Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Selamat Datang Era Baru di Kaltara

by Prasetya
23/10/2024
in Kaltara, Nasional, Politik
A A
Resep dari SULTON Tingkatkan Pelayanan Publik di Kaltara
Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS– Gelaran debat kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) yang disiarkan secara langsung di Metro TV, Senin, 21 Oktober 2024 semakin menguatkan keyakinan masyarakat akan adanya perubahan kepemimpinan di Kaltara periode 2025-2030.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor Urut 1 Brigjen TNI (Purn) Andi Sulaiman – Prof Dr. Adri Patton (SULTON) yang tampil memukau dalam debat yang mengangkat tema “Pembangunan Manusia” dengan subtema “Pendidikan, Kesehatan, Sosial-Budaya, Keagamaan dan Kelompok Rentan” ini mendapat sorotan positif di masyarakat.

RELATED POSTS

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

Pengamat Komunikasi Politik dari Nusakom Pratama Institut Fitang Budhi Adhitia menilai dengan penampilan yang dominan di debat tersebut, peluang Andi Sulaiman – Adri Patton untuk memenangkan Pilkada Kaltara semakin besar. Fitang pun berpendapat pada debat kedua ini akan semakin menguatkan posisi paslon dengan jargon SULTON ini.

“Debat ini semakin menguatkan elektoral pasangan Andi Sulaiman – Prof Adri Patton,” ucap Fitang.

Sementara itu, Fitang sangat menyayangkan terjadinya debat kusir antara Cagub nomor urut 2 Zainal Paliwang dan Cagub nomor urut 3 Yansen Tipa Padan. Fitang menilai hal tersebut semakin menunjukan ketidakharmonisan keduanya ketika menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara.

“Zainal dan Yansen terlihat tidak bisa menjaga emosi dalam menyampaikan program, justru keduanya keluar dari topik debat. Akhirnya Zainal dan Yansen hanya debat kusir tanpa ada solusi bagi masyarakat. Padahal dalam tema debat tersebut masyarakat sangat menunggu jawaban dari masing-masing paslon untuk pembangunan manusia di Kaltara,” tegas Fitang.

Pernyataan Fitang tersebut juga sejalan dengan hasil survei terbaru yang dirilis Katalis Politika Research (KPR) mengenai peta kekuatan elektabilitas Pilgub Kaltara, Zainal A.Paliwang-Ingkong Ala dan Yansen Tipa Padan-Suratno tertinggal dari kompetitornya Sulaiman-Adri Paton.

Ketidakpuasan dan kekecewaan yang terakumulasi pada kepemimpinan Zainal Paliwang – Yansen Tipa Padan, menjadi alasan masyarakat Kaltara beralih meninggalkan pasangan petahana.

Direktur Katalis Politika Research Mohammad Ridwan Saleh mengatakan, masyarakat Kaltara sering merasa frustasi atau kecewa terhadap kebijakan kepemimpinan petahana tetapi tidak mengambil tindakan untuk mengubah keadaan.

“Sehingga Pilkada Kaltara menjadi momentum yang dipilih masyarakat untuk mengubah keadaan. Mereka akan berpaling dari petahana Zainal Paliwang-Ingkong Ala dan mendukung penantang yaitu Sulaiman-Adri Paton mengusung perubahan di Kaltara,” ujar Ridwan.

Ridwan memaparkan, sebagai petahana pasangan Zainal Paliwang-Ingkong Ala memiliki tingkat popularitas cukup tinggi, dimana 48,7 persen responden mengenali mereka. Namun, hanya 28,9 persen yang menyatakan suka terhadap pasangan ini.

“Hal ini mengindikasikan adanya tantangan bagi petahana untuk mempertahankan dukungan ditengah ketidakpuasan dan kekecewaan yang dirasakan oleh sebagian besar pemilih,” kata Ridwan.

Sementara itu, pasangan Sulaiman-Adri Paton dikenal oleh 52,6 persen responden, dengan 68,1 persen dari mereka yang mengenal pasangan tersebut menyatakan suka dan bersedia memilihnya dibilik suara nanti.

Adapun, ketika responden diminta untuk menyebutkan pasangan calon yang terlintas di pikiran mereka, pasangan Sulaiman-Adri Paton meraih angka 49,3 persen. Sedangkan Zainal Paiwang-Ingkong Ala hanya mendapatkan 29,6 persen. Kemudian Yansen TP-Suratno dengan 8 persen. “Kemudian sekitar 13 persen responden belum menentukan sikap pilihan mereka,” pungkasnya.

Survei ini dilaksanakan pada 12 hingga 29 September 2024, dengan melibatkan sebanyak 1.600 responden. Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka antara surveyor dan responden terpilih dengan nilai margin of error sekitar 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tags: #andisulaiman #kkss #calongubernurkaltaraProf adri pattonSulton
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Adi Nata: UMKM Kaltara Tak Cukup Go Digital, Harus Dibina Total!

Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

by Prasetya
28/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – UMKM di Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai tidak cukup hanya didorong untuk sekadar “Go Digital”. Transformasi digital harus...

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

Menanamkan Benteng Moral Generasi Muda Tarakan Melalui Pembiasaan Ibadah

by Prasetya
24/02/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Ancaman degradasi moral akibat penyalahgunaan narkoba hingga dampak tak terkendali dari media sosial kini menjadi tantangan berat...

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

Tongkat Komando Kodim 0907/Tarakan Resmi Berganti

by Prasetya
06/02/2026
0

TARAKAN , CAKRANEWS- Tongkat Komando Komandan Distrik Militer (DANDIM) 0907/Trk resmi berpindah dari Letkol Inf Syaiful Arif, S.Sos.,M.Han kepada Letkol...

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

Bahu-Membahu Demi Kemanusiaan, Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Sakit di Purbalo

by Prasetya
04/02/2026
0

PAPUA, CAKRANEWS – Dalam semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, Satgas Yonif 613/Raja Alam bersama masyarakat Kampung Purbalo melaksanakan evakuasi terhadap...

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Komisi II, Adi Nata Kusuma. (IST)

Adi Nata Kusuma: Pers Pilar Demokrasi, Harus Profesional dan Independen

by Prasetya
04/02/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Jelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2026, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)...

Next Post
Kronologi Penyelundupan 64 Karung Ballpress Asal Malaysia

Kronologi Penyelundupan 64 Karung Ballpress Asal Malaysia

Universitas Patria Artha yang Dibanggakan “Setingggi Langit” Ternyata Akreditasinya C

Universitas Patria Artha yang Dibanggakan “Setingggi Langit” Ternyata Akreditasinya C

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Wali Kota Tarakan, Khairul, menerima kunjungan Kepala Markas Zona Bakamla Tengah, Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya. (Humas Pemkot)

    Tarakan Disiapkan Jadi Titik Strategis Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adi Nata: Go Digital UMKM Kaltara Tak Cukup, Harus Dibarengi Pembinaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Bahari Nusantara Juwata Laut Prioritaskan 5 Klaster

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Libatkan 11 Penulis Etnis Perkuat Literasi Sejarah Lokal di Malinau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.