Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Headline

Warga Kaltara Wajib Tahu, Ini Dampak Buruk Jarang Ganti Pisau Cukur

by Ryan Virgiawan
03/09/2022
in Headline, Kaltara
A A
Warga Kaltara Wajib Tahu, Ini Dampak Buruk Jarang Ganti Pisau Cukur

Ilustrasi bercukur

Share on FacebookShare on Twitter

KALTARA, CAKRANEWS – Pisau cukur adalah salah satu alat paling penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama para lelaki yang memiliki masalah tumbuhnya kumis atau janggut secara cepat.

Namun, ada kebiasaan yang sebenarnya buruk bagi kesehatan, yakni jarang mengganti pisau cukur. Meski masih bagus dan tajam, sebaiknya Anda memperhatikan hal ini.

RELATED POSTS

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026, Genjot Integrasi Layanan Publik

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

Pisau cukur terbuat dari bahan logam, yang memungkinkannya cepat berkarat dan dihinggapi berbagai macam kuman. Anda boleh merasa alat itu masih tajam, tapi lebih mengantisipasi dampak kesehatan yang bakal muncul.

Untuk itu, kenali empat dampak buruk yang muncul akibat kebiasaan jarang mengganti pisau cukur.

1. Infeksi

Pada umumnya, pisau cukur diletakkan di kamar mandi atau tempat lembab lainnya, yang memungkinkan pertumbuhan jamur maupun bakteri secara cepat.

Bila disimpan dalam waktu yang lama, bakteri dan jamur akan semakin tumbuh. Ketika pisau cukur dipakai, berpotensi menimbulkan infeksi.

2. Rentan Terluka

Pisau cukur yang sering dipakai, lama kelamaan akan tumpul. Jika kamu tak menggantinya, masalah akan muncul, yakni luka gores.

Hal ini bisa terjadi karena pisau cukur yang tumpul cenderung tidak dapat bergerak dengan mulus di kulit.

3. Iritasi

Pernah mengalami munculnya ruam merah atau rasa gatal setelah bercukur? Nah, itulah iritasi yang disebabkan pisau cukur jarang diganti.

Iritasi itu dikenal sebagai razor burn dan biasanya terjadi akibat pisau cukur yang sudah tumpul.

4. Rambut Tumbuh ke Dalam

Sama seperti iritasi kulit akibat bercukur, terjadinya rambut tumbuh ke dalam atau ingrown hairs merupakan dampak dari tidak berganti pisau cukur yang baru. Hal ini bisa sangat tak nyaman dan menimbulkan benjolan di kulit.

Tags: Kesehatanpisau cukur
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026. (Foto: DKISP)

DKISP Kaltara Gelar Rakor Pemerintah Digital 2026, Genjot Integrasi Layanan Publik

by Prasetya
19/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus tancap gas dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Langkah...

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara. (Foto: DKISP Kaltara)

Wagub Kaltara Buka Seleksi Paskibraka 2026: Bukan Cuma Baris-Berbaris, Cari yang Bermental Baja!

by Prasetya
18/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)...

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

LPADKT Tarakan Desak Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswi Asal Nunukan Dihukum Berat

by Prasetya
18/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), di Makassar, Sulawesi...

Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Warga Perkuat Budaya Literasi

Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Warga Perkuat Budaya Literasi

by Prasetya
17/05/2026
0

TANJUNG SELOR, CAKRANEWS - Peringatan Hari Perpustakaan Nasional 2026 dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara untuk mendorong penguatan...

Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

by Prasetya
17/05/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi perhatian serius DPRD Kaltara. Proses...

Next Post
DPR: Jokowi Ciptakan Kebijakan Terburuk dalam Sejarah Indonesia

Siap-siap! Ini Bocoran Kenaikan Harga BBM dari Jokowi

Ngeri! DPR Bongkar Kebohongan Pemerintah soal Alasan Kenaikan Harga BBM

Breaking News: Jokowi Naikkan Harga BBM, Pertalite Jadi Rp 10 Ribu

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    Paguyuban Trenggalek Tarakan Perkuat Guyub Rukun Lewat Silaturahmi Rutin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Supa’ad Hadirkan Pejabat Kompeten, Mahasiswa Tanya Beasiswa dan Peluang Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Tarakan Melonjak, Cetak Rekor Tertinggi!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Supa’ad: SPMB Harus Transparan, Tidak Ada Titipan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Gratifikasi Rp1 Miliar ke NA, Haji Momo Masih Belum Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.