Cakra News
Advertisement
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Cakra News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini
Home Kaltara

Warganet Tana Tidung, Ramai Kritisi Pembangunan Pasar Betayau

by Redaksi
25/02/2022
in Kaltara
A A
Warganet Tana Tidung, Ramai Kritisi Pembangunan Pasar Betayau

Pemberitaan Pasar Betayau yang dibagikan di media sosial Kaltara

Share on FacebookShare on Twitter

TIDENG PALE, cakra.news – Postingan akun Fb yang melansir pemberitaan ‘Pasar Betayau Senilai Rp5,7 Miliar, Dibangun untuk Ditelantarkan’ ramai direspon warganet terutama warga Kabupaten Tana Tidung.

Kebanyakan mereka turut mengkritisi pembangunan pasar tersebut yang tidak pernah difungsikan, Jum’at (25/2/2022).

RELATED POSTS

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Kekurangan SDM dan Sarana di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

Kritisi banyak mengalir seputar biaya pembangunan yang mencapai Rp5,7 miliar.

Mereka menduga adanya tindak pidana korupsi terkait anggaran pembangunannya.

Seperti akun fb Gunhalang, mengkritisi alasan pembangunan Pasar Betayau tersebut dan mempertanyakan pula nilai fisik bangunan yang menurutnya tidak sampai menghabiskan dana Rp5 miliar.

“Yg bangun kan cuma mau proyeknya doang, buktinya dilihat dari fisik bangunan ngak adalah 5 m lebih, sederhana begitu kok,” tulisnya.

Hal ini didukung warganet lainnya seperti akun, Sis Hajar dan Rajis.

“Gak sampai itu 5m bos”, “5M Sama yg masuk kantong”, kata mereka.

Kritisi agak bijak disampaikan akun Baskoro Putra. Dia menilai jika dana Rp5 miliar tersebut digunakan untuk memperbaiki fasum yang lain.

“Proyek ga jelas, lebih baik dana sebesar itu digunakan untuk memperbaki fasum yg lebih penting seperti jalan-jalan yg berlubang,” tulisnya.

Muncul pula warganet dari akun Wawan. Dia perencanaan pembangunan pasar sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Ini lokasi pasar agak jauh dari perkampungan jadi sangat membutuhkan waktu buat kesana terlalu jauh maszeehhh menurut pendapat saya..” sebutnya.

Banyak kritisi lain terkait pembangunan Pasar Betayau di Kabupaten Tana Tidung ini.

Mereka semua menyayangkan terbuangnya anggaran sebegitu besar untuk fasilitas yang tidak pernah digunakan.**

Pewarta : Ramses Lubis

Tags: Gedung MangkrakKabupaten Tana TidungPasar Betayau
ShareTweetShareSendShare

Related Posts

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

by Prasetya
10/07/2026
0

YOGYAKARTA, CAKRANEWS – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Angkutan Udara menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan 17th...

kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di RSUD dr.H. Jusuf SK

Komisi IV DPRD Kaltara Soroti Kekurangan SDM dan Sarana di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

by Prasetya
10/07/2026
0

TARAKAN,CAKRANEWS – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menemukan sejumlah tantangan yang masih dihadapi RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan...

Pansus bersama tim Kementerian Hukum mengharmonisasikan dua Ranperda strategis. (Humas DPRD Kaltara)

Pansus DPRD Kaltara Harmonisasi Dua Ranperda Strategis di Kementerian Hukum Kaltim

by Prasetya
03/07/2026
0

SAMARINDA, CAKRANEWS – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Utara mengikuti rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Kantor Wilayah...

Pimpinan DPRD Kaltara mengikuti aksi penghijauan dan bakti sosial pada rangkaian Rakernas II ADPSI 2026 di Buleleng, Bali. (Humas DPRD Kaltara)

Pimpinan DPRD Kaltara Ikuti Aksi Penghijauan dan Bakti Sosial di Rakernas II ADPSI

by Prasetya
01/07/2026
0

BULELENG, CAKRANEWS– Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara Achmad Djufrie bersama Wakil Ketua DPRD Muddain dan Sekretaris DPRD Mohammad Pandi mengikuti...

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara untuk mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026

Evaluasi SPMB 2026, Komisi IV DPRD Kaltara Minta Verifikasi Ulang Jalur Prestasi

by Prasetya
29/06/2026
0

TARAKAN, CAKRANEWS - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara...

Next Post
Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Petani Tarakan, Belum Didistribusikan?

Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Petani Tarakan, Belum Didistribusikan?

BI Dorong Produk UMKM Merambah Hingga ke Pasar Internasional

BI Dorong Produk UMKM Merambah Hingga ke Pasar Internasional

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Populer

  • Ilustrasi anak muda

    5 Bahasa Gaul Anak Tarakan, Nomor 4 Kocak Banget

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru Honorer di Kota Tarakan Dinilai Sudah Cukup Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Isu ‘Sertifikat Tempelan’, DPRD Kaltara Minta Jalur Prestasi SPMB Diverifikasi Ulang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Godok Ranperda Penghargaan Daerah, Pansus I DPRD Kaltara Cari Masukan ke BKPSDM Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Berita

  • Advetorial
  • Ekonomi
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kaltara
  • Leisure
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Story

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Iklan & Advetorial

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Kaltara
  • Leisure
  • Story
  • Advetorial
  • Opini

© 2021 PT. Cakra Media Mandiri Indonesia.