Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Hukum & Kriminal

Penyidik Polda Jabar, Kembali Periksa Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

by Redaksi
26/11/2021
in Hukum & Kriminal, Nasional
A A
Penyidik Polda Jabar, Kembali Periksa Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Ibu dan anak ditemukan tewas di dalam mobil di Subang Jawa Barat. Hingga kini belum ada titik terang.

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, cakra.news – Pembunuhan ibu dan anak, TH (55) dan AMR (23) di Kabupaten Subang Jawa Barat terus disidik aparat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), Jumat (26/11/2021).

Penyidik Polda kembali memeriksa Yosep, suami sekaligus ayah korban, pasca kasus diambil alih dari Polres Subang.

RELATED POSTS

Tarakan Disiapkan Jadi Titik Strategis Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

Yosep dimintai keterangan penyidik di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar sekitar 11 jam, mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

“Ada 39 pertanyaan. Materinya tentang sebelum kejadian dan ketika ditemukan jenazah,” kata Rohman Hidayat, Pengacara Yosep Rohman,
Rohman juga mengungkapkan, selain aktivitasnya, pihak penyidik juga menanyakan pada Yosep soal makanan di meja makan.

Termasuk makanan yang dibungkus alumunium foil di meja makan di kediaman korban. Yosep mengatakan saat kejadian berada di rumah istri mudanya.

“Kemarin penyidik menunjukkan satu foto meja makan. Ada nasi goreng di piring, terus ada alumunium foil berisi makanan. Enggak jelas makanannya, tapi yang jelas ada nasi goreng di piring,” kata Rohman.

Pemeriksaan terhadap kliennya di Ditreskrimum Polda Jabar, kata dia adalah pemeriksaan ke-16 oleh polisi.

“Ini pemeriksaan pertama di Polda. Kalau dihitung sama yang di Subang, ini sudah yang ke-16 kali BAP (berita acara pemeriksaan),” ucapnya.

Selain Yosep, penyidik juga memanggil sejumlah saksi pembunuhan ibu anak di Subang.

Kerabat korban bernama Muhammad Ramdanu alias Danu juga diperiksa penyidik di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar pada Kamis (25/11/2021) kemarin, mulai pukul 13.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.

“Jadi, pertanyaannya tetap konfrontir dan membuktikan pertanyaan-pertanyaan sebelumnya,” kata kuasa hukum Danu, Achmad Taufan.

Turut diperiksa pula Yoris yang merupakan anak pertama korban beserta istri Yoris bernama Yanti. Durasi pemeriksaan mereka hampir sama dengan Danu.

Menurut Taufan, pemeriksaan yang kesekian kalinya oleh penyidik kepada kliennya dan juga Yoris dan Yanti untuk memastikan dan mengulang kembali apakah ada perubahan dan lain-lain.

Sejauh ini, Taufan menilai tak ada bukti baru saat kliennya diperiksa. Sehingga ia menganggap pemanggilan polisi hanya sebatas melanjutkan yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Penyidik kan sudah punya gambaran, tinggal memastikan pernyataan Danu terdahulu. Kemudian Yoris sesuai dengan yang kemarin,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang ibu dan anak korban pembunuhan ditemukan tak bernyawa di bagasi sebuah mobil mewah oleh suaminya di Subang, pada Rabu (18/8/2021) pagi.

Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri kemudian melakukan tes kebohongan terhadap suami korban TH, yakni YH, dan isteri mudanya, M, pada Kamis (16/9/2021) dan Jumat (17/9/2021).

Kasus pembunuhan ibu anak di Subang itu sendiri belum menemui titik terang. Salah satu petunjuk yang ditemukan polisi ialah jejak dari alas kaki di lantai rumah korban. Petunjuk tersebut saat ini tengah diidentifikasi mengarah pada pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Selain adanya jejak tersebut, penyidik juga menemukan ada serpihan tanah di tubuh korban. Dari hasil analisis, kedua korban diduga diseret saat akan dipindahkan ke dalam mobil.**

Pewarta : Andi Surya
Sumber : CNN Indonesia

Tags: Jawa BaratPembunuhanPoldaSaksi
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Wali Kota Tarakan, Khairul, menerima kunjungan Kepala Markas Zona Bakamla Tengah, Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya. (Humas Pemkot)

Tarakan Disiapkan Jadi Titik Strategis Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional

by Prasetya
27/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Upaya penguatan sistem keamanan laut nasional terus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pengawasan maritim di sejumlah wilayah strategis,...

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

by Prasetya
04/02/2026
0

PAPUA, CAKRANEWS – Dalam semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas Yonif 613/Raja Alam bersama masyarakat Kampung Purbalo melaksanakan evakuasi terhadap...

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Komisi II, Adi Nata Kusuma. (IST)

Adi Nata Kusuma: Pers Pilar Demokrasi, Harus Profesional dan Independen

by Prasetya
04/02/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Jelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2026, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)...

Muhammadiyah Kaltara Minta Audiensi ke Lapas dan Kejari Tarakan Terkait Kasus Arief Hidayat

Muhammadiyah Kaltara Minta Audiensi ke Lapas dan Kejari Tarakan Terkait Kasus Arief Hidayat

by Prasetya
02/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS— Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara, Syamsi Sarman, angkat bicara terkait pemberitaan yang belakangan viral mengenai Arief Hidayat,...

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Banjir Hadiah di Awal Tahun, Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025

by Prasetya
29/01/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Pegadaian resmi mengumumkan pemenang program Undian Badai Emas Periode 2 dan Grand Prize Tahun 2025. Program...

Next Post
Laporan Harta Dirjen yang Dicopot Mendagri Tito, Mencapai Rp.7,3 Miliar

Laporan Harta Dirjen yang Dicopot Mendagri Tito, Mencapai Rp.7,3 Miliar

Polisi Sita Rp.8,9 M dari Dugaan Tipikor Pengadaan Fiktif PT PDS

Polisi Sita Rp.8,9 M dari Dugaan Tipikor Pengadaan Fiktif PT PDS

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Wali Kota Tarakan, Khairul, menerima kunjungan Kepala Markas Zona Bakamla Tengah, Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya. (Humas Pemkot)

    Tarakan Disiapkan Jadi Titik Strategis Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Bahari Nusantara Juwata Laut Prioritaskan 5 Klaster

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Libatkan 11 Penulis Etnis Perkuat Literasi Sejarah Lokal di Malinau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.