Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Ekonomi

Pemulihan Ekonomi Indonesia Terancam Kacau Balau, Rusia Biang Keroknya

by Ryan Virgiawan
21/04/2022
in Ekonomi, Headline, Internasional
A A
Pemulihan Ekonomi Indonesia Terancam Kacau Balau, Rusia Biang Keroknya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Share on FacebookShare on Twitter

INTERNASIONAL, CAKRANEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemulihan dan pertumbuhan ekonomi global, termasuk Indonesia, kian berisiko akibat perang antara Rusia dan Ukraina yang tak berkesudahan.

Pernyataan Sri Mulyani ini ia sampaikan dalam pertemuan dengan para menteri keuangan negara-negara G20 di Washington DC, Amerika Serikat.

RELATED POSTS

Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Rehabilitasi Posyandu hingga PJU

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Perang ini menurut Sri Mulyani, telah melemahkan upaya dunia dalam menangani dampak pandemi, utang hingga perubahan iklim akibat pertumbuhan serta pemulihan ekonomi yang terganggu.

“Pemulihan ekonomi dunia pun semakin berisiko karena naiknya harga komoditas yang tinggi, terutama pada komoditas pangan dan energi, sehingga mendorong lonjakan inflasi di banyak negara,” kata Menkeu Sri dalam konferensi pers virtual, Kamis 21 April 2022.

Data IMF menunjukkan penurunan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2022 ini, yakni sebesar 0,8 persen menjadi 3,6 persen.

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina telah memperburuk kondisi ekonomi dunia, yang sebelumnya telah menghadapi tantangan disrupsi rantai pasok dan percepatan pengetatan kebijakan moneter, terutama di negara maju.

Anggota G20 menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang krisis kemanusiaan, ekonomi dan keuangan sebagai dampak dari perang ini, sehingga mereka menyerukan agar perang harus berakhir dengan segera.

Menurut anggota G20, perang telah dan akan menghambat proses pemulihan ekonomi global serta meningkatkan kekhawatiran khususnya terkait ketahanan pangan dan harga energi.

Anggota G20 menilai perang telah membuat pertumbuhan serta pemulihan jauh lebih kompleks sekaligus melemahkan kesiapsiagaan dan respon global dalam menangani pandemi termasuk terhadap sektor kesehatan. Terlebih lagi, negara-negara berpenghasilan rendah dan rentan akan sangat terpengaruh karena mereka sudah menghadapi berbagai tantangan lain seperti ruang fiskal yang terbatas dan utang yang tinggi.

Tags: ekonomiG20
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Rehabilitasi Posyandu hingga PJU

Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Rehabilitasi Posyandu hingga PJU

by Prasetya
15/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Anggota DPRD Kota Tarakan dari Fraksi Partai Demokrat, Mohammad Safri, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses...

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

by Prasetya
05/01/2026
0

Oleh: Dedy Syarkani, Sekretaris Pemuda ICMI Kalimantan Utara Fenomena munculnya riak-riak paham radikal transnasional seperti Neo-Nazi dan White Supremacy di...

Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

Relawan Korlakar Tarakan Bersihkan Sampah di Pantai Amal

by Prasetya
04/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Mengawali lembar pertama di tahun 2026 dengan semangat pelestarian lingkungan, Korps Relawan Bencana Korlakar Tarakan menggelar aksi...

Rektor UBT Tegaskan Tak Ada PHK Sepihak, 14 Pegawai Terdampak Transisi Nasional P3K

Rektor UBT Tegaskan Tak Ada PHK Sepihak, 14 Pegawai Terdampak Transisi Nasional P3K

by Prasetya
02/01/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pimpinan Universitas Borneo Tarakan (UBT) memberikan klarifikasi resmi atas isu yang ramai beredar terkait dugaan pemberhentian 14...

TelkomProperty Turut Aktif Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di Sumatera

TelkomProperty Turut Aktif Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana di Sumatera

by Prasetya
29/12/2025
0

KUALA SIMPANG, CAKRANEWS – PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty), sebagai anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yang bergerak dalam...

Next Post
Jokowi Tolong Pecat Luhut Segera, Kalau Tidak Indonesia Taruhannya

Jokowi Tolong Pecat Luhut Segera, Kalau Tidak Indonesia Taruhannya

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kota Tarakan, H Muhammad Aslam (Foto: Ade/CAKRANEWS)

Calon Jemaah Haji Kaltara Wajib Tahu, Ini Biaya dan Batasan Umur Naik Haji Tahun 2022

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

    BPDP Dorong Hilirisasi Sawit di Kaltara, Petani Diminta Tak Lagi Jadi Penonton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUT ke-3 Blitar Patria Tarakan, Perkuat Kebersamaan dan Sinergi Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safri Serap Aspirasi Warga Karang Harapan, dari Rehabilitasi Posyandu hingga PJU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilantik, Muhammad Khoiruddin Siap Jadikan DPW APKASINDO Kaltara Jadi Rumah Besar Petani Sawit 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.