Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Tahun 2023 Kekerasan terhadap Perempuan di Tarakan Meningkat, DP3APPKB Ungkap Penyebabnya

by Prasetya
03/01/2024
in Headline, Kaltara, News
A A
Tahun 2023 Kekerasan terhadap Perempuan di Tarakan Meningkat, DP3APPKB Ungkap Penyebabnya

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN, CAKRANEWS – Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan masih masif terjadi di Kota Tarakan, bahkan angkanya meningkat pada  tahun 2023.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Tarakan Rinny Faulina, terjadi peningkatan jumlah kekerasan selama 2023 jika dibandingkan dengan 2022 lalu.

RELATED POSTS

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

Dino Andrian Desak Nota Pengantar Raperda PT MKJ Dibuka Transparan

“Jadi kalau rekapan satu tahun belum yah. Karena ini baru sampai November. Rekapan satu tahun ada di 15 Januari 2024. Untuk kasus hingga November 2023 kasus perempuan berdasarkan kejadian ada 95 kasus sedangkan tahun 2022 jumlahnya hanya sekitar 34 kasus,” ucapnya belum lama ini.

Menurutnya, naiknya angka ini disebabkan karena kaum Perempuan sudah berani melapor jika mengalami kekerasan. Terlebih, DP3APPKB, kata dia, juga gencar melakukan edukasi kepada masyarakat terkait alur yang harus dilakukan ketika menerima kekerasan. Pihaknya juga menggandeng Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tarakan untuk memberi edukasi dari segi hukum.

“Mungkin karena tahun ini banyak kegiatan sehingga mungkin masyarakat atau perempuan mulai berani bersuara. Kami juga ada layanan SAPA 129, jadi kalau mereka tidak mau langsung bertatap muka, mereka bisa menghubungi sapa 129. Nanti kan langsung online ke pusat nanti baru disampaikan ke daerah. Jadi sekarang mulai banyak laporan karena sudah banyak ruang untuk melapor,” paparnya.

Ia mengungkap, mayoritas kasus yang dilaporkan merupakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang sebagai besar disebabkan karena faktor ekonomi.  “Berdasarkan data yang dimiliki, kekerasan fisik mencapai 73 kasus dan psikis ada 16. Yang lain sisanya itu mungkin kekerasan seksual,”kata dia.

Rinny menghimbau kepada seluruh perempuan untuk tidak takut melapor jika mengalami kekerasan. Ia tak menampik jika sebagian besar perempuan masih takut untuk bersuara ketika mengalami kekerasan.

“Alasan mereka kadang malu, kedua mungkin juga masih memikirkan faktor ekonomi karena suami menjadi tumpuan keluarga. Sementara anak-anak butuh bapaknya untuk menafkahi, kadang mereka tidak mau melapor,” ucapnya.

 

 

Tags: DP3APPKB Tarakandr KhairulKekerasan Perempuan dan Anak
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

Jelang Libur Iduladha, PELNI Catat Hampir 40 Ribu Tiket Telah Terjual

by Prasetya
26/05/2026
0

JAKARTA, CAKRANEWS – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat terhadap kapal PELNI menjelang libur...

Dino Andrian Desak Nota Pengantar Raperda PT MKJ Dibuka Transparan

Dino Andrian Desak Nota Pengantar Raperda PT MKJ Dibuka Transparan

by Prasetya
26/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dino Andrian, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltara untuk membuka secara...

Persoalan Internal Belum Rampung, Perubahan Perda PT MKJ Ditunda

Persoalan Internal Belum Rampung, Perubahan Perda PT MKJ Ditunda

by Prasetya
26/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS — Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muddain, meminta pembahasan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) PT Migas...

Harga Sawit di Kaltara Ambruk Usai Pidato Prabowo, Petani Mulai Cemas

Harga Sawit di Kaltara Ambruk Usai Pidato Prabowo, Petani Mulai Cemas

by Prasetya
26/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendadak ambruk usai pidato...

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

Isak Tangis Pecah di Pelepasan Siswa SMPN 7 Tarakan, Ada Prosesi Adat Bugis ‘Sompe’

by Prasetya
23/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Isak tangis haru pecah tak terbendung di halaman SMP Negeri 7 Kota Tarakan pada Sabtu, 23 Mei...

Next Post
Kabar Buruk! Tahun 2024 Harga Rokok Makin Mahal

Kabar Buruk! Tahun 2024 Harga Rokok Makin Mahal

Viral! Diduga Oknum ASN Asik Nongkrong dan Makan di Warung saat Jam Kerja, Wali Kota Tarakan Sampaikan ini

Viral! Diduga Oknum ASN Asik Nongkrong dan Makan di Warung saat Jam Kerja, Wali Kota Tarakan Sampaikan ini

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Harga emas melonjak

    Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada! LGBT Menjamur di Kalangan Pelajar Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Sawit di Kaltara Ambruk Usai Pidato Prabowo, Petani Mulai Cemas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad Ingin Perda Literasi Kaltara Tak Sekadar Jadi Aturan di Atas Kertas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nelayan Kaltara Minta Ikan Jadi Menu Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.