kabupaten Nunukan....

Next Post
Hari Jadi Bulungan, Pemuda Sulawesi Selatan dan Lintas Komunitas Bersih-Bersih Rumah Raya Bulungan

Hari Jadi Bulungan, Pemuda Sulawesi Selatan dan Lintas Komunitas Bersih-Bersih Rumah Raya Bulungan

Ketua KNTI Bicara Kesejahteraan Nelayan Tarakan

Ketua KNTI Bicara Kesejahteraan Nelayan Tarakan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Kaltara Matangkan Kepengurusan 2026–2031, Waketum DPP Kawal Langsung Proses Formatur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Ratu Batubara’ Tan Paulin, Bantah Semua Tudingan Miring di RDP Senayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.