Cakra News
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Satu per Satu Pengeroyok Ade Armando Kena Ciduk, Sudah 7 ‘Dikandangkan’

by Ryan Virgiawan
14/04/2022
in Headline, Hukum & Kriminal, Nasional
A A
Ade Armando Kritis, Luka Serius di Kepala dan Muntah Darah

Potret Ade Armando yang babak belur dihajar massa aksi 11 April di Jakarta (foto: istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, CAKRANEWS – Polisi terus meringkus satu per satu terduga pelaku pengeroyokan terhadap dosen UI yang juga pegiat media sosial Ade Armando, dalam aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta pada Senin 11 April 2022 lalu.

Sejauh ini, polisi sudah menangkap tujuh orang, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan mengelompokkan mereka sesuai tindak pidana yang dilakukan.

RELATED POSTS

Layanan neuCentrIX Hadir di Jayapura, Mantapkan Papua Sebagai Hub Digital Kawasan Timur Indonesia

Telkom Solution Hadirkan Ekosistem Solusi Digital Komprehensif Berbasis AI untuk Enterprise Lintas Industri

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, enam orang ditetapkan sebagai tersangka karena bertindak sebagai pelaku pemukulan dan penganiayaan, mereka adalah M Bagja, Komar, Dhia Ul Haq, Abdul Latip, Marcos Iswan serta Alfikri Hidayatullah.

Sementara satu tersangka lain atas nama Arif Ferdiani, diduga menghasut massa aksi sebelum mengeroyok Ade Armando.

“Total berarti sudah ada 7, Komar, M Bagja Dhia Ul Haq, Arif Ferdiani, Abdul Latip, Marcos Iswan, Alfikri Hidayatullah,” kata Kombes Zulpan, Kamis 14 April.

Lebih lanjut, Zulpan menyebut, awalnya penyidik hanya mengidentifikasi enam orang saja pelaku pengeroyokan, yakni M Bagja, Komar, Dhia Ul Haq, Ade Purnama, dan Abdul Latip serta seorang pria bertopi. Namun, setelah melakukan pengembangan, ada dua pelaku lain, yakni atas nama Marcos Iswan dan Alfikri Hidayatullah.

“Polda Metro Jaya melakukan pengembangan terkait dengan penanganan kasus ini. Dalam perkembangan penanganannya ada orang-orang lain yang juga ikut melakukan aksi kekerasan di mana ada dua orang tambahan,” ujarnya.

“Terhadap mereka yang kita lakukan penangkapan ini telah kita lakukan pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam aksi kekerasan ini,” kata Zulpan menambahkan.

Tags: ade armandoPengeroyokan
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Layanan neuCentrIX Hadir di Jayapura, Mantapkan Papua Sebagai Hub Digital Kawasan Timur Indonesia

Layanan neuCentrIX Hadir di Jayapura, Mantapkan Papua Sebagai Hub Digital Kawasan Timur Indonesia

by Prasetya
08/12/2025
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Di era transformasi menuju revolusi industri 5.0, kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal dan terintegrasi menjadi fondasi...

Telkom Solution Hadirkan Ekosistem Solusi Digital Komprehensif Berbasis AI untuk Enterprise Lintas Industri

Telkom Solution Hadirkan Ekosistem Solusi Digital Komprehensif Berbasis AI untuk Enterprise Lintas Industri

by Prasetya
06/12/2025
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Telkom Solution, entitas B2B untuk segmen enterprise dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus meneguhkan komitmennya...

Telkom Resmikan neuCentrIX Jayapura, Data Center Pertama di Papua

Telkom Resmikan neuCentrIX Jayapura, Data Center Pertama di Papua

by Prasetya
05/12/2025
0

JAKARTA, CAKRANEWS - Sebagai upaya memperkuat kedaulatan digital nasional, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan beroperasinya fasilitas edge data...

Telkom Tegaskan Peran Strategis dalam Menghadirkan Kedaulatan Digital yang Berkelanjutan bagi Indonesia

Telkom Tegaskan Peran Strategis dalam Menghadirkan Kedaulatan Digital yang Berkelanjutan bagi Indonesia

by Prasetya
04/12/2025
0

JAKARTA, CAKRANEWS - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen memperkuat kesiapan Indonesia memasuki era baru berbasis Artificial Intelligence (AI)....

Deforestasi atas Nama Investasi: Ironi Hutan Hilang dan Nyawa Melayang

Deforestasi atas Nama Investasi: Ironi Hutan Hilang dan Nyawa Melayang

by Prasetya
03/12/2025
0

Ismail Rumadan, Peneliti pada Pusat Riset Hukum – BRIN, Dosen Fakultas Hukum Universitas Nasional Di Indonesia, hutan kerap menjadi korban...

Next Post
Menjaga Angka Inflasi di Bawah 3 Persen, Kuncinya adalah Pertanian

Menjaga Angka Inflasi di Bawah 3 Persen, Kuncinya adalah Pertanian

Setengah Miliar Kasus Covid-19 Tercatat Sejak Pandemi Dimulai

Setengah Miliar Kasus Covid-19 Tercatat Sejak Pandemi Dimulai

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • SMKN 2 Tarakan Jadi Sekolah Pertama di Kaltara Dukung Program Enduro Home Service

    SMKN 2 Tarakan Jadi Sekolah Pertama di Kaltara Dukung Program Enduro Home Service

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Kaltara Gelar Muswil III, Mantapkan Struktur dan Kader untuk Hadapi Pemilu 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Meja Operasi ke Ruang Gerakan, Ini Profil Ketua Pemuda ICMI Kaltara dr. Ihya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Indomaya Rute Tarakan-Tawau Beroperasi Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya di Bawah Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.