Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Suhendrik Kecewa dengan Sikap Acuh Direktur Perusda Benuanta Kaltara

by Redaksi
30/09/2021
in Headline, Kaltara
A A
Suhendrik Kecewa dengan Sikap Acuh Direktur Perusda Benuanta Kaltara
Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR, cakra.news – Sekretaris DPW Assosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesian (Apkasindo) Kaltara, Suhendrik mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Direktur Perusda Benuanta Provinsi Kaltara, Haerudin yang tidak hadir dalam rapat pertemuan membahas bisnis plan di sektor perkebunan kelapa sawit yang sudah disepakati sebelumnya, Rabu (29/09/2021).

Melalui telepon selluler, dari Hotel Kaltara Tanjung Selor, Suhendrik menceriterakan kronologi kejadian, sebelumnya pada Senin (27/09/2021), Suhendrik dan Asisten Satu Pemprov Kaltara,
Datuk Iqro Ramadhan menghadap Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, SH, MHum untuk membicarakan cara meningkatkan penghasilan Perusda Provinsi Kaltara dalam bidang perkebunan kelapa sawit.

RELATED POSTS

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

“Dua hari yang lalu saya menghadap Pak Gubernur bersama Asisten Satu, Pak Datuk Iqro Ramadhan, salah satu pointnya adalah untuk meningkatkan penghasilan Perusda Provinsi Kaltara. Saya kasih untuk bisnis usaha: 1. Pengadaan pupuk dan pestisida, 2. Pembibitan, 3. Take over pabrik kelapa sawit,” ungkap Suhendrik.

Pada waktu itu, lanjutnya, Gubernur Kaltara menyambut positif rencana dia dalam “bisnis plan” dari sektor perkebunan sawit yang tentu saja akan meningkatkan penghasilan Perusda Provinsi Kaltara dan harapannya juga kesejahteraan para petani kelapa sawit ikut terangkat.

Dalam pembicaraan tersebut orang nomor satu di Kaltara tersebut mengarahkannya ke Direktur Perusda Benuanta Provinsi Kaltara.
Pada hari itu juga melalui telpon, Datuk Iqro membuat janji untuk menggelar rapat dengan Direktur Perusda Benuanta Provinsi Kaltara. Disepakati bahwa besoknya, Selasa (28/09/2021) akan diadakan rapat membicarakan rencana “bisnis plan” di sektor perkebunan sawit tersebut.

“Bapak Gubernur mengarahkan kepada saya dan Pak Datuk Iqro ke Direktur Perusda Benuanta. Pak Datuk langsung telepon sendiri dengan direkturnya dan sudah janjian kemarin hari Selasa ketemu di ruangan Asisten Satu jam 09.00 Wita pagi, sudah sepakat,” tandasnya.

Keesokan harinya, Selasa jam 09.00 Wita, Suhendrik didampingi Kepala Bidang Biro Ekonomi, Rohadi dan Datuk Iqro menunggu di ruang Asisten Satu, namun setelah ditunggu selama lebih kurang satu setengah jam, yang ditunggu tidak juga kunjung datang, bahkan Datuk Iqro beberapa kali menelpon tidak ada tanggapan.

“Saya datang ke sana di ruangan Asisten Satu bersama Kepala Bidang Biro Ekonomi Pak Rohadi bersama Pak Datuk Iqro kami tunggu sampai dengan satu setengah jam itu tidak ada muncul Direktur Perusda, padahal ini ‘kan arahan dari Pak Gubernur dan sudah ditelpon dan sudah sepakat gitu lho, karena sudah ditunggu sampai satu sengah jam tidak ada, ya akhirnya kita bubar. Ditelpon-telpon juga tidak diangkat dan tidak aktif,” tutur Suhendrik.

Dikatakan Suhendrik, seharusnya terjadi pertemuan dengan Direktur Perusda Benuanta sesuai janji yang telah dibuat.

“Harapan saya ya sesuai apa yang diarahkan gubernur. Seharusnya ketemu nanti apapun keputusannya nanti akan kami sampaikan ke Pak Gubernur kan gitu, kalau saya sih ngikuti aturan mainnya saja. Atas arahan gubernur ya kita temui apapun hasilnya ya, kita laporkan. Kalau kayak begini apa yang harus saya lapor,” sesalnya.

Dilanjutkan Suhendrik, di Sebatik ada satu perusahaan yang boleh dikatakan mati suri, belum beroperasi. Telah ada pabrik tanpa kebun sehingga dirinya berharap : 1. Target petani-petani bisa masuk ke pabrik tersebut bisa dibina, ada sekitar 6000 hektar, 2. Petani mendapatkan harga sawit yang terjangkau, 3. Pembibitan harus didukung supaya petani mudah, siap tanam dengan bibit yang berkualitas, menanam kelapa sawit bertahun-tahun tidak akan kecewa karena hasilnya maksimal.

“Kalau support dari Perusda belum ada. Ini baru mau nembusin tapi Beliaunya tidak menepati ya kecewa saja sih,” tukas Suhendrik.*

Pewarta: Aan Boan Kardono

Tags: ApkasindoInvestasiPerusda
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

KADIN Tarakan Perkuat Peran Ekonomi, Effendy Gunardi Kembali Dipercaya Pimpin Organisasi

by LLD
17/03/2026
0

TARAKAN – Musyawarah Kota (Mukota) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan menjadi momentum penting bagi penguatan dunia usaha...

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

Bandara Juwata Tarakan Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar

by Prasetya
14/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS– Bandara Juwata Tarakan resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode mudik Idulfitri berjalan...

Penjaringan Ditutup, Effendy Gunardi Calon Tunggal Ketua KADIN Tarakan

Penjaringan Ditutup, Effendy Gunardi Calon Tunggal Ketua KADIN Tarakan

by LLD
13/03/2026
0

TARAKAN – Proses penjaringan calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tarakan untuk periode 2026–2031 resmi ditutup pada Kamis,...

Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Gelar Safari Ramadan 2026 di Pontianak, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Gelar Safari Ramadan 2026 di Pontianak, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

by Prasetya
12/03/2026
0

PONTIANAK, CAKRANEWS– PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan menggelar kegiatan Safari Ramadan 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Pontianak...

Dugaan Penganiayaan Anak di Tarakan, Ibu Kecewa Tuntutan Denda

Terdakwa Penganiayaan Anak di Tarakan Terbukti Bersalah, Didenda Rp15 Juta

by Prasetya
12/03/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Kasus penganiayaan terhadap anak berinisial TM (10) di Kota Tarakan memasuki babak akhir. Majelis hakim Pengadilan Negeri...

Next Post
Residivis Curanmor Kembali Diciduk

Residivis Curanmor Kembali Diciduk

Tidak Lolos TWK, 56 Pegawai KPK Dipecat, Polri Siap Merekrut

Tidak Lolos TWK, 56 Pegawai KPK Dipecat, Polri Siap Merekrut

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Mhd Al Hafis, Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

    Bersihkan Meja Rakyat dari Kepalsuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Pasukan Gegana dan Pelopor dalam Tubuh Brimob Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pak Khairul Bangga Nih, Tarakan Masuk 10 Kota Terbaik Versi Bappenas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesta Gotilon HKBP Tarakan Sukses Terlaksana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Laura Tinjau Proyek Pembangunan Jalan di Nunukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.